Ilustrasi anak sedang membaca buku. (Sumber gambar: streetwindy/Unsplash)

Buku Anak Jadi Bacaan yang Paling Diburu di Big Bad Wolf Books

29 November 2023   |   06:30 WIB
Image
Luke Andaresta Reporter Hypeabis.id| Menulis seputar arsitektur, desain interior, buku, musik, dan film.

Para pencinta buku tentu tak asing dengan Big Bad Wolf Books. Bazar buku internasional itu selalu menjadi surga bagi mereka yang haus akan buku-buku internasional berbahasa Inggris, dengan harga yang murah. Tak ayal, jika kehadiran acara ini selalu disambut antusias pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak.

Rupanya, minat kalangan orang tua untuk membelikan buku anak bagi buah hati mereka cukup besar di Indonesia, khususnya bacaan berbahasa Inggris. Hal itu setidaknya tercermin dalam tren penjualan buku di gelaran Big Bad Wolf Books selama beberapa tahun terakhir. 

Baca juga: Big Bad Wolf Books Perdana Digelar di Pusat Perbelanjaan, Bakal Hadirkan 2 Juta Buku

Presiden Direktur Big Bad Wolf Indonesia Uli Silalahi menyampaikan pangsa pasar terbesar dari Big Bad Wolf Books (BBW) di Indonesia masih didominasi oleh buku anak, dengan persentase mencapai 70%. Hal itulah yang membuat pihaknya tetap konsisten untuk menyediakan porsi yang cukup banyak untuk menghadirkan buku anak di setiap bazar. 

Untuk diketahui, tahun ini, BBW akan menghadirkan sekitar 2 juta buku dari berbagai negara dengan komposisi sebanyak 50% merupakan buku anak-anak, serta 50% lainnya adalah buku bacaan umum. Sementara dari segi penerbit, sebanyak 80% buku yang dihadirkan berasal dari penerbit internasional, dan sisanya datang dari penerbit lokal.

"Dulu pernah kami menyediakan sampai 70% buku anak, tapi terus diprotes dan dianggap seperti pameran buku anak. Jadi akhirnya kami hadirkan sebanyak 50%," katanya saat ditemui Hypeabis.id di Mall Alam Sutera, Tangerang Selatan. 
 

Ilustrasi anak sedang membaca buku. (Sumber gambar: streetwindy/Unsplash)

Ilustrasi anak sedang membaca buku. (Sumber gambar: Josh Applegate/Unsplash)

Uli menuturkan sebagian besar pengunjung BBW didominasi oleh para orang tua yang memang mencari buku-buku bacaan untuk anak mereka. Menurutnya, saat ini banyak orang tua yang sudah menaruh perhatian besar terhadap kemampuan anak mereka untuk berbahasa Inggris. Salah satunya dilatih dengan membaca buku-buku internasional.

"Tren ini berlangsung semenjak ada Big Bad Wolf Books. Jadi orang tua itu concern bahwa anak mereka harus bisa bahasa Inggris karena globalisasi. Karena memang dunianya sudah begini, sehingga kedatangan BBW ini ditunggu mereka," imbuhnya.

Big Bad Wolf Books sendiri akan kembali hadir untuk para pencinta buku di Tangerang, Jakarta, dan sekitarnya. Bazar buku internasional itu siap dihelat pada 1 Desember 2023 hingga 7 Januari 2024 di Mall Alam Sutera, Tangerang Selatan. Setiap harinya, Big Bad Wolf Books akan dibuka pada pukul 10.00 WIB sampai 20.00 WIB.

Big Bad Wolf Books (BBW) adalah bazar buku terbesar di dunia yang memiliki misi untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, meningkatkan literasi bahasa Inggris di seluruh dunia, dan membangun generasi pembaca baru. Semua itu diupayakan dengan menghadirkan buku lebih terjangkau dan mudah diakses oleh semua orang.

BBW selalu diburu oleh pengunjung lantaran menghadirkan buku-buku internasional dengan diskon hingga 90%. Tahun ini akan menjadi gelaran pertama BBW yang berlangsung di dalam mal seluas 7.000 meter persegi. 
 

Sebelumnya, bazar buku itu lebih sering berlangsung di ruang eksibisi yang luas salah satunya Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City Tangerang. Hal ini dilakukan agar BBW lebih mudah dijangkau, dan pengunjung bisa menjelajahi jutaan buku bersama teman dan keluarga dalam suasana yang nyaman dan santai di mal.

Tahun ini, BBW mengusung tema Bookish Wonderland dengan kampanye #BacaItuKeren, dengan tujuan memperkenalkan pengalaman berbelanja buku yang lebih santai dan nyaman di pusat perbelanjaan modern. Konsep baru ini bertujuan untuk mengubah kegiatan membaca buku menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup yang keren.

BBW Bookish Wonderland mengajak warga kota untuk memadukan buku sebagai sumber inspirasi, informasi, dan imajinasi dalam gaya hidup keren bersama yang tak terpisahkan. "Tujuan kami untuk membawa buku lebih dekat. Kami membayangkan nantinya BBW akan digelar serentak di beberapa mal, jadi orang dari mana-mana bisa datang," kata Uli.

Selain tempat yang baru dan jumlah buku yang makin variatif, Uli menyampaikan hal lain yang menjadi pembeda gelaran BBW tahun ini dibandingkan sebelumnya ialah adanya beberapa aktivitas seru untuk anak-anak. Termasuk, mendatangkan beberapa komunitas literasi. "Target pengunjung BBW tahun ini sekitar 250.000 orang," kata Uli.

Untuk semakin memudahkan pengunjung dalam memilih buku, nantinya pihak penyelenggara BBW juga akan menyediakan beberapa informasi kategorisasi bacaan sebagai bahan rujukan. Dengan begitu, pengunjung bisa mencocokkan informasi tersebut dengan kebutuhan buku yang sedang dicari.

Menurut Uli, meski saat ini ada kecenderungan masyarakat lebih gemar berbelanja online, ajang seperti BBW tetap penting untuk digelar sebagai destinasi orang-orang untuk membeli buku bacaan. Dia menilai ada sensasi tersendiri ketika membeli buku secara langsung. Orang bisa memegang, membaca terlebih dahulu, sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli.

"Jadi meskipun ada toko online, saya rasa kelebihan BBW itu ada pada jumlah bukunya yang berlimpah dan diskonnya yang besar-besaran sehingga terjangkau. Kalau judul bukunya banyak, kemungkinan orang justru akan datang beberapa kali," katanya. 

Baca juga: Tren Pengunjung Menurun, Begini Cara Big Bad Wolf Books Jaring Audiens Indonesia

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Lexus Feast Sajikan Pengalaman Hidangan Mewah Berkonsep Sustainable Futuristik

BERIKUTNYA

Daftar Pemenang Hari Pertama MAMA Award 2023, BTS Raih Daesang

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: