llustrasi buku-buku. (Sumber gambar: YJ Lee/Unsplash)

Pentingnya Sampul Buku & Kiat Desain Cover yang Menarik Pembaca

01 April 2024   |   23:24 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Sampul merupakan wajah pertama dari buku dan memiliki peran penting untuk menarik perhatian pembaca. Desain sampul tidak hanya tentang menciptakan visual yang menarik dilihat, tetapi juga harus mampu mengomunikasikan tema, suasana, dan pesan yang terkandung dalam setiap buku.

Sebelum menyimak isinya, sampul seringkali menjadi titik kontak pertama antara calon pembaca dengan sebuah buku. Bahkan, bagus atau tidaknya sampul disebut dapat menentukan keberhasilan atau kegagalan penjualan buku dalam industri penerbitan yang sangat kompetitif.

Pasalnya, sampul berfungsi sebagai alat pemasaran yang menyampaikan informasi penting tentang genre, nada, alur cerita, dan konten buku. Sampul yang berkualitas harus menciptakan intrik, membangkitkan minat, dan memikat pembaca untuk mengetahui lebih banyak tentang buku tersebut. 

Baca juga: Pameran Sampul Manusia dari Ribuan Sampul Buku Era 1970-an Hadir Kompas Gramedia

Lantaran menentukan suasana pengalaman membaca serta memancing reaksi emosional dan hubungan dengan pembaca, menjadikan sampul sebagai aspek penting dalam proses penerbitan buku yang tidak boleh diabaikan.

Menurut Ilustrator sekaligus Penulis Lala Bohang, cover atau sampul adalah bagian yang sangat penting dari sebuah buku. Dia menilai sampul adalah pintu masuk bagi pembaca untuk menikmati sebuah buku, yang harus bisa menggambarkan isi dari buku itu sendiri.

"Sampul buku harus punya visual yang dapat mengundang minat pembaca, serta bisa menggambarkan atmosfer dari buku yang bisa ditangkap oleh pembaca. Jadi, dari cover sampai isi buku itu harus benar-benar believable," katanya kepada Hypeabis.id saat ditemui di Gedung Kompas Gramedia Jakarta.
 

Ilustrasi buku-buku. (Sumber gambar: Just Aikin/Unsplash)

Ilustrasi buku-buku. (Sumber gambar: Just Aikin/Unsplash)

Proses Desain Sampul 

Lala menuturkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat desain sampul buku. Sebelum mendesain sampul, seorang ilustrator atau desainer harus memahami isi buku dengan cara membaca keseluruhan naskahnya. Atau, setidaknya, desainer harus mengerti ide besar atau gagasan utama dari buku tersebut.

Setelah memahaminya, Lala biasanya akan mencari satu objek yang bisa menggambarkan isi buku, atau objek yang cukup dominan dalam buku tersebut. "Lalu itu yang akan aku olah dan eksplor menjadi sebuah cover," ucapnya.

Dalam prosesnya, dia menuturkan desainer bisa saja mendapatkan ide atau referensi sampul buku dari keinginan penulis yang telah didiskusikan bersama editor. Atau, ada juga penulis yang menyerahkan sepenuhnya desain sampul bukunya kepada ilustrator.

Dalam merancang sampul buku, Lala mengatakan dirinya lebih menekankan untuk membuat desain yang bisa menggambarkan suasana dari buku tersebut. Hal itu bisa dituangkan dalam berbagai elemen visual, mulai dari warna hingga bentuk. "Jadi yang paling penting buatku itu [sampul] bisa menggambarkan isi buku dan cukup menarik buat pembaca untuk tahu isi buku," ujarnya.

Menurutnya, sampul-sampul buku saat ini hadir dengan desain yang semakin variatif, yang salah satunya didominasi oleh tren desain sampul Asian Literature. Dia menilai sampul-sampul buku Asia seperti berasal dari Jepang, Korea Selatan, dan China kini makin diminati pembaca lantaran memiliki desain yang distingtif alias kontras dengan buku-buku lainnya.

"Tapi di luar itu, menurutku buku-buku sekarang ini lebih mengangkat gaya-gaya desain sampul yang sangat grafis atau ilustratif. Jadi menurutku semua gaya desain sampul itu sudah diterapkan, dan itu bagus karena jadinya ruang untuk eksplorasi bentuknya itu jadi lebih luas," ucapnya. 
 

Sampul Buku yang Baik

Hal-hal yang membuat desain sampul buku menarik mungkin bersifat subjektif. Namun, sampul buku yang bagus setidaknya memiliki beberapa kriteria seperti dilansir dari situs We Are White Fox berikut ini. 
 

1. Menyenangkan secara visual

Sampul yang langsung menarik perhatian pembaca biasanya mengusung visual yang berani dan mencolok, tapi tetap mempertimbangkan komposisi seimbang. Penggunaan gambar dan/atau ilustrasi yang menarik akan menambah kedalaman dan makna, namun tetap relevan dengan cerita buku dan berkaitan dengan target pembaca. 
 

2. Representasi genre dan suasana

Sampul harus secara akurat mencerminkan genre, suasana, dan esensi buku. Baik itu genre thriller kriminal, kisah cinta, atau kisah-kisah mitologi, desain sampul harus memberikan gambaran kepada calon pembaca tentang apa yang diharapkan dari isi buku tersebut. 
 

3. Membangkitkan emosi

Desain sampul buku yang unik, estetis, dan dieksekusi dengan baik harus menimbulkan respons emosional dari pembaca. Desainnya harus tepat sesuai dengan target demografi pembaca, menggugah rasa ingin tahu mereka dan memberi mereka gambaran tentang emosi yang akan mereka alami saat membaca isi buku.

Oleh karena itu, penting untuk memahami target, selera, minat, preferensi, dan harapan pembaca, dalam menciptakan desain efektif yang memicu respons tersebut. 
 

4. Detail sampul

Sampul buku perlu didesain secara sempurna dengan memperhatikan detail-detail setiap unsurnya. Aspek seperti tipografi dan komposisi sangatlah penting dalam merancang sampul, begitupun dengan judul dan nama penulis harus mudah dibaca dan ditempatkan secara strategis. Termasuk, memilih font yang sesuai dengan genre dan suasana buku serta mengatur susunan visual yang rapi dan menarik perhatian. 
 

5. Desain yang abadi

Desain sampul buku yang bagus sebaiknya menghadirkan visual yang menawan dan relevan selama bertahun-tahun yang akan datang alias abadi. Hal itu misalnya diwujudkan dengan desain sampul yang sederhana tapi elegan menangkap esensi tema novel, serta palet warna yang minimalis serta garis-garis yang rapi. 

Baca juga: Baca di Tebet Bawa Konsep Perpustakaan yang Homey & Unik, Kutu Buku Wajib Mampir!

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Ajang Penghargaan Film Korea Selatan Baeksang Arts Awards Ke-60 Siap Digelar Mei 2024

BERIKUTNYA

MTI: Rekayasa Lalu Lintas Harus Mengutamakan Transportasi Umum

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: