Film Monkey Man (Sumber: Universal Pictures)

5 Fakta Unik Film Monkey Man, Karya Monumental Dev Patel yang Juga Syuting di Indonesia

29 April 2024   |   11:10 WIB
Image
Arindra Fachri Satria Pradana Mahasiswa Mass Communication BINUS University

Film bergenre action dan thriller Monkey Man, diperkirakan segera rilis di bioskop Indonesia walau belum memiliki tanggal pasti. Meskipun demikian, para penggemar film di Tanah Air tetap sabar menunggu perilisan resmi dari film karya Dev Patel ini, setelah mengetahui bocoran bahwa ada banyak sekali aspek-aspek menarik yang akan dipertontonkan.

Dirilis oleh Universal Pictures dan disutradarai oleh Dev Patel, Monkey Man mengikuti kisah Kid (juga diperankan oleh sang sutradara), seorang pria muda dengan masa lalu menyakitkan yang kini tinggal di kota penuh aktivitas kriminal, Yutana.

Setiap malam hari, Kid akan mengenakan topeng gorila, dan berkelahi di atas ring sampai berdarah-darah. Hal ini dilakukan demi mencari nafkah, namun juga untuk melepas trauma masa lalu yang selalu menghantuinya. 

Baca juga: 9 Film Bioskop Siap Tayang Mei 2024, Ada Vina: Sebelum 7 Hari dan Garfield Movie

Namun hal ini terbukti tidak efektif, karena jauh di lubuk hatinya, Kid masih berusaha untuk balas dendam dan menghukum orang-orang kaya dan berkuasa yang mengambil segalanya darinya. Cerita tersebut dikemas dalam sebuah pengalaman sinematik dan penuh aksi, lengkap dengan adegan pertarungan yang intens dan brutal sehingga memanjakan mata penontonnya.
 


Setelah pertama tayang di festival film South By Southwest (SXSW), film ini sudah dirilis ke berbagai negara dan diterima dengan sangat baik oleh para kritikus film serta penonton. Saat ini, Monkey Man telah meraup lebih dari US$30,2 juta dari penjualan tiket di seluruh dunia menurut data dari Box Office Mojo.

Nah, dengan deskripsi singkat di atas, apakah Genhype tertarik untuk mempelajari proses pembuatan film yang dinanti-nanti ini? Sebelum menontonnya, yuk simak 5 fakta unik dari film Monkey Man!


1. Debut Dev Patel Sebagai Sutradara

Sebagian besar karier Dev Patel dihabiskan di dunia akting, sering kali terlibat dalam film-film dengan berbagai penghargaan seperti Lion, Hotel Mumbai, Slumdog Millionaire, dan beberapa film lainnya. Namun, kini Dev berkonsentrasi penuh dalam film Monkey Man dengan terjun langsung sebagai sutradara, produser, penulis dan juga berperan sebagai karakter utama.
 
Melansir dari BBC, aktor dengan keturunan India ini ingin mengambil inisiatif berani untuk membuat filmnya sendiri, dengan harapan karyanya dapat menginspirasi aktor dan pembuat film asal Asia Selatan untuk membuat film-film aksi mereka sendiri.

Dev memperhatikan bahwa Hollywood sudah dipenuhi oleh reboot dan sekuel dari franchise film yang sama, dan ingin mengalihkan fokus para penonton pada film dengan cerita yang lebih segar.


2. Proses Pembuatannya Memakan Waktu 10 Tahun

Dev memang merencanakan pembuatan film ini sejak 2014, saat dia terinspirasi dari minat masa kecilnya pada genre film aksi dan seni bela diri. Akhirnya, dia memutuskan untuk membuat sketsa ide film aksi yang mengandung unsur mitologi India, dan menggabungkannya dengan minat-minat masa kecilnya sebagai sebuah film.

Menurut Entertainment Weekly, film Monkey Man akhirnya mendapat lampu hijau dari sang sutradara pada 2018, dan memulai produksi pada 2020.

Sayangnya pandemi Covid-19 melanda, meski hal itu tidak membuat Dev putus asa, dengan mencari berbagai cara untuk tetap syuting di tengah segala hal yang tidak berjalan sesuai keinginannya.

Meski awalnya Monkey Man hanya akan hadir di platform streaming, film ini akhirnya dirilis di bioskop oleh Universal Pictures setelah salah satu produser dari film ini Jordan Peele, terkesan dan ingin bergabung dalam proyek tersebut bersama rumah produksinya, Monkeypaw Productions.


3. Sempat Syuting di Batam 

Seharusnya, semua proses syuting Monkey Man sepenuhnya dilakukan di India. Namun setelah pandemi Covid-19 mulai menyebar pada 2020, Dev memutuskan untuk berkolaborasi dengan studio film yang berbasis di Batam, Infinite Studios.

Oleh karena itu, banyak kru asal Indonesia ikut terlibat, dan mereka harus mengikuti protokol yang ketat selama proses pengambilan gambar. Adapun, studio ini juga sempat terlibat dengan produksi berbagai proyek lain seperti Crazy Rich Asians, Westworld, dan Equals.


4. Dev Patel Mengalami Banyak Cedera

Karena film Monkey Man banyak diisi dengan aksi brutal dan berdarah, Dev Patel harus melakukan banyak adegan bertarung yang mengakibatkan dirinya untuk beberapa kali mengalami cedera yang cukup serius. 

Melansir dari The Wrap, cedera terburuknya termasuk patah tangan saat latihan, kaki bengkak saat syuting, dan operasi khusus oleh ahli bedah di Indonesia.

Terlepas dari semua rasa sakit ini, Dev selalu termotivasi untuk bangkit kembali dan melanjutkan syuting di keesokan harinya seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Menunjukkan kepada dunia film betapa berdedikasinya dia terhadap proyek ini.


5. Beberapa Adegan Diambil dengan Kamera Ponsel dan GoPro

Selain pandemi dan cedera-cedera serius, Monkey Man juga sempat mengalami masalah finansial ketika Dev memohon kepada para pemodal dari filmnya untuk tidak mengakhiri proyek tersebut. 

Baca juga: 3 Film Biografi tentang Pebisnis Paling Sukses di Dunia, Bisa Jadi Inspirasi

Menurut M9 News, saat pengambilan gambar banyak peralatan termasuk kamera sering rusak, sehingga Dev harus berimprovisasi dengan merekam menggunakan kamera ponsel dan GoPro. Akhirnya dia terpaksa untuk membeli peralatan yang lebih baik dengan uang dari kantongnya sendiri. 

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

Mengenal Tari Rangkuk Alu yang Dijadikan Google Doodle 29 April 2024

BERIKUTNYA

Tayang di Amerika Serikat, Badarawuhi di Desa Penari Dapat Skor Segini di Rotten Tomatoes

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: