Warga menunjukan uang rupiah pada gelaran Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (28/3/2024). (Sumber foto: JIBI/Hypeabis.id/Himawan L. Nugraha)

Riset Preferensi Alokasi THR Lebaran 2024, Ikuti Tips Ini untuk Pengelolaan yang Bijak

29 March 2024   |   13:23 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Satu hal yang ditunggu-tunggu oleh pekerja menjelang Idulfitri adalah tunjangan hari raya (THR). Biasanya, THR dibayarkan perusahaan kepada karyawan selambat-lambatnya 7 hari sebelum hari raya untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Menurut Kementerian Ketenagakerjaan RI, THR atau tunjangan hari raya adalah pendapatan nonupah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja atau keluarganya menjelang hari raya keagamaan. Baik itu Idulfitri, Natal, Nyepi, maupun Waisak. THR wajib dibayarkan kepada pekerja yang sudah mengeluarkan tenaga mereka untuk perusahaan.

Baca juga: Ini Aturan THR Bagi Genhype yang Baru Bekerja Kurang dari Setahun

Jenius baru-baru ini merilis hasil survei terkait preferensi masyarakat Indonesia dalam mengelola THR jelang Idulfitri 2024. Laporan bertajuk Jenius Study: Perilaku Digital Savvy selama Ramadan & Jelang Idulfitri 2024 itu mengungkap bahwa terjadi perubahan alokasi THR di kalangan masyarakat pada 2023 dan 2024.

Pada tahun ini, masyarakat mengaku mengalokasikan uang THR utamanya untuk keperluan Ramadan sebagaimana diakui oleh 52 persen responden. Diikuti oleh menabung (29 persen) dan investasi (19 persen).

Kondisi ini berbeda pada 2023, dimana masyarakat mengutamakan alokasi THR untuk menabung sebagaimana diakui 41 persen responden, disusul untuk keperluan Ramadan (40 persen) dan investasi (19 persen).

Perubahan cara mengelola THR tersebut pun sejalan dengan temuan bahwa pengeluaran masyarakat berpotensi meningkat pada Ramadan dan Lebaran tahun ini sebagaimana diakui 58 persen responden.

Adapun, alokasi pengeluaran tersebut terbagi menjadi beberapa keperluan, seperti membeli baju baru (43 persen), mudik (30 persen), zakat dan sedekah (30 persen), membeli makanan sahur dan buka puasa (29 persen), serta acara buka puasa bersama (29 persen).

Selain untuk keperluan Ramadan dan Lebaran, masyarakat juga menggunakan THR untuk keperluan lain seperti melunasi cicilan/utang, modal bisnis, liburan, renovasi rumah, dan membeli gadget/barang elektronik. 

Sementara untuk liburan Idulfitri tahun ini, masyarakat telah merencanakan sejumlah kegiatan seperti liburan ke dalam maupun luar negeri (27 persen), mengunjungi keluarga yang merayakan Idulfitri (24 persen), beristirahat di rumah (23 persen), pergi ke mal atau tempat wisata (18 persen), movie marathon (6 persen), dan staycation (2 persen).

Riset yang dilakukan pada 28 Februari-18 Maret 2024 itu juga melaporkan bahwa banyak masyarkat yang mengantisipasi kebutuhan ekstra mereka pada Ramadan dan Lebaran dengan memilih opsi pinjaman. Dibandingkan tahun lalu, jumlah masyarakat yang memilih opsi pinjaman meningkat sebesar 13 persen.

Menurut hasil survei, sebanyak 35 persen dari responden berencana mengambil pinjaman selama bulan Ramadan 2024 untuk berbagai keperluan, di antaranya untuk menyambut Lebaran (60 persen), modal usaha (46 persen), dan renovasi rumah (18 persen). 
 

Diperlukan pengelolaan THR yang bijak. (Sumber gambar: Mufid Majnun/Unsplash)

Diperlukan pengelolaan THR yang bijak. (Sumber gambar: Mufid Majnun/Unsplash)


Tip Mengelola THR dengan Bijak

THR yang umumnya didapatkan secara bersamaan dengan gaji tentunya menggiurkan dan tak jarang membuat orang terlena untuk bersikap konsumtif. Padahal, diperlukan pengelolaan THR yang bijak agar bisa memenuhi kebutuhan, kewajiban untuk membayar zakat, sekaligus modal untuk berinvestasi. Dengan begitu, THR tidak habis hanya untuk keperluan konsumtif yang sifatnya sesaat.

Head of Research and Advisory Bank Commonwealth Thadly Chandra mengatakan THR idealnya memang digunakan untuk memenuhi segala kebutuhan selama hari raya. Namun, agar THR tidak habis dengan sia-sia dan dapat dimanfaatkan secara optimal, sebaiknya dibuat pos alokasi dan skala prioritas. "Pastinya hindari menggunakan THR untuk konsumsi yang tidak perlu dan bersifat berlebihan [impulsive buying]," katanya.

Thadly memberikan rekomendasi alokasi THR 10-20-60-10, yaitu 10 persen untuk membayar zakat, 20 persen untuk tabungan dan investasi, 60 persen untuk keperluan hari raya dan membayar utang jika ada, serta 10 persen untuk dana darurat. Lebih lanjut, Thadly menjelaskan rekomendasi pos alokasi THR berdasarkan skala prioritas sebagai berikut.


1. Prioritaskan untuk membayar zakat

Bagi pekerja Muslim, prioritaskan THR untuk membayar zakat yang sudah menjadi kewajiban. Alokasinya yakni 10 persen dari THR. Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) RI telah menetapkan besaran zakat fitrah pada 2024 yang harus dibayarkan setiap individu umat Muslim yakni sebesar Rp45.000 sampai Rp55.000, atau setara dengan 2,5 kg atau 3,5 liter beras premium.


2. Sisihkan untuk tabungan dan investasi

Setelah menunaikan zakat, THR dapat digunakan sebagai momentum untuk mulai menabung dan berinvestasi secara teratur dan disiplin demi mencapai tujuan keuangan pada masa depan. Sebaiknya, sisihkan untuk tabungan dan investasi sejak awal menerima THR sebanyak 20 persen dari THR.


3. Buat pos pengeluaran 

Tidak jarang pengeluaran untuk hari raya menghabiskan seluruh THR. Padahal, idealnya, alokasi untuk hari raya tidak lebih dari 60 persen dari THR. Alokasi dana ini bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan hari raya seperti mudik, membeli makanan khas Lebaran, membeli baju Lebaran, dan memberi amplop atau hampers kepada kerabat.


4. Selesaikan utang

Sisa alokasi keperluan hari raya dari THR dapat dimanfaatkan untuk melunasi atau membayar sebagian utang agar tidak menambah beban finansial. Dengan begitu, kalian tidak memiliki beban lagi, sehingga bisa merencanakan pengelolaan keuangan yang lebih baik pada masa mendatang.


5. Jangan lupakan dana darurat

Tak kalah penting, sisihkan dana darurat dengan alokasi 10 persen dari THR. Dana darurat dapat disimpan untuk keadaan tak terduga seperti kecelakaan, kerusakan rumah, atau kehilangan pekerjaan.
 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

 

SEBELUMNYA

10 Jenis Bunga yang Cocok untuk Dekorasi Rumah saat Lebaran

BERIKUTNYA

Rekomendasi Mic Wireless untuk Live Streaming 2024 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: