Still photo film Malam Pencabut Nyawa (Sumber gambar: BASE Entertainment)

Film Malam Pencabut Nyawa Hadir di Cannes Film Market

08 May 2024   |   18:38 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Film horor Malam Pencabut Nyawa garapan sutradara Sidharta Tata kembali mendapat sorotan dari dunia internasional. film dengan judul internasional Respati itu dipastikan bakal hadir dan berpartisipasi di Canes Film Market atau The Marche du Film.

Cannes Film Market merupakan salah satu pasar film terbesar di dunia. Pertama kali diadakan pada 1959, Cannes Film Market telah banyak membantu para profesional industri film bertemu dan mengakses pendanaan dengan baik.

Baca juga: Film Horor Malam Pencabut Nyawa Tayang di Bioskop 22 Mei 2024

Lebih dari 14.000 profesional industri film datang ke Cannes setiap tahun untuk mempresentasikan karyanya. Di sisi lain, para pebisnis juga bisa menemukan lebih dari 4.000 film dan proyek yang sedang dikembankan di lebih dari 33 tempat pemutaran film.

Selama bertahun-tahun, Marché du Film dan Festival de Cannes membentuk dua sisi mata uang yang menjadi acara global penting bagi dunia perfilman. Tahun ini, satu film Indonesia berjudul Malam Pencabut Nyawa menjadi bagian dari ekosistem penting sinema global tersebut.
 

Still photo film Malam Pencabut Nyawa (Sumber gambar: BASE Entertainment)

Still photo film Malam Pencabut Nyawa (Sumber gambar: BASE Entertainment)


Tak hanya itu, film produksi BASE Entertainment ini juga belum lama ini mengumumkan akan ditayangkan di lebih dari 10 negara. Selain Indonesia, negara-negara yang akan menayangkan film ini di bioskop adalah Malaysia, Brunei, Singapura, Kamboja, Vietnam, Taiwan, Mongolia, CIS/Baltic, dan Amerika Serikat.

Kesuksesan menembus pasar internasional ini merupakan bagian dari kolaborasi BASE Entertainment dengan Barunson E&A yang menjadi partner distribusi internasional film ini. Walau masih dalam tahap finalisasi paskaproduksi, film ini terus mendapat sambutan positif dari pasar internasional.

Produser Base Entertaiment Auora Lovenson Chandra mengatakan film Malam Pencabut Nyawa juga akan berpartisipasi dalam European Film Market (EFM) dan Hong Kong International Film & TV Market (FILMART).

Menurutnya, narasi kisahnya yang kuat dan mencekam, dibalut teknis penyutradaraan dan produksi yang baik dari Shidarta Tata telah membuat film ini hadir dengan suguhan berbeda, memikat dunia internasional.

“Senang sekali film ini diterima oleh penonton dari manca negara dengan latar belakang budaya yang beragam. Keberhasilan penjualan internasional ini bahkan terjadi sebelum film 100 persen rampung," kata Aoura dalam keterangan tertulis.

Aoura berharap capaian film ini bisa meningkatkan kredibilitas dan rasa percaya diri para pembuat film Indonesia untuk makin menatap industri sinema global.

Head of International Business Barunson E&A Sylvie Kim mengatakan ketertarikan dunia internasional terhadap film horor Indonesia makin bergairah. Hal ini karena penonton internasional merasa puas dengan kualitas produksi, konsep, dan alur filmnya yang menhibur.

Para pembeli menunjukkan ketertarikannya khususnya pada kisah Respati yang unik dan exciting dalam menampilkan perjalanan mengerikan Respati mengungkap misteri alam mimpi dan dunia nyata,” tutur Sylvie Kim.
 

Still photo film Malam Pencabut Nyawa (Sumber gambar: BASE Entertainment)

Still photo film Malam Pencabut Nyawa (Sumber gambar: BASE Entertainment)


Film Malam Pencabut Nyawa bercerita tentang kehidupan Respati yang mengalami perubahan setelah orang tuanya terbunuh dengan tragis. Sejak saat itu, dia selalu dihantui mimpi buruk oleh sosok mengerikan yang meneror alam mimpinya.

Hingga suatu saat mimpi mengerikannya terjadi di dunia nyata. Mimpi misterius itu telah membuat banyak korban nyawa berjatuhan. Bersama Tirta, sahabat Respati sejak kecil, keduanya berusaha mencari hubungan antara mimpi dan kematian misterius tersebut.

Saat penelusuran mulai dilakukan, Wulan, seorang murid pindahan dari Jakarta, juga merasakan ada sesuatu yang berbeda dengan Respati dan akhirnya membantunya untuk menyelidiki kematian-kematian tersebut.

Film Malam Pencabut Nyawa terinspirasi dari novel karya Ragil J.P. berjudul Respati. Skenario filmnya ditulis oleh Ambaridzki Ramadhantyo bersama Sidharta Tata selaku sutradara.

Film ini dibintangi oleh sederet aktor muda berbakat, di antaranya Devano Danendra, Keisya Levronka, Mikha Hernan, juga komedian Fajar Nugra, serta aktor-aktor ternama seperti Ratu Felisha, Budi Ros, dan Kiki Narendra.

Baca juga: Malam Pencabut Nyawa Jadi Film Horor Kedua Garapan Sidharta Tata

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

4 Rekomendasi Kafe di Bintaro, Cocok Untuk Nongkrong Saat Long Weekend

BERIKUTNYA

Sinopsis 12.12: The Day, Pemenang Film Terbaik Baeksang Arts Awards 2024

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: