Ilustrasi pemilu (Sumber gambar: Element5 Digital/Unsplash)

Cek Keunikan Aplikasi VAA Kawula17 Untuk Milenial dan Gen Z di Pemilu 2024

13 February 2024   |   19:18 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Pemilu sudah di depan mata. Spesialnya, kalangan milenial dan generasi Z alias gen Z akan mendominasi daftar pemilih tetap pada pemilu tahun ini. Untuk itu, anak muda makin dituntut melek politik dengan memahami isu-isu dari berbagai sektor terkait kehidupan masyarakat.

Apalagi minat keterlibatan anak muda dalam dunia politik boleh dibilang terus meroket. Survei nasional yang dilakukan Kawula17 pada kuartal ketiga 2023 mengungkapkan bahwa 80 persen responden menyatakan akan ikut berpatisipasi dalam Pemilu 2024.

Namun, di antara ramainya kontestasi pemilu ini, terdapat ragam istilah politik yang masih memerlukan penajaman literasi kususnya bagi anak muda. Laporan Kawula17 menyebutkan jika banyak remaja berusia 17 tahun yang akan menjalani pemilihan pertamanya justru tidak memahami istilah seputar politik seperti kata oposisi, progresif, hingga konservatif. 

Baca juga: Ikut Pemilu Bisa Dapat Diskon Lewat Program Klingking Fun

Saat remaja mengalami kendala literasi terkait istilah politik, kalangan milenial dan gen Z mendapat kesulitan dalam menentukan pilihan. Researcher Fellow Kawula17 Oktafia Kusuma mengatakan, tingginya angka kesediaan untuk berpartisipasi dalam pemilu ini boleh dianggap sebagai angin segar karena menandakan tingginya ketertarikan anak muda dalam dunia politik.

Namun apabila menilik survei Kawula17 dalam setahun terakhir, rata-rata milenial dan gen Z masih kesulitan menentukan pilihan politik termasuk dalam menentukan pilihan partai. “Ketika ditanya apakah sudah punya pilihan atau belum, orang muda di bawah usia 35 tahun selalu menjadi kelompok usia yang paling banyak belum punya pilihan,” kata Oktafia.

Gempuran informasi yang deras diiringi dengan semarak kampanye, belum cukup sempurna meningkatkan literasi politik anak muda. Kebanyakan kalangan muda cenderung bingung dan membutuhkan satuan platform untuk mengakses segala informasi terkait pemilu ini.

Berangkat dari masalah tersebut, Kawula17 mengadopsi aplikasi Voting Advice Application (VAA) yang banyak digunakan di negara-negara yang menyelenggarakan pemilu seperti Amerika Serikat.

Co-founder Kawula17 Dian Irawati mengatakan, aplikasi VAA ini akan membantu memberi pemahaman tentang posisi suatu partai tentang berbagai isu, termasuk sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan. Lewat gamifikasi berupa kuis, kalangan muda diharapkan bisa menentukan pilihan akan partai yang paling sesuai dengan preferensinya masing-masing.

Aplikasi kuis ini akan memberi serangkaian pertanyaan untuk kemudian dijawab oleh pengguna. Kemudian pada akhir kuis akan muncul saran mengenai partai yang gagasannya sejalan dengan pemilih dalam bentuk persentase. Jawaban pengguna akan dicocokkan dengan isu-isu yang dianggap penting dan banyak direpresentasikan oleh partai tertentu.
 

Voting Advice Application (VAA) Kawula17 (Sumber gambar: Kawula17)

Voting Advice Application (VAA) Kawula17 (Sumber gambar: Kawula17)


Selain VAA Partai Politik, Kawula17 juga meluncurkan VAA Ca(wa)pres untuk mencocokkan preferensi visi misi pengguna sebagai pemilih dengan gagasan calon presiden dan wakil presiden. Kawula17 mengeklaim, aplikasi VAA Ca(wa)pres ini telah memberikan 463.298 rekomendasi hanya dalam hitungan 72 jam.

Kuis VAA Ca(wa)pres ini berisi 15 pertanyaan yang disarikan dari visi dan misi tiap-tiap calon presiden dan wakil presiden. Untuk menjawab seluruh pertanyaan tersebut, pemilih memerlukan waktu sekitar 6 menit dengan hasil rekomendasi yang paling sesuai serta lengkap dengan program-program yang sejalan dengan gagasan calon presiden dan wakil presiden.

“Kuis itu dibuat bukan untuk mendapatkan rekap hasil, melainkan memberi kesempatan pada pemilih untuk mempelajari visi dan misi kandidat, membandingkan visi-misi tersebut, kemudian melihat kembali ke diri sendiri, menyelaraskan visi-misi yang paling dekat dengan dirinya,” kata Dian. 

Baca juga: 5 Ide Seru Rayakan Valentine Bersama Pasangan, Cafe Hopping dengan Promo Pemilu

Mekanisme aplikasi ini dibuat untuk membuat penggunanya jeli menemukan perbedaan melalui perbandingan ide dan gagasan yang diperjuangkan, termasuk juga pengalaman kandidat pada jabatan-jabatan sebelumnya.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Sinopsis & Daftar Pemain Film Ali Topan Anak Jalanan 1977

BERIKUTNYA

Film Ali Topan Tayang 14 Februari 2024, Angkat Kisah Romansa Pasangan Rebel yang Unik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: