BEHIND THE SCENES: Eat like Bourdain: Masa’s Japan (Sumber: explorepartsunknown.com)

5 Pelajaran Penting dari Anthony Bourdain tentang Kuliner & Traveling

26 February 2024   |   12:19 WIB
Image
Arindra Fachri Satria Pradana Mahasiswa Mass Communication BINUS University

Koki, penulis, dan bintang televisi, Anthony Bourdain ialah salah satu figur yang memikat para penontonnya dengan pendekatan unik terhadap makanan, traveling, dan budaya. Lahir di New York City pada 1956, Bourdain memulai kariernya sebagai pencuci piring di restoran hingga menjadi koki dan penulis terkenal.

Bourdain mendapatkan ketenaran yang luas melalui dua acara televisinya, No Reservations dan Parts Unknown. Kedua acara ini menunjukkan fraksionasi Bourdain untuk menjelajahi tempat-tempat baru, mencoba makanan baru, serta berhubungan dengan orang-orang dari semua lapisan masyarakat. 

Baca juga: Profil Haryo Pramoe, Chef Kondang Acara Masak Harmoni Alam

Salah satu momen penting dalam kariernya terjadi saat Bourdain mengajak mantan Presiden AS Barack Obama untuk bersantap di salah satu toko mie kecil Vietnam. Momen ini menunjukkan karakter sejati Bourdain, di mana dia memperlakukan semua orang dengan setara, tidak melihat status sosial mereka. Sejatinya, di mata Bourdain cerita setiap orang memiliki nilai yang sama.



Bourdain memiliki pendekatan yang murni dan terbuka, memikat para penonton karena acara lain tidak menawarkan pengalaman traveling dan kuliner yang mirip dengan racikannya. 

Warisannya terus menginspirasi dan memengaruhi pencinta kuliner, traveling, dan petualang di seluruh dunia, hingga saat ini. Untuk mengenang salah satu publik figur paling inspirasional di sejarah pertelevisian, berikut lima pelajaran penting yang pernah disampaikan Anthony Bourdain semasa hayatnya.


1. Bepergian kapan pun kamu bisa

Anthony Bourdain percaya bahwa dengan sering bepergian, dapat memperluas perspektif tentang suatu daerah, mempelajari pada budaya baru, dan membantu untuk memahami dunia dengan lebih baik.

Dengan merasakan berbagai tempat, masakan, dan tradisi, seseorang dapat memperoleh apresiasi lebih dalam terhadap keberagaman budaya dan mempelajari pelajaran hidup berharga yang tidak dapat diajarkan di ruang kelas atau di manapun.

Bourdain mendorong orang-orang untuk keluar dari zona nyaman mereka untuk menjelajahi hal-hal yang tidak diketahui, karena hal itu sering kali mengarah pada pertumbuhan pribadi dan pengalaman yang memorable


2. Bersedia mencoba hal-hal baru

Sama seperti yang disampaikan poin pertama, terkadang seseorang ingin mencari kenyamanan dan tidak ingin merasakan ketidaknyamanan. Bourdain percaya bahwa dengan keluar dari zona nyaman pribadi, kita akan menemukan sesuatu yang tak terduga dan memperkaya wawasan.

Dengan menerima hal-hal baru dan mendorong batasan yang terpasang pada diri sendiri, kita dapat menantang prasangka, dan mengembangkan rasa keingintahuan dan penghargaan yang lebih besar terhadap dunia di sekitar.


3. Jangan membuat rencana kaku saat bepergian atau tinggal

Bourdain menganjurkan spontanitas dan fleksibilitas dalam perjalanan dan kehidupan secara umum. Dia percaya bahwa rencana yang kaku sering kali membatasi peluang untuk pengalaman yang tidak disengaja, petualangan yang tidak terduga, dan hubungan yang tulus dengan orang lain.

Dengan tetap terbuka terhadap hal-hal yang tidak diketahui dan menerima ketidakpastian, akan menumbuhkan rasa kebebasan, kemampuan beradaptasi, dan ketahanan yang memungkinkan kita untuk sepenuhnya membenamkan diri pada momen saat ini dan memanfaatkan setiap pengalaman sebaik-baiknya.


4. Cobalah untuk tidak mudah tersinggung

Mayoritas kita terkadang terlalu banyak mendengarkan apa yang orang lain katakan, namun Bourdain sangat tidak setuju dengan pemikiran seperti ini. Dia menyarankan agar kita tidak mengambil sesuatu terlalu pribadi atau membiarkan kritik mempengaruhi harga diri.

Dengan memahami bahwa di dunia kuliner dan dunia lainnya, Bourdain paham betul bahwa masukan (saran dan kritik) bisa sangat keras, opini bisa sangat bervariasi, dan tidak semua orang akan menghargai karya atau pilihan yang kita buat.

Dengan mengembangkan sikap yang kuat, mempertahankan selera humor, dan berfokus hanya pada pertumbuhan pribadi daripada mencari validasi eksternal dari orang lain, kita dapat menghadapi tantangan dengan anggun, tangguh, dan perspektif yang sehat.


5.  Lokasi kuliner favorit warga lokal sebagai tempat makan terbaik

Wisatawan di zaman modern ini terkadang terlalu nyaman dengan zona pribadinya, terkadang melewatkan pengalaman-pengalaman spesial yang dapat terjadi jika mereka membaur dengan masyarakat lokal. Namun, Bourdain percaya bahwa esensi sebenarnya dari suatu tempat dapat ditemukan dalam kuliner lokalnya.

Dia mendorong wisatawan untuk mencari pengalaman bersantap autentik dengan menjelajahi tempat makan di lingkungan sekitar, kedai jajanan kaki lima, pasar, dan tempat usaha milik keluarga yang ramai dikunjungi penduduk setempat. 

Baca juga: Profil Belinda Christina, Lulusan Le Cordon Bleu yang Jadi Pemenang Masterchef Indonesia Season 11

Dengan mengikuti jejak penduduk setempat dan masuk ke tradisi kuliner suatu wilayah, kita dapat menemukan kuliner hidden gem, menikmati cita rasa asli, hingga dapat saling bertukar pikiran dengan hati dan jiwa bersama komunitas melalui makanan dan cerita dengan masyarakat lokal. 

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

3 Komik Hiperrealis Karya Alex Ross yang Meredefinisi Superhero

BERIKUTNYA

Hypereport: Riwayat Panjang Reality Show dan Variety Show Televisi Indonesia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: