Cuplikan film Waktu Maghrib (Sumber gambar: Rapi Films)

Debut Film Panjang Sutradara Sidharta Tata, Waktu Maghrib Tayang 9 Februari

07 February 2023   |   07:00 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Satu lagi film horor lokal yang wajib kalian nantikan berjudul Waktu Maghrib. Berangkat dari cerita mitos atau kepercayaan masyarakat, film ini menjadi debut sutradara Sidharta Tata dalam menggarap film panjang perdana. Dia juga menjadi penulis skenario film ini bersama Agasyah Karim, Khalid Kashogi, dan Bayu Kurnia.

Sebelumnya, sutradara yang akrab disapa Tata itu dikenal berkat karya-karya film pendek dan serial web diantaranya Quarantine Tales (2020), Hitam (2021), Write Me a Love Song (2021), dan Pertaruhan The Series (2022).

Baca juga: Gita Cinta dari SMA, Surat Sayang Anak 80-an untuk Generasi Z

Ada alasan tersendiri mengapa Tata memilih genre horor dalam produksi film perdananya ini. Dia mengaku cukup menggemari film genre terutama horor. Menurutnya, di tengah banyaknya film horor, masih sedikit yang menyajikan horor yang berkualitas.

"Karena itu, sebagai seorang sutradara, selain tertantang dengan teknis pembuatan yang kompleks, saya ingin menaikkan kualitas level film horor di Indonesia, sehingga harapannya film horor akan tetap berada di panggung yang terhormat dan bermartabat," ujarnya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by RAPI FILMS (@rapifilm)


Film Waktu Maghrib sendiri bercerita tentang tokoh bernama Adi dan Saman yang sering dihukum oleh Bu Woro, guru mereka yang disiplin dan galak. Suatu hari, kekesalan Adi dan Saman terhadap Bu Woro memuncak.

Mereka menyumpahi guru itu bersamaan dengan berkumandangnya adzan Maghrib. Sejak itu, Adi dan Saman mengalami teror supernatural yang mengerikan. Tokoh lain bernama Ayu menduga ada kekuatan jahat yang lebih menakutkan di balik rentetan kejadian ini. Mampukah Ayu menyelamatkan Adi dan Saman sebelum semuanya terlambat?

Tata mengatakan, premis utama film ini berangkat dari mitos atau kepercayaan para orang tua dahulu, yang beranggapan bahwa anak kecil dilarang berada di luar rumah saat menjelang waktu maghrib.

"Dulu semasa kecil, seringkali orang tua kami marah-marah untuk segera menyuruh kami masuk ke dalam rumah sebelum maghrib menjelang," katanya.

Bagi sebagian orang, waktu maghrib kerap dikaitkan dengan rentannya anak-anak mendapatkan gangguan dari makhluk halus. "Ada hal-hal yang waktu itu belum bisa kami cerna walau kisah-kisah seram tentang masa menjelang malam itu selalu bergulir di telinga kami," tuturnya.
 

Dia pun menambahkan bahwa melalui cerita dalam film ini, dia ingin menyajikan satu tontonan untuk mengulik kembali memori kolektif seluruh masyarakat Indonesia, yang sangat dekat dengan kisah-kisah pada saat maghrib menjelang. "Sekaligus menjadi tontonan yang menghibur," imbuhnya.

Sunil T. Samtani, produser eksekutif film Waktu Maghrib menuturkan pihaknya percaya dengan naskah dari film ini, sebab mengangkat cerita horor yang dekat dengan masyrakat soal keseraman yang  terjadi di waktu maghrib.

"Dengan arahan Tata, saya yakin ini akan jadi horor pembuka 2023 dari Rapi Films yang mencekam, seru dan bikin sulit tidur penontonnya," ucapnya.

Adapun, film Waktu Maghrib dibintangi oleh Aulia Sarah, Taskya Namya, Ali Fikry, Bima Sena, Nafiza Fatia Rani, dan Andri Mashadi. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop pada tanggal 9 Februari 2023. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Marak Bisnis Produk Herbal dengan Modal Terjangkau, Tapi Ada Syaratnya

BERIKUTNYA

Ramuan Penulis Salman Aristo Adaptasi Novel Balada Si Roy Menjadi Film Layar Lebar

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: