Ilustrasi anak remaja menggunakan smartphone. (Sumber foto: Pexels/Katerina Holmes)

5 Kiat Menjaga Anak dari Kejahatan Siber

21 August 2023   |   20:06 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

2. Edukasi Diri Sendiri dan Anak-anak

Orang tua perlu meluangkan waktu untuk membaca tentang tren, game, dan saluran yang muncul untuk memahami bagaimana pengaruhnya terhadap aktivitas online anak. Diskusikan teknologi dan potensi bahayanya dengan mereka. 

Tidak ada salahnya bermain dan meminta mereka membantu membuat akun media sosial. Dengan menunjukkan bahwa kamu mempercayai mereka sebagai guru, rasa saling percaya itu semakin terbangun. Edukasi pada anak tentang hal-hal yang didengar atau lihat terkait ancaman siber atau pelanggaran keamanan.
 

3. Terbuka dan Beri Kenyamanan

Orang tua harus peka jika ada sesuatu yang membuat mereka merasa tidak nyaman, terancam, atau tidak bahagia. Atasi cyberbullying dengan perundungan di kehidupan nyata. Dorong mereka untuk terbuka dan berbicara jika mereka pernah menerima pesan yang mengancam atau tidak pantas.
 

4. Tetapkan Batasan

Tetapkan aturan dasar yang jelas dan sesuai usia tentang apa yang dapat diterima dan apa yang tidak boleh mereka lakukan secara online. Jelaskan mengapa peraturan ini diberlakukan dan jelaskan konsekuensinya. 

Sebagai contoh, berbagi foto secara online yang tetap ada di internet selamanya dan mungkin berdampak saat mereka dewasa dan bekerja dalam karier yang penting. Pastikan orang tua meninjau ini demi tumbuh kembang anak.
 

5. Gunakan Kontrol Orang Tua

Orang tua tidak pernah dapat mengarahkan anak-anak sepanjang hari untuk memantau aktivitas mereka secara online. Langkah cerdas adalah menggunakan perangkat lunak kontrol orang tua yang andal untuk menetapkan kerangka kerja tentang apa yang dapat diterima, berapa lama (dan kapan) mereka dapat menghabiskan waktu online, konten apa yang harus diblokir, atau jenis aktivitas apa yang harus diblokir (ruang obrolan, forum , dan seterusnya). 

Filter kontrol orang tua dapat dikonfigurasi untuk profil komputer yang berbeda. Gunakan pengaturan yang disediakan oleh ISP, produsen perangkat, dan penyedia jaringan ponsel Anda. Misalnya, sebagian besar ponsel memungkinkan untuk mencegah pembelian dalam aplikasi, sehingga orang tua dapat menghindari tagihan yang besar saat anak-anak bermain game seluler.

Baca juga: 3 Cara Mengatasi Anak Jadi Korban Bullying, Kalau Mereka Cerita Tolong Dengarkan Parents

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda
1
2


SEBELUMNYA

Spesifikasi Huawei MatePad 11.5, Tablet Canggih untuk Dukung Produktivitas Kerja

BERIKUTNYA

Menilik Strategi Bisnis Sektor Pariwisata Tangkap Cuan dari Konser

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: