Gadget AI Rabbit R1 (Sumber gambar: Rabbit)

Kepoin Rabbit R1, Gadget AI yang Bakal Gantikan Smartphone?

30 April 2024   |   16:31 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

Industri gawai (gadget) dalam beberapa waktu terakhir didominasi oleh produk yang sudah umum seperti smartphone, tablet, wearable. Inovasi yang muncul lebih banyak mengeksplorasi pembaruan fitur perangkat lunak dan kemampuan tambahan lewat perangkat kerasnya. 

Namun, setidaknya dalam 2-3 tahun terakhir, muncul sejumlah terobosan unik dan menarik dari produk gadget, seiring berkembang pesatnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Salah satunya yang sedang ramai dibicarakan adalah gadget bernama Rabbit R1. 

Dikutip dari laman resminya, startup bernama Rabbit yang berbasis di Santa Monica, California, Amerika Serikat, menyebut produk mereka yakni Rabbit R1 dengan frasa pocket companion (teman saku) berteknologi AI.  

Baca juga: Intip Fitur & Ketersediaan Galaxy Ring, Gadget Unik Samsung di MWC 2024 

Ini adalah perangkat AI konsumen yang dibuat khusus dan berjalan pada sistem operasi bahasa alami yang revolusioner. Perangkat dikembangkan untuk memberikan pengalaman online tanpa aplikasi, dengan memperkenalkan sistem operasi yang menavigasi semua layanan dengan cepat dan efisien.
 

Rabbit R1 (Sumber gambar: Rabbit)

Rabbit R1 (Sumber gambar: Rabbit)

Jadi, gadget ini bisa melakukan beberapa fungsi serupa dengan smartphone, tapi pengalamannya dibuat lebih sederhana. Misal, jika ingin mendengarkan musik melalui platform streaming, penggunanya tidak perlu membuka aplikasi tersebut dan mengoperasikannya secara manual, alih-alih hal itu akan dilakukan oleh sistem Rabbit R1 dengan perintah tertentu. 

CEO & Founder Rabbit Jesse Lyu mengatakan bahwa saat ini orang cenderung memiliki hingga ratusan aplikasi di ponsel masing-masing, dengan desain antarmuka berbeda dan rumit yang tidak saling berhubungan. Alhasil, sebagian pengguna merasa frustrasi dan ‘tersesat’ dengan hal tersebut. 

Untuk itu, startup-nya mengembangkan pengalaman intuitif bebas aplikasi dengan bantuan teknologi AI. Dia menyebut, Large Language Model (LLM) seperti ChatGPT menunjukkan potensi untuk memahami bahasa alami dengan pemanfaatan kecerdasan buatan. Hal inilah yang dieksplorasi lebih jauh sehingga menciptakan apa yang disebut sebagai Large Action Model (LAM). 

“LAM kami mengambil satu langkah lebih jauh. Model ini tidak hanya menciptakan teks sebagai respons terhadap masukan manusia, tapi juga menghasilkan tindakan atas nama pengguna untuk membantu menyelesaikan sesuatu… Ini adalah awal dari era baru dalam interaksi manusia dengan mesin,” katanya dalam keterangan resmi. 
 

Spesifikasi Rabbit R1 

Rabbit R1 (Sumber gambar: Rabbit)

Rabbit R1 (Sumber gambar: Rabbit)

Dari segi desain, Rabbit R1 tidak mirip dengan smartphone konvensional pada umumnya, tapi ukuran dan bentuknya mendekati ponsel lipat (flip) dalam keadaan terlipat. Rabbit menyebut, produk ini dibuat dengan mengambil inspirasi dari alat permainan retro legendaris Tamagotchi. 

Disebutkan bahwa ukuran perangkat ini kira-kira sama dengan kertas Post-it dengan bobot hanya 15 gram yang mudah untuk dimasukkan ke dalam saku, seperti klaim awal mereka yang menyebutnya sebagai pocket companion

Bagian utama perangkatnya adalah layar sentuh berukuran 2,88 inci, tombol push to talk (untuk melakukan perintah suara), roda gulir guna menavigasi melalui “card” yang dipakai untuk berinteraksi dengan berbagai aktivitas yang didukung oleh LAM, serta apa yang disebut ‘rabbit eye’ yakni sistem penglihatan bermotor yang berfungsi sebagai kamera berputar untuk panggilan video dan menjalankan beberapa aplikasi visi komputer. 

Salah satu hal yang membedakan pocket companion Rabbit dengan gawai pintar lainnya adalah perangkat ini bisa dioperasikan sepenuhnya secara mandiri. Pengguna tidak perlu menyambungkannya ke smartphone

Gadget AI ini menyematkan prosesor MediaTek Helio P35 2,3 GHz, memori 4GB RAM dan penyimpanan 128GB, porta USB-C, slot kartu SIM, serta punya opsi konektivitas menggunakan Wi-Fi seluler. Perusahaan tidak menyebut apa jenis dan berapa kapasitas baterai yang digunakan, tapi mengeklaim bahwa alatnya bisa bertahan sepanjang hari. 

Jadi Rabbit R1 dari segi perangkat kerasnya mirip dengan smartphone yang punya komponen serupa, begitu juga fungsinya yang cukup mirip tapi  lebih terbatas untuk saat ini, tapi punya cara penggunaan atau operasional yang berbeda, yang diklaim lebih intuitif khususnya soal penggunaan kontrol suara. 

Apakah gadget AI ini akan menggantikan smartphone? Dilansir dari The Verge, Jesse Lyu mengatakan bahwa dia tidak bermaksud demikian, setidaknya untuk saat ini. 
 

Fungsi Rabbit R1 

Rabbit R1 (Sumber gambar: Rabbit)

Rabbit R1 (Sumber gambar: Rabbit)

Untuk menjalankan fungsinya seperti mencari jawaban dari pertanyaan yang diajukan (jawaban akan ditampilkan dalam teks di layar 2,88 inci sekaligus dibacakan oleh sistem), memutar musik, sampai memesan barang dan melakukan transaksi, Rabbit R1 menggunakan sistem operasi Rabbit OS. 

Rabbit OS dan LAM yang mendasarinya, telah dilatih sedemikian rupa untuk dapat menyimpulkan dan memodelkan tindakan manusia pada antarmuka komputer dengan mempelajari niat dan perilaku penggunanya saat mereka memakai aplikasi tertentu. 

Berbeda dengan asisten berbasis lainnya yang eksis saat ini, yang hanya mampu menangani permintaan sederhana seperti menyalakan lampu atau memeriksa cuaca, Rabbit R1 dengan sistem operasi khususnya dapat menjalankan sebagian besar tugas digital para penggunanya. 

Ini meliputi tugas sederhana seperti mencari informasi terkini hingga tugas kompleks seperti meneliti secara menyeluruh dan memesan opsi untuk perjalanan pengguna, sampai mengisi keranjang belanjaan virtual dan menyelesaikan transaksi pada saat proses check out

Saat peluncurannya, Rabbit OS juga telah dilatih untuk bekerja dengan aplikasi-aplikasi populer seperti Spotify, Uber, dan Doordash. Ke depan, perusahaan menyebut akan terus memperluas cakupan kerja sama mereka dengan para pengembang aplikasi untuk layanannya bisa dimanfaatkan di perangkat R1 dengan lebih sederhana. 

Tidak hanya itu, Rabbit juga menyebut bahwa dalam waktu dekat, perangkatnya akan punya kemampuan eksperimental yang memungkinkan pengguna melatih gawai Rabbit R1 mereka masing-masing, untuk melakukan tugas tertentu pada aplikasi yang tersedia dengan alur kerja yang khusus dan personal. 

Baca juga: Daftar Gadget Terbaru MWC 2024 Hari Pertama, Xiaomi 14 Ultra sampai Galaxy Ring

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Pentingnya Vaksinasi HPV, Langkah Preventif Pencegahan Penyakit Reproduksi

BERIKUTNYA

The 90's Festival Hadir Lagi 10-11 Agustus 2024, Ada Suede hingga Ronan Keating

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: