Nomophobia (Sumber Foto: Freepik)

Tanda-tanda Nomophobia, Ketakutan Berlebih saat Jauh dari Ponsel

13 September 2023   |   23:23 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Sebagian orang di dunia ini merasakan ketakutan dan kecemasan yang luar biasa saat jauh dari ponselnya. Kondisi ini disebut nomophobia atau no mobile phone phobia. Orang yang mengalami nomophobia akan gelisah kalau tidak bisa mengecek ponselnya setiap waktu. Apabila dibiarkan nomophobia bisa mengganggu kesehatan mental.

Mengutip dari Healthline, pada dasarnya penyebab nomophobia belum diketahui secara pasti. Namun, kebiasaan ini bisa jadi dipicu oleh tuntutan pekerjaan, FOMO atau khawatir ketinggalan tren di media sosial, rasa kesepian dan takut kehilangan teman jika jarang berhubungan lewat ponsel, atau pengalaman trauma pernah kehilangan ponsel yang suatu saat bisa terjadi lagi.

Baca juga:  Penyebab Kecanduan Judi Online dari Sisi Psikologis, Trauma hingga Gangguan Perkembangan

Mengutip dari verywellmindGenhype, yuk simak gejala nomophobia yang membuat seseorang ketakutan saat jauh dari ponselnya. 
 

1. Terus Memeriksa Ponselnya

Para pengidap nomophobia benar-benar tidak bisa lepas dari ponselnya. Kemanapun dia pergi, baik ke tempat umum seperti pusat perbelanjaan atau ke tempat yang lebih privat seperti toilet, ponsel harus selalu dibawa. Mereka akan memeriksanya terus-menerus, bahkan beberapa kali dalam satu jam untuk memastikan apakah perangkat ini masih berfungsi sehingga mereka tidak melewatkan notifikasi apapun.

Pada tahap yang lebih parah para pengidap nomophobia tidak ragu untuk melanggar aturan demi bisa menggunakan ponselnya. Jangan heran kalau mereka sering ditegur saat bermain ponsel di pesawat atau pom bensin. Di sisi lain ada juga yang menutup diri dari lingkungan sosialnya supaya bisa menghabiskan lebih banyak waktu bermain ponsel sendiri.
 

2. Panik Berlebihan

Sama seperti gejala phobia pada umumnya, nomofobia juga bisa memicu sejumlah gejala psikis seperti gelisah, khawatir, takut, sampai panik yang berlebihan. Kondisi ini bisa terjadi saat baterai ponsel hampir sekarat, ponselnya hilang, jauh dari ponsel, atau tidak bisa menggunakannya untuk sementara waktu karena berbagai alasan.


3. Dada Sesak dan Jantung Berdebar

Nomophobia juga bisa menyebabkan gejala fisik seperti dada terasa sesak, jantung berdebar, tubuh gemetaran dan berkeringat banyak, pusing dan muncul sensasi ingin pingsan dan di malam hari susah tidur atau insomnia. Selain itu, gejala lainnya juga dipicu oleh kebiasaan menatap layar ponsel terlalu lama. Mulai dari sakit leher, nyeri di pergelangan tangan, bahkan kualitas penglihatan jadi menuruti.
 

Cara Mengatasi Nomophobia

Untuk mengatasi nomophobia, kamu bisa memulainya dengan menerapkan kebiasaan yang dimulai dari diri sendiri. Intinya adalah untuk mengurangi penggunaan ponsel setiap harinya. Cobalah untuk mematikan ponsel di malam hari, setidaknya satu jam sebelum tidur supaya lebih nyenyak.

Guna mengantisipasi agar di malam hari kita tidak terbangun dan mencari-cari ponsel, kamu bisa meletakkan di tempat yang jauh dan di luar jangkauan tangan misalnya di luar kamar tidur. Selanjutnya alihkan perhatianmu dan keinginan untuk mengecek ponsel, misalnya dengan melakukan hobi seperti membaca, nonton film, menggambar, olahraga dan lainnya. Kemudian saat pergi keluar, apabila jaraknya dekat usahakan tidak perlu membawa ponsel.

Perbanyaklah Interaksi langsung dengan orang-orang di sekitarmu misalnya keluarga, teman, pasangan, atau rekan kerja di kantor. Namun, apabila gejala yang kamu alami sudah berlangsung selama lebih dari 6 bulan, bahkan sampai menghambat aktivitas sehari-hari segeralah berkonsultasi dengan psikolog.

Baca jugaApa itu Cherophobia? Ketika Rasa Bahagia Justru Menakutkan

Editor: Puput Ady Sukarno

SEBELUMNYA

8 Selebritas dengan Kostum Terbaik di MTV VMAs 2023, Shakira hingga Taylor Swift

BERIKUTNYA

Project Dead, Gim Horor Hasil Kolaborasi Agate & PQube yang Bikin Merinding

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: