Chief Strategy Officer Agate Cipto Adiguno (tengah) saat mengumumkan Project Dead. (Sumber gambar : Desyinta Nuraini/Hypeabis.id)

Project Dead, Gim Horor Hasil Kolaborasi Agate & PQube yang Bikin Merinding

13 September 2023   |   20:30 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Developer game asal Indonesia, Agate International tengah mengembangkan proyek baru bareng publisher ternama, PQube. Melalui kemitraan strategis tersebut, keduanya menciptakan intellectual property (IP) baru dengan nama kode Project Dead

IP baru dalam industri game global ini nantinya akan dihadirkan untuk memberikan pengalaman bermain video gim modern. Proyek ini mengikuti proyek IP kolaborasi Agate dan PQube yang terkenal dengan kesuksesannya secara global, Valthirian Arc yang telah bertahan lebih dari satu dekade di industri gaming.

Baca juga: Game Stray Segera Diadaptasi Menjadi Film, Nick Bruno Ditunjuk Sebagai Sutradara

Dari preview melalui video singkat yang ditampilkan dan disaksikan Hypeabis.id, gim ini cukup menarik karena mengangkat tema horor. Suasana ketika menegangkan lantaran gim ini mengajak pemainnya berada di sebuah rumah sakit. 

Diiringi latar nyanyian yang membuat bulu kuduk berdiri, tampaknya pemain akan menjalani sejumlah misi. Waspada tiba-tiba ada penampakan seperti kuntilanak yang pastinya bikin jantung berdegup kencang. Gim ini terbilang imersif. Pasalnya, grafis yang dihadirkan tampak begitu nyata. Adapun Project Dead merupakan gim tipe konsol. 

Chief Strategy Officer Agate Cipto Adiguno, mengatakan alasan mengapa horor yang dipilih karena PQube penggemar yang menantikan gim dengan genre tersebut. “Ini saatnya kita muncul untuk mengambil audiens tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (13/9/2023). 

Sayangnya, Cipto masih enggan mengungkap lebih detail mengenai Project Dead ini, termasuk tanggal perilisannya. Namun, dia tidak menutup kemungkinan gim konsol ini bisa saja menjadi menjadi gim mobile seiring perkembangan teknologi.

Sebelumnya, Agate dan PQube menciptkan Valthirian Arc series yang telah terjual lebih dari US$1 juta di pasar global. Cipto menyebut Agate terus berkomitmen untuk menciptakan sebuah gim yang tidak hanya memenuhi, tetapi juga melebihi ekspektasi para gamer di seluruh dunia. 

“Kami harap para gamer bersemangat sama halnya dengan kami dan dapat bersabar untuk menunggu lahirnya Project Dead. Kami sangat excited untuk segera memulai perjalanan proyek ini bersama dengan PQube,” tuturnya. 

Muhammad Neil El Himam, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyebut kolaborasi antara Agate dan PQube dalam pengembangan Project Dead merupakan langkah yang penting dalam mendorong inovasi di industri gim. Keberhasilan sebelumnya, seperti Valthirian Arc menjadi bukti dari potensi besar yang dimiliki oleh industri gim Indonesia. 

“Dengan kemitraan ini, diharapkan akan semakin banyak gim unggulan yang lahir dari negeri ini dan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam industri gim secara global,” harapnya.

Head of Publishing of PQube Geraint Evans mengatakan pihaknya ingin menciptakan IP baru yang menarik, mendiversifikasi portofolio, dan membangun merek untuk masa depan. Hal ini hanya mungkin tercapai melalui kerja sama dengan mitra terbaik. 

PQube katana terus terkesan oleh kemampuan Agate baik dalam pengembangan gim dengan pendekatan yang inovatif. “Kami yakin bahwa kolaborasi berkelanjutan ini akan menghasilkan pengalaman baru yang akan memikat dan mengejutkan pemain di seluruh dunia,” sebutnya.

Sementara itu, Adam Ardisasmita, Vice President, Asosiasi Game Indonesia (AGI) berpendapat kerja sama antara Agate dan PQube untuk menghadirkan Project Dead menjadi bukti dedikasi mereka untuk mendorong batas-batas kreativitas dan teknologi.

Baca juga: Daftar Video Game Rilis September 2023, Bertabur Judul-judul Triple A

Kolaborasi ini tidak hanya menunjukkan pengaruh Indonesia yang semakin besar di dunia game, tetapi juga menunjukkan potensi kemitraan internasional dalam meningkatkan industri ini. 

“Agate juga memperlihatkan bahwa dengan adanya kolaborasi baru ini dapat meningkatkan kepercayaan perusahaan luar negeri untuk terus menjalin kerja sama dengan para game developer Indonesia,” ulasnya.

SEBELUMNYA

Tanda-tanda Nomophobia, Ketakutan Berlebih saat Jauh dari Ponsel

BERIKUTNYA

Taylor Swift Tampil Elegan dalam Balutan Gaun Hitam Versace di MTV VMA 2023

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: