Ilustrasi ular (Sumber foto - Unsplash - Jan Kopriva)

Muncul di Film Siksa Kubur, Cek Fakta-fakta Ular Penyiksa Syuja’ul Aqra

29 February 2024   |   18:33 WIB
Image
Dika Irawan Asisten Konten Manajer Hypeabis.id

Like
Film Siksa Kubur besutan sutradara beken Joko Anwar dipastikan tayang pada Lebaran nanti, tepatnya 10 April 2024. Satu hal yang menarik dari film ini adalah keberadaan syuja'ul aqra. Joko Anwar sudah memberikan penjelasan tentang hal tersebut lewat akun Instagram pribadinya @jokoanwar. 

Dalam unggahan itu, dituliskan apa itu syuja’ul aqra? Istilah ini merujuk pada sosok ular penyiksa di alam kubur, banyak diketahui orang sebagai siksaan bagi  mereka yang meninggalkan salat. Pada hadits sahih dijelaskan, ular ini terwujud dari harta yang tidak disucikan dengan zakat. Setiap harta yang digelapkan kelak akan menjadi siksa kubur berwujud ular penuh bisa.

Baca juga: Ini Kata Tia Hasibuan & Joko Anwar Soal Tolok Ukur Baru Genre Horor di Film Siksa Kubur
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Joko Anwar (@jokoanwar)

 
Sebelumnya, Joko Anwar, dalam wawancara dengan Hypeabis.id, menuturkan bahwa topik dalam film ini sangat dekat masyarakat Indonesia, terutama kaum muslim. Menurutnya, ketika di kubur, manusia akan bertemu dengan malaikat Munkar dan Nakir dan harus bisa menjawab pertanyaan mereka. 

“Sebab, suatu ajaran yang sangat penting dan dekat, jadi membuatnya harus hati-hati, dan jangan sampai salah secara agama tapi tetap bisa memberikan sesuatu yang menusuk perasaan.” Ujarnya. 

Lewat film ini, Joko Anwar mengajak penonton untuk mempercayai kembali tentang siksa kubur. Dia melihat bahwa banyak orang beragama, dan mengetahui siksa kubur, tetapi mengabaikan ancaman tersebut. 

“Lantaran enggak percaya kan? Itulah kenapa aku bilang ini adalah film horor religi karena tujuannya supaya orang percaya dengan siksa kubur itu. Tapi bukan berdakwah, dan lebih mengikuti karakternya saja. Nanti bukan juga seperti melarang orang berbuat dosa, karena lebih kompleks dari itu. Intinya bukan film dakwah, meskipun ada hubungannya dengan agama Islam.”

Kembali pada syujaul aqra, Hypeabis.id mendapatkan penjelasan dari ustaz Agus Syukur terkait hewan ini. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya. 


1. Hewan buas di neraka

Pria jebolan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta) itu mengatakan berdasarkan penjelasan dari kitab Qurrotul Uyun wa Mufarriju al Qalbi Al Makhzun, Abu Laits Assamarqandi, syuja’ul aqra termasuk jenis-jenis hewan buas di neraka. Untuk syuja’ul aqra, hewan ini digambarkan sebagai ular besar yang mengerikan. 

Menurut Agus hewan-hewan buas di neraka adalah simbol perbuatan jahat dan amal buruk manusia di kehidupan nyata. Ketika di akhirat, amalan buruk manusia itu menjadi hewan buas yang siap menerkam mereka. “Salah satunya syuja’ul aqra,” katanya. 


2. Mahluk Allah yang Taat

Meski digambarkan hewan yang mengerikan, Agus mengatakan, dalam sebuah hadis Rasulullah SAW, syuja’ul aqra merupakan mahluk Allah yang taat. Dia ditugaskan untuk memenuhi neraka dan menyiksa para penghuninya. “Dengan hukuman karena mereka [manusia] meninggalkan salat,” ujarnya. 


3. Ciri-ciri Syuja’ul Aqra

Mengenai ciri ular penyiksa ini, ustaz Agus menjelaskan bahwa sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis di kitab Qurrotul Uyun wa Mufarriju al Qalbi Al Makhzun, kedua matanya memiliki kobaran api, kukunya panjang dari besi. “Karena punya cakar, ular ini tampaknya seperti naga. Adapun, suaranya seperti petir saat menyambar sesuatu,” ujarnya. 


4. Mereka yang menerima siksa Syuja’ul Aqra

Agus mengatakan bahwa ular ini diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyiksa orang-orang yang meremehkan, dan bahkan meninggalkan salat. Maksud meremehkan di sini, ketika orang tersebut menganggap enteng perintah Allah itu, tidak menjalankan sesuai kaidah fikih. 

Menurut Agus, Allah sudah menyiapkan 15  macam siksa untuk orang-orang yang meninggalkan salat. Satu di antaranya adalah siksa dari ular syuja’ul aqra ini. “Ular ini akan mendatangi alam kubur,” ujarnya. 


5. Menghindari Syuja’ul Aqra

Ustaz Agus berpesan bahwa wajib bagi manusia untuk melaksanakan dan menegakkan perintah Allah, yaitu salat 5 waktu. Dengan mendirikan salat, artinya manusia bisa terhindar dari berbagai siksa, termasuk syuja’ul aqra. “Salat itu mencegah perbuatan keji dan munkar. Kalau seseorang berani melanggar salat, maka sudah pasti dia mudah melakukan amal-amal buruk lainnya,” ujarnya.

Baca  juga: Menggali Makna dan Teori di Balik Official Poster Film Siksa Kubur Garapan Joko Anwar

Editor: M. Taufikul Basari

SEBELUMNYA

Cara Beli & Tarif Tiket Konser IU

BERIKUTNYA

5 Alasan Drakor Wedding Impossible Sayang untuk Dilewatkan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: