Heatstroke (Sumber Foto: Freepik)

Jakarta Makin Panas, Waspadai Kondisi Heatstroke dengan Mengenal Gejala Sampai Penanganannya

11 October 2023   |   11:30 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Belakangan ini Jakarta sedang dilanda cuaca panas yang ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memberi peringatan bahwa sejumlah lokasi di Indonesia akan masuk kategori daerah dengan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah, termasuk wilayah Jakarta.

Cuaca panas tersebut merupakan efek dari fenomena El Nino, yakni pemanasan suhu muka laut di atas kondisi normalnya. El Nino terjadi di Samudera Pasifik bagian tengah, fenomena ini membuat musim kemarau di Indonesia lebih panas dan kering berkepanjangan...

Baca juga: Cuaca Panas Ekstrem Masih Mengintai pada Oktober 2023, Simak Penjelasan BMKG

Situasi tersebut menyebabkan banyak orang berpotensi terkena heatstroke. Megutip dari CDC (Center for Disease Control and Prevention), heatstroke adalah kondisi ketika seseorang terkena paparan suhu panas dari lingkungan sekitar di luar batas toleransi tubuhnya.

Tubuh akan mengalami peningkatan suhu secara drastis dan tidak terkontrol, tidak bisa mengalami mekanisme berkeringat, dan tidak mampu melakukan pendinginan. Saat mengalami heatstroke, suhu tubuh bisa naik hingga 106°F atau lebih tinggi dalam kurun waktu sangat cepat, yakni 10 hingga 15 menit.

Apabila tak segera ditangani kondisi ini bisa berbahaya, bahkan sampai mengancam jiwa. Nah genhype, yuk kenali gejala, penyebab, dan cara menangani heatstroke.
 

Gejala Heatstroke

Heatstroke perlu penanganan cepat supaya orang yang mengalaminya tidak hilang kesadaran atau koma. Oleh karenanya, penting sekali untuk mengetahui tanda-tanda heatstroke. Sejumlah gejalanya yang bisa dikenali adalah peningatan suhu tubuh hingga 106°F atau lebih, sakit kepala, kulit memerah dan mengering.

Selain itu, tubuh juga tidak berkeringat saat suhunya sedang tinggi. Pengidapnya juga bisa mual dan muntah, lemah otot dan kram, jantung berdebar kencang, kejang, dan pingsan. Tak menutup kemungkinan juga akan terjadi perubahan pada perilaku, seperti bingung, linglung, gelisah, dan cepat marah.
 

Penyebab Heatstroke

Pada umumnya, tubuh seseorang bisa mempertahankan suhunya pada angka normalnya sekitar 37°C, melalui proses pengaturan suhu tubuh oleh hipotalamus. Apabila secara mendadak suhu tubuh meningkat, maka aliran darah di kulit juga akan meningkat dan memicu keringat panas.

Pada kondisi ini, garam dan air dalam tubuh bisa hilang melalui keringat sehingga menimbulkan dehidrasi dan penipisan garam. Hal tersebut memicu kelelahan akibat panas dan kram yang berhubungan dengan heatstroke.

Jila situasi ini berlanjut, maka aliran darah akan menurun sehingga menyebabkan kegagalan sejumlah organ. Dengan begitu, heatstroke merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kegagalan organ-organ tubuhnya akibat terpapar dengan cuaca panas ekstrem.


Cara Menangani Heatstroke

Pertolongan pertama heatstroke harus segera diberikan karena kondisi ini dapat menyebabkan seseoramh mengalami koma, bahkan komplikasi serius seperti gagal ginjal, kerusakan saraf, dan pembengkakan otak. Berikut adalah pertolongan pertama untuk orang yang mengalami heatstroke:

Pertama, pindahkan ke tempat yang teduh dan tidak terpapar langsung sinar matahari. Misalnya di halaman rumah, dalam ruangan, minimal di bawah pohon. Hal ini dilakukan untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung yang bisa meningkatkan suhu tubuh.

Selanjutnya berikan kompres dingin atau ice bath jika memungkinkan ke seluruh tubuhnya apabila suhu tubuh tak kunjung turun setelah dipindahkan ke tempat dingin. Kompres menggunakan handuk yang telah direndam air dingin. Tempelkan di bagian leher, ketiak, dan selangkangan karena aea tubuh ini memiliki banyak pembuluh darah sehingga dapat membantu menurunkan suhu tubuh.

Namun, apabila heatstroke terjadi pada lansia, anak-anak, pengidap penyakit kronis, atau orang yang melakukan olahraga berat, hindari memberikan kompres es.

Setelah dikompres, berikan air putih yang banyak supaya tidak terjadi dehidrasi akut. Lantaran saat mengalami heatstroke, tubuh akan memproduksi panas berlebih sehinhga menyebabkan banyak cairan tubuh hilang. Namun, jangan berikan minuman yang terlalu dingin dan mengandung kafein atau alkohol, karena justru memberikan efek negatif bagi tubuh.

Baca juga: Suhu Bumi Makin Tinggi, Ini Kiat Mengantisipasi & Menghadapi Cuaca Panas

Editor: Dika Irawan 

SEBELUMNYA

Sinopsis Film Dr. Cheon and Lost Talisman, Jisoo BLACKPINK jadi Peri Korea

BERIKUTNYA

Resep Puding Lapis Surabaya Ala Chef Devina Hermawan, Mudah Dibuat di Rumah

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: