Penyanyi Aziz Hedra. (Sumber gambar: Sony Music Entertainment Indonesia)

Aziz Hedra Luncurkan 'Lesson', Album Mini Penuh Makna Pembelajaran Hidup

10 March 2024   |   18:57 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Perjalanan karier bermusik solois Aziz Hedra memasuki fase baru. Setelah merilis tiga single, Aziz kini meluncurkan album mini perdananya bertajuk Lesson. Seperti judulnya, lagu-lagu yang ada dalam album Lesson bercerita tentang proses pembelajaran seseorang dalam menghadapi setiap fase perjalanan hidupnya.

Diproduksi oleh label Sony Music Entertainment Indonesia, album Lesson terdiri dari lima single. Lima lagu itu terdiri dari tiga karya yang telah dirilis Aziz sebelumnya yakni Somebody's Pleasure, No More You & I, dan Issa Goodbye, serta dua lagu baru yakni Heartless dan Devastated.

Aziz mengatakan semua lagu yang ada di dalam album Lesson memiliki benang merah yang sama yaitu menceritakan saat seseorang mengalami masalah-masalah percintaan yang membuat patah hati, galau, ataupun sedih. Semua itu, katanya, pada akhirnya akan menjadi pembelajaran bagi siapapun yang mengalaminya.

Baca Juga: Perjalanan Karier Musik Aziz Hedra, dari Penyanyi Cover hingga Punya Lagu yang Viral di 13 Negara

"Belajar untuk kuat dan tabah saat menghadapi masalah, itu sebabnya album ini memakai judul Lesson. Aku ingin mengingatkan orang-orang bahwa kita semua memiliki pelajaran dalam perjalanan hidup kita masing-masing. Nantinya, album ini akan bersambung ke albumku dan akan ada kejutan di sana," katanya.
 


Misalnya dalam lagu Devastated, Aziz menulis lirik lagu bersama Riyan Pratamma dan Dhea yang bercerita tentang orang-orang yang belum bisa merelakan kepergian kekasihnya alias gagal move on, seperti judulnya. Lagu itu berkisah tentang seseorang yang selalu merindukan orang terkasihnya, meski sudah tidak dekat lagi.

Meski demikian, lirik lagu Devastated tidak hanya ditujukan untuk pacar atau pasangan saja, tetapi juga orang-orang terdekat termasuk teman. Diakui oleh Aziz, lagu ini ditulisnya saat dia sedang merindukan beberapa teman terdekatnya yang saat ini sudah putus komunikasi dengannya.

"Kita pasti pernah punya teman dekat yang karena kesibukan atau tumbuh dewasa, jadi pelan-pelan menjauh dan akhirnya putus kontak sama sekali. Meski sudah tidak saling berhubungan, tapi sebenarnya kita pasti diam-diam masih sering mengharapkan dia ada di sisi kita dan bisa berbicara seperti dulu lagi,” ungkap pria kelahiran 20 Juni 2000 itu.

Aziz menuturkan meski baru dirilis tahun ini, pembuatan album mini Lesson sejatinya telah dimulai sejak perilisan debut single dirinya yakni Somebody's Pleasure pada Januari 2023. Dengan kata lain, album perdananya ini digarap sekitar satu tahun.

Diakui olehnya, sebenarnya sudah banyak lagu yang ditulisnya sejak awal tahun 2023. Namun, lanjut Aziz, tim label tidak ingin terburu-buru merilisnya dan berusaha mencari tema yang tepat untuk album pertamanya supaya bisa berlanjut ke album berikutnya.

"Bisa dibilang, lima lagu yang ada dalam Lesson memiliki vibe dan feeling yang sama, yaitu perasaan galau atau sedih, tapi dengan masalah percintaan yang berbeda-beda," ujar penyanyi kelahiran Jakarta itu.
 

Penyanyi Aziz Hedra. (Sumber gambar: Sony Music Entertainment Indonesia)

Penyanyi Aziz Hedra. (Sumber gambar: Sony Music Entertainment Indonesia)

Lantaran mengangkat tema lagu yang emosional, salah satu tantangan yang dihadapi Aziz dalam menggarap albumnya ini adalah menghadirkan semua emosinya melalui nada dan lirik. Meski tidak mudah, dia mengaku berusaha memberikan yang terbaik agar makna di setiap lagu dalam albumnya bisa tersampaikan dengan baik ke para pendengarnya.

"Kelima lagu ini merupakan pilihan aku bersama tim Sony Music yang aku persembahkan untuk para pencinta musik Indonesia, khususnya para penggemarku. Semoga kalian semua bisa menikmatinya," ujarnya.

Setelah merilis album, Aziz mengaku ingin mengadakan promo ke berbagai tempat untuk lebih mengenalkan lagu-lagu barunya. Dia ingin bisa membawakan lagu-lagu dalam albumnya secara langsung di hadapan para pendengarnya, sehingga bisa menciptakan koneksi tersendiri lewat nada dan setiap liriknya terutama bagi mereka yang juga memiliki kisah dan pengalaman serupa.

"Aku juga ingin menyampaikan pesan dari album ini bahwa jangan pernah menyimpan amarah dari setiap tragedi yang kita alami. Seberat apa pun itu, akan selalu ada pelajaran yang bisa diambil. Pelajaran inilah yang nantinya akan kita bawa dalam kehidupan dan membuat kita menjadi pribadi yang lebih dewasa dan menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri," imbuhnya.

Baca Juga: NCT Dream Siap Comeback dengan Album DREAM()SCAPE

Editor: M. Taufikul Basari

SEBELUMNYA

Hypereport: 10 Musisi Indie Indonesia yang Berbakat & Populer

BERIKUTNYA

Hypereport: Musik Rock Era Digital, Masih Setia dengan Idealisme & Kebebasan Berkarya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: