Sutradara Sidharta Tata (Sumber gambar: POPLICIST Publicist)

Sutradara Sidharta Tata Ungkap Alasan Munculnya Lagu Morfem & For Revenge di Film Ali Topan

14 February 2024   |   14:31 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Lagu-lagu dari band Morfem dan For Revenge memberikan sentuhan apik di Film Ali Topan. Tidak hanya sebagai musik latar untuk beberapa ‘golden scene’ di film ini, lagu tersebut juga makin menegaskan identitas Ali Topan sebagai anak skena musik.

Film Ali Topan yang diadaptasi dari novel karya Teguh Esha yang populer era 1970-an memang mengambil pendekatan yang berbeda dari versi bukunya. Jika di dalam novelnya Ali Topan diceritakan sebagai anak jalanan, versi filmnya sang tokoh utama justru adalah seorang anak skena musik.

Hal tersebut membuat Ali Topan banyak bersinggungan dengan pergerakan musik underground. Di dalam filmnya, Ali Topan juga diceritakan mengelola sebuah Warung Seni yang sering mengadakan berbagai acara seni, termasuk musik. 

Baca juga: Diputar Perdana di JAFF 2023, Cek Sinopsis Film Ali Topan Besutan Sutradara Sidharta Tata

Sutradara Sidharta Tata mengatakan lagu-lagu Morfem dan For Revenge dirasa tepat untuk menggambarkan sosok Ali Topan era sekarang. Lagu tersebut juga menjadi semacam ekspresi dari Ali Topan terhadap berbagai masalah yang dihadapinya.

“Awalnya memang saya mencoba mencari bentuk baru dari Ali Topan versi sekarang. Kira-kira lagu apa yang sangat menggambarkan Ali Topan, sangat Jakarta, tetapi juga punya irisan punk. Karena memang aku enggak mau mengkhianati ruang bermain Ali Topan dengan musiknya,” ungkap Tata.
 

Aktor Jefri Nichol (kiri) dan aktris Lutesha saat red carpet film Ali topan di Jakarta, Selasa (13/2/2024).  (Sumber gambar: JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani)

Aktor Jefri Nichol berperan sebagai Ali Topan (kiri) dan aktris Lutesha berperan sebagai Anna saat red carpet film Ali topan di Jakarta, Selasa (13/2/2024). (Sumber gambar: JIBI/Bisnis/Fanny Kusumawardhani)


Untuk menggambarkan situasi tersebut, Tata melihat lagu berjudul Kuning yang dibawakan oleh Morfem menjadi sangat cocok dengan Ali Topan. Lagu tersebut sebenarnya adalah karangan dari band Rumah Sakit, tetapi kemudian di-cover oleh Morfem dan menciptakan warna baru yang berbeda.

Tata kemudian jatuh hati pada lagu tersebut. Selain karena dirinya juga mengidolai Morfem, lagu tersebut juga punya interpretasi yang fleksibel dan bisa menemani berbagai perjalanan Ali Topan di filmnya.

“Lagu tersebut bisa terdengar sangat keras, tetapi romantis dalam satu waktu. Ini jadi terasa fun dan asyik ketika lagu tersebut dinyanyikan bersama. Jadi, mixed feelings banget dan Jakarta banget,” imbuhnya. 

Baca juga: Sinopsis & Daftar Pemain Film Ali Topan Anak Jalanan 1977

Berbeda dengan Morfem, ide terpilihnya lagu For Revenge tidak datang dari Tata, tetap justru dari produser Tersi Eva Ranti. Lagu yang belakangan viral di media sosial dan menjadi ekspresi patah hati laki-laki tersebut juga dirasa pas untuk menggambarkan Ali Topan era saat ini.

Tersi menyebut pemilihan lagu For Revenge berjudul Serana di filmnya cukup unik. Ketika itu, dirinya dan tim sedang proses development scene akhir film. Saat rapat sedang berjalan, tiba-tiba di ruangan lain ada yang memutar lagu tersebut.

Tersi pun langsung penasaran dengan lagu tersebut dan mencari tahu lebih dalam. Rupanya, di media sosial, lagu Serana telah populer dan menjadi sarana melepaskan rasa patah hatinya.

“Lagu Serana di film ini berfungsi untuk menunjukkan sisi emosional Ali Topan. Dia kan memang rebel, tetapi ada sisi emosional juga yang membuatnya bisa menangis,” tuturnya.
 

Film Ali Topan mulai tayang di bioskop pada 14 Februari 2024. Film ini bercerita tentang Ali Topan, seorang anak muda yang datang dari keluarga kaya raya, tetapi lebih suka bergaul dengan kawan kawannya di jalanan.

Jiwa rebel atau pemberontak Ali banyak tertuang di kawasan Blok M dan Warung Seni. Suatu ketika, di Warung Seni, Topan bertemu dengan Anna Karenina, putri pengusaha properti yang juga kaya raya.

Percikan romansa muncul di hati keduanya. Namun, pasangan ini mendapat tentangan dari orang tua Anna. Kendati demikian, hal ini tak membuat keduanya berpisah. Justru Topan dan Anna makin terpancing mengekspresikan rasa cinta dan rasa bebas bersama, yang ujungnya membuat keduanya berada dalam masalah panjang. 

Baca juga: Film Ali Topan Tayang 14 Februari 2024, Angkat Kisah Romansa Pasangan Rebel yang Unik

film Ali Topan telah melakukan world premiere di Busan International Film Festival (BIFF) 2023 pada program A Window on Asian Cinema. Film ini juga sempat ikut berkompetisi dalam progam Indonesian Screen Award di Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2023. 

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

7 Fakta Menarik Penyelenggaraan Pemilu di Berbagai Negara

BERIKUTNYA

Semiotika Film Ali Topan, Menguak Arti Rahasia Simbol Gambar 2 Burung & Buku Saku Hitam

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: