Golestan Palace merupakan salah satu destinasi wisata populer di Iran (Sumber gambar: Wikimedia Commons/Shahriar Dabiri)

Destinasi Wisata Iran yang Cantik & Memesona, dari Kota Tua sampai Istana

15 April 2024   |   18:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Negara-negara di Timur Tengah memiliki sejarah yang kaya, budaya yang beragam, dan keindahan alam yang begitu menakjubkan sehingga menyuguhkan destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan oleh para pelancong. Tujuan itu dari alun-alun, masjid, sampai kota tua. 

Di antara negara tersebut, Iran merupakan salah satunya. Negara yang berbatasan dengan laut Kaspia dan Teluk Persia itu memiliki wisata cantik dan memesona. Kota-kota di negara itu memiliki bangunan dengan arsitektur Islam yang begitu khas. Tak hanya itu, Iran juga mempunyai budaya literasi dan perkebunan yang akan membuat kalian terpesona saat berkunjung.

Genhype dapat menikmati berbagai macam keindahan yang ada di negara tersebut. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut daftar tujuan wisata di Iran yang dapat menjadi pilihan. 

Baca juga: Cek 5 Situs Warisan Dunia di Arab Saudi Untuk Wisata Religi
 

1. Golestan Palace

Dikutip dari laman UNESCO, Golestan Palace atau Istana Golestan adalah salah satu destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan oleh kalian ketika berkunjung ke Iran. Sebab, kompleks istana ini adalah salah satu yang tertua di Teheran dan dibangun pada masa dinasti Safawi. 

Setelah mengalami perluasan dan penambahan, istana ini mendapatkan ciri khasnya pada abad ke-19, ketika kompleks istana dipilih sebagai kediaman kerajaan dan pusat kekuasaan oleh keluarga penguasa Qajar.

Saat ini, kompleks Istana Golestan terdiri dari delapan bangunan utama yang sebagian besar digunakan sebagai museum dan taman eponymous, pusat kompleks yang hijau, dikelilingi oleh tembok luar dengan gerbang.

Kompleks ini mencontohkan pencapaian arsitektur dan seni era Qajar termasuk pengenalan motif dan gaya Eropa ke dalam seni Persia. Tidak hanya digunakan sebagai markas pemerintahan Raja Qajari, istana ini juga berfungsi sebagai kompleks rekreasi dan perumahan serta pusat produksi seni pada abad ke-19. Kota ini menjadi sumber dan pusat seni dan arsitektur Qajari. 
 

2. Naghsh-e Jahan

Naghsh-e Jahan (Sumber gambar: Wikimedia Commons/Arad Mojtahedi)

Naghsh-e Jahan (Sumber gambar: Wikimedia Commons/Arad Mojtahedi)

Naghsh-e Jahan atau Meidan Emam adalah alun-alun kota umum di pusat Esfahan, sebuah kota yang terletak di jalur utama utara-selatan dan timur-barat yang melintasi Iran tengah. UNESCO menyatakan bahwa tempat ini adalah salah satu alun-alun kota terbesar di dunia dan merupakan contoh arsitektur Iran dan Islam yang luar biasa.

Shah Safawi Abbas I membangun alun-alu ini pada awal abad ke-17. Dalam arsitekturnya, alun-alun ini dibatasi oleh arkade dua lantai dan di setiap sisinya ditambatkan oleh empat bangunan megah: di sebelah timur, Masjid Syekh Lotfallah; di sebelah barat, paviliun Ali Qapu; di utara, serambi Qeyssariyeh; dan di selatan, Masjid Kerajaan yang terkenal.

Keberadaan bangunan itu menjadi ansambel perkotaan homogen yang dibangun berdasarkan rencana yang unik, koheren, dan harmonis. Dengan begitu, Meidan Emam adalah jantung ibu kota Safawi dan merupakan realisasi perkotaan yang luar biasa .

Meidan Emam adalah jantung budaya, ekonomi, agama, kekuatan sosial, pemerintahan, dan politik ibu kota Safawi. Lapangan terbuka berpasirnya yang luas kerap menjadi tempat beberapa perayaan atau beberapa kegiatan. 
 

3. Makam Ali Ar-Riza di Mashhad

Mashhad terletak di timur laut Iran dan telah menjadi tuan rumah bagi para pedagang dan penjajah selama berabad-abad. Kota ini menjadi kota terbesar kedua di Iran, pusat industri, perdagangan, dan pembelajaran.

Tidak hanya itu, di tempat ini juga terdapat makam syuhada Ali ar-Riza dan sering menjadi tujuan ziarah, sehingga menjadi tempat keagamaan paling suci di seluruh Iran. 
 

4. Masjid Sheikh Lotfollah

Masjid (Sumber gambar: Wikimedia Commons/Bernard Gagnon)

Masjid Sheikh Lotfollah (Sumber gambar: Wikimedia Commons/Bernard Gagnon)

Berdasarkan laman Iran Tourism and Touring Organization, masjid Sheikh Lotfollah terletak di sisi timur alun-alun Naghsh-e Jahan dan menghadap ke Isfahan Grand Bazaar. Masjid ini dibangun pada masa Shah Abbas, dan didedikasikan untuk ayah mertuanya, Syekh Lotfollah, yakni seorang ulama dan guru agama terkemuka yang datang ke Isfahan atas perintah Shah 'Abbas.

Bangunan ini memiliki beberapa mosaik terbaik pada masa itu dan membutuhkan waktu hampir 20 tahun untuk menyelesaikannya. Tidak hanya itu, bagian menarik dari masjid ini adalah ubin kubah yang dapat berubah warna tergantung kepada kondisi cahaya. 
 

5. Kota Tua Yazd

UNESCO menyatakan bahwa Yazd merupakan tempat pemberhentian yang dahulunya merupakan jalur perdagangan utama melintasi Iran selatan. Kota ini terhindar dari kehancuran di tangan bangsa Mongol. Sementara itu, Marco Polo yang singgah di sana sekitar 1272 M memuji Yazd sebagai kota yang baik dan mulia, dan terkenal karena sutranya yang halus.

Kota ini terdiri dari labirin gang-gang sempit dan bangunan yang ada terbuat dari batu bata dan batako. Pusat kehidupan kota Yazd berorientasi terhadap pasar, sehingga masjid, pemandian, karavan, dan sekolah dibangun tepat berada di samping toko pedagang.

Baca juga: Hypereport: Negara-negara Populer Tujuan Wisatawan Muslim Dunia

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

6 Kiat Agar Produktif Kembali Seusai Libur Lebaran

BERIKUTNYA

Sinopsis Missing Crown Prince, Drakor Terbaru yang Dibintangi Suho EXO

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: