Still photo Badarawuhi di Desa Penari (Sumber gambar: Instagram/kknmovie)

Tayang di Amerika Serikat, Badarawuhi di Desa Penari Dapat Skor Segini di Rotten Tomatoes

29 April 2024   |   14:08 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Film Badarawuhi di Desa Penari produksi MD Pictures mendapat review yang beragam dari kritikus setelah tayang di Amerika Serikat. Banyak yang memberikan ulasan positif untuk film bergenre horor yang banyak mengangkat budaya lokal tersebut.

Dikutip dari laman Rotten Tomatoes, film dengan judul global Dancing Village: The Curse Begins ini mendapat skor debut di angka 86 persen. Film yang disutradarai Kimo Stamboel ini juga mendapat average rating 7,4/10 di situs penilaian rating film di seluruh dunia tersebut.

Kritikus ternama Hope Madden mengatakan kalau film ini menyuguhkan tontonan yang tidak biasa. Secara umum, apa yang disuguhkan film Badarawuhi dianggapnya sebagai perjalanan yang menyenangkan. 

Namun, Madden juga mengkritik film ini karena berjalan terlalu lama. Di sisi lain, Madden merasa ada banyak gambar paling menakutkan yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Dia memberi skor film ini 3/5. 

Baca juga: Sedang Ramai Menjadi Perbincangan, Yuk Intip Arti Nama Badarawuhi
 

Still photo Badarawuhi di Desa Penari (Sumber gambar: Instagram/kknmovie)

Still photo Badarawuhi di Desa Penari (Sumber gambar: Instagram/kknmovie)

Kritikus lainnya, Panos Kotzathanasis, menilai Kimo Stamboel telah menghadirkan film horor yang secara apik memadukan suasana seram dengan jumpscare. Semua itu makin menarik dengan dimasukkannya unsur ritualistik dan sensualistik. Film ini menerapkan tradisi sebagai sumber teror,” tulis Panos di Rotten Tomatoes, dikutip Hypeabis.id, Senin (29/4/2024).

Sementara itu, kritikus Mike McGranaghan mengatakan kalau film Dancing Village adalah horor yang berkualitas tinggi. Film ini punya kecerdasan dengan karakter dan nuansa yang menyeramkan.

Lalu, kritikus Avi Offer juga menilai film ini memberikan intensi seram dengan atmosfer yang dihadirkannya. Namun, dia mengkritik kalau film ini terlalu panjang, berulang, dan penuh imajinasi.

Setelah tayang di Indonesia pada 11 April 2024, film Badarawuhi di Desa Penari mulai tayang secara global pada akhir April ini. Film Dancing Village: The Curse Begins tayang di 20 negara bagian Amerika Serikat mulai Jumat (26/4).

Sebelumnya, film ini juga sempat menggelar gala premiere terlebih dahulu pada 4 April 2024 di Los Angeles, AS. Penayangan Dancing Village: The Curse Begins di AS dilakukan oleh MD Pictures dengan bekerja sama dengan Lionsgate untuk mendistribusikan film tersebut secara eksklusif. 

Dalam penayangannya di AS, film ini mendapatkan jatah 100 layar. Penayangan perdana ini tentu menjadi tonggak penting dalam misi MD menampilkan film Indonesia di panggung internasional. 

"Dapat distribution partner siapa itu penting. Kalau enggak jelas, kita enggak dapat exposure yang bener. Film ini perlu dapat kesempatan itu supaya kami bisa cerminkan film Indonesia khususnya horor yang lebih gampang diterima," ungkap CEO MD Pictures Manoj Punjabi dalam konferensi pers virtual, Kamis (14/3/2024).
 

Film Badarawuhi di Desa Penari masih tayang di bioskop, baik di Amerika Serikat maupun Indonesia. Film ini mengisahkan kejadian lain yang tak kalah seram, jauh sebelum semua teror yang terjadi dalam film KKN di Desa Penari.

Cerita film ini dibuka dengan empat anak muda bernama Mila (Maudy Effrosina), Yuda (Jourdy Pranata), Jito (M. Iqbal Sulaiman), dan Roy (Ardit Erwandha) yang berkunjung ke sebuah desa.

Mereka berniat mengembalikan Kawaturih, mustika yang konon berasal dari desa tersebut. Namun, ketika sampai di desa itu, keempat anak muda tersebut justru mendapat teror tak terduga dari Badarawuhi.

Baca juga: 6 Film Terlaris Indonesia Sampai April 2024, Ada Badarawuhi di Desa Penari & Siksa Kubur

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

5 Fakta Unik Film Monkey Man, Karya Monumental Dev Patel yang Juga Syuting di Indonesia

BERIKUTNYA

Suka Karya Seni? Yuk Cek Agenda Pameran Seni Mei 2024 di Jakarta

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: