Ilustrasi jasa pembuatan website (Sumber foto: Pexels/picjumbo.com)

Menjaring Fulus Lewat Jasa Pembuatan Situs

07 May 2024   |   07:00 WIB
Image
Andika Prasetyo Mahasiswa IISIP Jakarta

Di zaman serba digital, banyak pengusaha yang beralih menggunakan beragam platform daring untuk memasarkan produk mereka, termasuk media sosial, toko daring, dan situs web. Selain memperluas jangkauan pemasaran, keberadaan situs web juga dapat membantu pengusaha dalam mengembangkan bisnis mereka.

Oleh karena itu, jasa pembuatan website mungkin menjadi salah satu peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Selain dapat menghasilkan pendapatan yang cukup besar, profesi tersebut dapat dilakukan dengan tanpa adanya modal sepeserpun. 

Baca juga: Ingin Punya Website Untuk Jualan Online? Begini Cara Mudahnya

Seperti halnya M. Nir Anggah (24), pendiri Kios Jasa yang mengawali perjalanan bisnisnya di bidang jasa pembuatan website sejak duduk di bangku kuliah. Penikmat game online tersebut, pada awalnya mencoba peruntungan dengan membuat sebuah website e-commerce guna memfasilitasi mahasiswa dalam menjual/membeli sebuah barang.

Dengan bermodalkan pengetahuannya di bidang teknik informatika dan berbagai video tutorial di youtube. Pemuda tersebut kini dapat meraup penghasilan hingga belasan juta dalam sebulannya.

“Saya tidak mengeluarkan modal sepeserpun, alisan nol. Penghasilan yang saya dapatkan dari klien, saya putarkan dan saya jadikan modal selanjutnya,” kata Anggah.

Kios Jasa pun akhirnya berdiri pada awal 2019, sebagai UMKM yang bergerak dibidang jasa pembuatan website. Selain itu, Anggah juga kerap menawarkan berbagai jasa lainnya, seperti jasa pembuatan SEO expert, pembuatan aplikasi, konten marketing, desain grafis, hingga jasa social media management. Anggah mengungkapkan, Kios Jasa hadir sebagai bentuk layanan bagi para pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya.

“Pengusaha berkembang yang tidak ada waktu untuk mengurus segala macam urusan digital marketing. Dikarenakan usage yang masih berkembang, tentunya banyak business owner yang sibuk dalam mengurus hal operasional, maka dari itu kami hadir untuk membantu,” ujarnya.

Dalam menawarkan dan mempromosikan jasanya itu, Anggah kerap menggunakan berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook dan lain sebagainya. Untuk proyek pembuatan website itu sendiri, Anggah mematok jasanya dengan beragam kisaran harga. Mulai dari Rp2 juta untuk pembuatan web sederhana, hingga Rp8 juta – Rp15 juta untuk pembuatan web suatu perusahaan.

Dalam sebulan, Kios Jasa mampu mengerjakan proyek pembuatan website berkisar 8-10 proyek. Berkat menjadi jasa pembuat website, Anggah mampu mendapatkan penghasilan yang cukup lumayan. Dalam sebulan, pemuda tersebut mampu mendatangkan omzet sebesar Rp8 juta – Rp15 juta.
 

Ilustrasi website developer. (Sumber foto: Unsplash/Christina @ wocintechchat.com)

Ilustrasi website developer. (Sumber foto: Unsplash/Christina @ wocintechchat.com)


Pelaku bisnis serupa ada Yudith Hentreisa (35), owner Sunda Kreatif  yang mengawali perjalanan bisnisnya di bidang jasa pembuatan website sejak 2009. Berbekal pengetahuannya di bidang teknik informatika yang dia dapatkan saat mengeyam pendidikan di bangku kuliah, Yudith akhirnya mencoba peruntungan untuk menawarkan jasanya tersebut.

“Awal buka saya membuka jasa pembuatan web itu sekitar 2008, saat saya kuliah di Unikom. Bermodalkan pengetahuan saya dengan ilmu koding dan karena butuh biaya, akhirnya saya mencoba untuk mengiklankan jasa saya di website Kaskus. Dari sana, mulai ada yang kontak saya untuk membuatkan website dan akhirnya berjalan sampai sekarang,” ujar Yudith.

Seperti halnya Anggah, dalam mengawali perjalanan bisnisnya di bidang jasa pembuatan website, pemuda yang akrab dengan sapaan Yudith tersebut hanya bermodalkan pengetahuannya di bidang teknik informatika. Dengan bermodalkan hal tersebut, kini Yudith mampu meraup penghasilan hingga jutaan rupiah perbulannya.

Sunda Kreatif pun akhirnya berdiri pada awal 2015, sebagai UMKM yang bergerak dibidang jasa pembuatan website. Berbeda dengan Anggah yang kerap menawarkan berbagai jasa lainnya, Yudith selaku owner Sunda Kreatif sendiri hanya bergerak di bidang jasa pemrograman berbasis website.

Dalam menawarkan dan mempromosikan jasanya itu, Yudith kerap menggunakan berbagai platform media sosial, seperti Instagram, Facebook dan lain sebagainya. Untuk proyek pembuatan website itu sendiri, Yudith mematok jasanya dengan beragam harga. Mulai dari Rp1,5 juta – Rp5 juta juta untuk pembuatan web sederhana, hingga mencapai Rp10 juta
untuk pembuatan suatu web yang terbilang kompleks.

Owner dari Sunda Kreatif tersebut mampu mengerjakan proyek pembuatan website berkisar 1-5 proyek dalam sebulan. Berkat menjadi pembuat website, Yudith mampu mendapatkan penghasilan yang cukup lumatan. Dalam sebulan, dia mampu mendatangkan omzet berkisar Rp5 juta atau lebih, tergantung dari banyaknya proyek yang dia kerjaan.

Pekerjaaan sampingan yang menguntungkan

Jasa pembuat website saat ini memang mampu menjadi salah satu bidang jasa yang menjanjikan bagi para pelakunya, baik sebagai pekerjaan utama maupun sebagai sampingan. Seperti halnya Ghulsan Savana Ahasya (22), Mahasiswa prodi ilmu teknik informatika, Universitas Pancasila. Pada awalnya, mahasiswa yang akrab disapa Gucan ini memiliki ketertarikan dalam bidang tersebut saat duduk di bangku perkuliahan.

“Awalnya enggak terpikir untuk menawarkan jasa membuat web, tapi karena berhubung masuk di jurusan teknik informatika dan pendapatannya juga terbilang lumayan bagi seorang mahasiswa, jadi mau gamau ngejalanin aja,” kata Gucan.

Melakukan pratik di kelas membuatnya semakin terlatih untuk membuat berbagai jenis website. Selain itu, pemuda yang akrab dengan sapaan Gucan tersebut juga melihat peluang bisnis dari jasa tersebut yang membuatnya semakin tertarik dan memberanikan diri untuk menawarkan jasanya pada awal 2021.

Walaupun terbilang terampil dalam hal tersebut, Gucan belum menjadikan profesi tersebut sebagai pekerjaan utamanya. Saat ini, dia masih harus fokus untuk menyelesaikan pendidikannya. Walaupun demikian, menjadi seorang pembuat website sebagai pekerjaan sampingan memiliki peluang yang sangat menguntukan.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Tren Revenge Travel Menurun, Digitalisasi Wisata Diperlukan untuk Menggenjot Pelancong

BERIKUTNYA

Mikael Jasin Sabet Gelar Juara dalam Ajang World Barista Championship 2024

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: