Menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan ( Sumber gambar: Anastasiia Chepinska/Unsplash)

6 Cara Sederhana Mencegah Masalah Pernapasan Akibat Polusi Udara

27 September 2023   |   07:38 WIB
Image
Yulita Theresia Maghi Mahasiswi Jurnalistik Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere.

Polusi udara merupakan masalah kesehatan yang marak terjadi akhir-akhir ini. Hal ini disebabkan oleh berbagai kegiatan, seperti aktivitas pabrik, asap kendaraan bermotor, pembakaran sampah dan hutan, dan aktivitas kompor bakar.

Sebagian orang mungkin tidak menyadari dampak negatif dari polusi udara terhadap kesehatan, yang rentan terjadi pada usia anak 0-17 tahun dan orang tua yang berusia lebih dari 55 tahun.

Baca juga: Begini Cara Polusi Udara Sebabkan Gangguan Jantung

Beberapa dampak negatif polusi udara pada kesehatan misalnya, menyebabkan gangguan pada pernapasan,  masalah kesehatan seperti pilek, sesak napas, batuk-batuk hingga berujung pada kematian. 

Dilansir dari situs IQAir atau Indeks kualitas udara menyebutkan pada 2023 terdapat 10.000 kasus kematian yang disebabkan oleh polusi udara di wilayah Jakarta. Hal ini tentu saja akan terus bertambah jika tidak dilakukan penangan secara tepat.

Anas Ma’ruf selaku Direktur Penyehatan Lingkungan Kementrian Kesehatan Republik indonesia, dalam acara diskusi media yang diselenggarakan oleh Nafas dan Halodoc belum lama ini mengatakan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah meluncurkan protokol kesehatan untuk mencegah dampak polusi udara.


1. Cek Kualitas Udara

Di era yang semakin canggih tentu saja membantu masyarakat untuk mengetahui segala informasi dengan cepat dan mudah. Misalnya informasi terkait  kesehatan. Saat polusi udara meningkat kalian dapat melakukan pencarian di berbagai situs misalnya terkait kualitas udara di situs IQAir dan situs Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.


2. Kurangi Aktivitas Luar Ruangang

Bagi Genhype yang tidak memiliki aktivitas mendadak di luar ruangan, sebaiknya gunakan waktu dengan bersantai di rumah. Hal ini dilakukan agar, tidak terpapar polusi udara yang kian memburuk. "Sebaiknya kalau tidak ada kepentingan mendadak, kita dirumahkan saja, ini agar kita terhindar dari bahaya polusi udara," kata Anas.
 

3. Gunakan Penjernih Ruangan

Menjaga kesehatan dengan baik di saat tingkat polusi udara yang semakin tinggi merupakan suatu hal penting.  Salah satunya dengan memastikan bahwa ruangan yang kalian tempati bersih dari partikel-partikel berbahaya yang dapat mengganggu pernapasan. Oleh sebab itu, Kementerian Kesehatan menyarankan masyarakat menggunakan alat penjernih ruangan atau air purifier yang membantu menetralkan udara dari luar ruangan.
 

4. Kenakan Masker

Saat beraktifitas di luar ruangan sebaiknya selalu menggunakan masker. Masker berfungsi untuk menahan radikal bebas yang berterbangan di udara agar tidak terhirup. Beberapa partikel bebas yang berbahaya bagi tubuh, misalnya nikel, berilium, boron, arsen, selenium, merkuri. Beberapa partikel tersebut dapat juga kalian temukan pada asap kendaraan bermotor, asap rokok, hingga aktivitas pabrik.
 

5. Konsultasi kepada Dokter

Langkah awal guna mengatasi masalah yang disebabkan oleh polusi udara adalah dengan konsultasi secara berkala kepada dokter. Tujuan dilakukannya konsultasi juga berfungsi sebagai pencegahan, pemantauan, rekomendasi, hingga pengobatan.
 

6. Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

Selain berfungsi bagi diri sendiri, menerapkan pola hidup sehat juga dapat membantu kalian menjaga kesehatan lingkungan di sekitarmu terutama di lingkungan rumah. Kalian dapat melakukan berbagai pola hidup sehat, misalnya mengkonsumsi makanan bergizi dan tinggi serat. Jangan lupa olahraga secara berkala dengan aturan waktu yang dianjurkan oleh dokter atau tenaga kesehatan lainnya.

Baca juga: Polusi Udara Kian Berbahaya, PBB Gaungkan Together for Clean Air

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Sejarah, Tema & Cara Memakai Twibbon HUT ke-78 KAI

BERIKUTNYA

Peneliti Jepang Ungkap Manfaat Air Hidrogen Bagi Kesehatan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: