Karakter Thorfinn dan Einar dari Vinland Saga (Sumber: twitter.com/V_SAGA_ANIME/media)

6 Pelajaran Hidup yang Bisa Diambil dari Anime Vinland Saga

23 February 2024   |   22:42 WIB
Image
Arindra Fachri Satria Pradana Mahasiswa Mass Communication BINUS University

Vinland Saga adalah salah satu serial anime yang sedang menarik banyak perhatian karena dengan ceritanya yang menyentuh hati. Anime ini mengikuti perjalanan Thorfinn, seorang pemuda desa dari Islandia yang menjadi tentara bayaran Viking dalam usahanya membalas dendam. 

Sejauh ini, anime Vinland Saga telah hadir dalam dua season. Sementara itu, season selanjutnya masih menjadi tanda tanya, meski beberapa sumber telah mengisyaratkan hadirnya kelanjutan kisah Thorfinn. Melansir ScreenRant, musim ke-3 dari anime ini akan memiliki penulisan yang lebih kompleks dibanding season-season sebelumnya.

Baca juga: Anime Festival Asia Hadir Lagi di Indonesia setelah 6 Tahun, Catat Tanggalnya!

Kembalinya serial ni akan sangat dinantikan oleh para penggemar, yang mengharapkan perjalanan penuh aksi, tawa riang, dan kesedihan. Bagaimanapun, anime ini hadir dalam pola adaptasi arc utama dari manga, menjadikannya ekspektasi yang masuk akal untuk musim mendatang. 

Sembari menanti kisah dalam animenya berlanjut, berikut adalah enam pelajaran hidup penting yang akan kalian dapatkan setelah menonton anime Vinland Saga. 


1. Konsekuensi dari kekerasaan

Dengan berlatar belakang era kejayaan Viking, kekerasaan sangat diglorifikasi di seluruh cerita Vinland Saga. Penonton akan mengikuti cerita Thorfinn, dari orang yang dibutakan oleh kekerasaan demi balas dendam sampai akhirnya mencari sesuatu yang lebih berarti.

Jika suatu masalah dapat diselesaikan tanpa adanya kekerasaan, sebaiknya lakukan dengan cara damai. Kekerasan pada ujungnya dapat mengarah pada siklus balas dendam dan kehancuran, dan aksi tersebut pada akhirnya dapat menghancurkan kehidupan orang-orang yang terlibat. 

Melalui karakter-karakternya, serial ini mengeksplorasi dampak psikologis dari kekerasan dan bagaimana kekerasan dapat menyebabkan trauma dan luka emosional yang bertahan seumur hidup. Pada akhirnya kekerasan hanya menciptakan kekerasaan lain, memanifestasi sebuah lingkaran kebencian antar umat manusia. 


2. Selalu lakukan refleksi diri

Dengan melatih diri untuk sering melakukan refleksi, seseorang akan bisa mengarah ke pertumbuhan dan penebusan pribadi menjadi lebih baik. Banyak karakter di anime Vinland Saga yang meluangkan waktu untuk merenungkan tindakan dan motivasinya.

Dengan melakukan hal tersebut, mereka jadi bisa belajar dari kesalahannya. Secara umum, refleksi pribadi adalah salah satu alat terbaik untuk proses mengembangkan diri sendiri agar menjadi lebih baik. 
 
 

3. Memaafkan adalah kekuatan yang luar biasa

Terkadang saat merasa emosional dan penuh frustrasi, akan sangat sulit bagi kita untuk memaafkan orang yang telah berbuat salah. Bahkan walau mereka sudah meminta maaf sedalam-dalamnya. 

Memaafkan adalah proses yang sulit tapi perlu untuk dilakukan, karena melibatkan empati, pengertian, serta kemauan untuk melepaskan amarah dan kebencian. Pengampunan adalah tema yang sering muncul dalam narasi Vinland Saga, dan anime ini menunjukkan bagaimana hal itu dapat membawa pada penyembuhan diri serta rekonsiliasi.


4. Nilai pasifisme dalam sebuah konflik 

Dalam beberapa situasi konflik, bersifat netral dapat menjadi sebuah alat untuk perubahan. Ini direfleksikan dalam kalimat  “i have no enemies", dialog yang ikut mempopulerkan anime ini. 

Thors adalah salah satu karakter yang memegang teguh kalimat tersebut. Dia percaya bahwa solusi dapat dicapai tanpa adanya  pertumpahan darah. Pasifisme adalah  jalan yang sulit, tapi pada akhirnya akan bermanfaat dan mengarah pada dunia yang lebih damai dan adil. 


5. Pentingnya mencari tujuan 

Seiring berjalannya waktu, banyak orang yang mencari jati diri dan arah dalam hidupnya. Menemukan kesadaran akan tujuan dapat menjadi sebuah motivasi yang kuat untuk pertumbuhan dan perubahan pribadi. Anime ini menggambarkan karakter yang didorong oleh tujuan sebagai orang yang lebih tangguh, bertekad, dan fokus dibandingkan mereka yang tidak memiliki arah.


6. Menerima semua hal yang sudah terjadi

Thorfinn sebagai karakter utama, sudah melewati berbagai trauma, kesedihan, dosa, dan hal-hal buruk lain yang terjadi dalam hidupnya. Sebagai penonton, kita akan mengikuti perjalananya dalam menerima dan mengampuni diri sendiri.

Vinland saga menunjukan kita melalui kisah para karakternya, bahwa meski dihadapi oleh hal-hal buruk dalam hidup, masih ada harapan untuk pertumbuhan dan perubahan dengan menerima segala hal yang telah terlewat dan belajar darinya. 

Baca juga: 7 Anime Adaptasi Manhwa, Solo Leveling sampai Tower of God

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Disney On Ice Kembali Hadir di Indonesia, Cek Harga & Cara Beli Tiketnya

BERIKUTNYA

Musisi Korea Selatan Onlee Gelar Jumpa Fan di Jakarta, Catat Tanggalnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: