Ilustrasi anak sedang membaca buku (Sumber gambar: Freepik)

Anak-anak Lebih Disarankan Membaca Buku Fisik Dibanding E-Book, Begini Alasannya

14 August 2023   |   18:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Untuk mengenalkan budaya membaca sejak dini, orang tua sebaiknya sudah mengenalkan buku kepada anak-anak saat usianya masih belia. Namun, buku yang dimaksud adalah buku fisik, bukan buku digital atau e-book. Sebab, keduanya adalah hal yang berbeda.

Di kota-kota besar, aktivitas membaca e-book untuk anak-anak memang bukan hal baru. adanya buku elektronik membuat orang tua tidak perlu bolak-balik ke toko buku untuk menyediakan bacaan bagi anak. Tinggal buka gadget, satu buah bacaan untuk anak bisa langsung tersedia.

Namun, kebiasaan membaca buku digital bagi anak sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. Orang tua sebaiknya lebih memperkenalkan budaya membaca buku fisik alih-alih buku digital. 

Baca juga: Cara Tepat Mengenalkan Buku pada Anak, Enggak Perlu Dipaksa Baca

Menurut Rose Mini, Psikolog Anak dan Keluarga dari Universitas Indonesia, buku fisik membawa manfaat yang lebih banyak kepada anak dibanding buku digital. Terlebih, jika usia anak masih di bawah lima tahun.

“Saat anak membaca buku secara fisik, mereka akan membuka halaman satu demi satu. Nah, secara tidak langsung ini akan melatih motorik halusnya. Hal seperti ini tidak bisa didapat dari e-book,” ungkap Rose kepada Hypeabis.id.

Saat anak memegang buku, mereka akan merasakan bagaimana tekstur dari buku tersebut. Mereka juga akan bisa membedakan bagian judul buku yang terkadang dibikin lebih menonjol dibanding bagian lain. Hal-hal seperti ini bisa merangsang kecerdasan anak.

Tak hanya itu, beberapa buku fisik anak juga menyediakan bacaan dengan versi pop-up. Tipe bacaan ini akan makin membangkitkan kreativitas anak karena setiap halamannya ada semacam ilustrasi tiga dimensi yang muncul.

Selain akan lebih menarik bagi anak, buku bertipe ini juga bakal memudahkan anak untuk belajar tentang isi buku tersebut. Sebab, apa yang sedang dibaca terilustrasikan dengan baik melalui pop-up yang dihadirkan.

“Kegiatan membaca harus dibuat menyenangkan. Sebab, saat ini ada banyak jenis hiburan lain, seperti televisi atau gadget, yang mana akan terasa lebih seru bagi anak,” imbuhnya.


Menciptakan Kesenangan dari Membaca

 Ilustrasi anak sedang membaca buku (Sumber gambar: Freepik)

Ilustrasi anak sedang membaca buku (Sumber gambar: Freepik)

Rose mengatakan bahwa orang tua mesti jeli dalam memilih bacaan anak. Pastikan apa yang mereka baca sesuai dengan umurnya. Selain itu, orang tua juga bisa membantu anak untuk menemukan kesenangan dalam membaca.

Misalnya, orang tua bisa melakukan aktivitas membaca bersama anak. Buatlah anak senyaman mungkin ketika membaca. Bila perlu, setiap kata yang dibaca memakai intonasi tertentu sesuai jalan cerita. Orang tua juga bisa melakukannya sambil menunjukkan ekspresi atau gerakan. Dengan demikian, aktivitas membaca jadi tidak terasa membosankan.

Orang tua juga bisa melakukan umpan balik kepada anak. Misalnya, saat selesai membaca buku tentang kucing, anak bisa ditanya mengenai aktivitas yang menjadi ciri kucing atau seperti apa sih suara kucing. 

“Jadi, ada improvisasi dan interaksi yang menarik sehingga akan memancing anak terus membuka halaman selanjutnya,” ujarnya.

Rose menyebut orang tua juga mesti sabar saat membaca dengan anak. Jika konsentrasi sudah menurun, tak ada salahnya untuk berhenti sejenak, beristirahat, atau disambung untuk esok hari. Namun, pastikan agar anak selalu menyimak bacaan dengan baik.

Hal ini penting agar setiap cerita yang sudah dibaca bisa terus disambung hingga babak akhir. Dengan demikian, si anak selain bisa terus belajar membaca dan belajar kata-kata baru, mereka juga bisa mempelajari inti cerita dan makna yang terkandung di dalam buku tersebut. 

Baca juga: 6 Rekomendasi Genre Buku Anak untuk Kembangkan Imajinasi

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Kental dengan Nuansa 1960-an, Netflix Rilis Visual Perdana Serial Gadis Kretek

BERIKUTNYA

Resep Kue Lamington Khas Australia, Bolu Lembut Berlapis Cokelat dan Kelapa Parut

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: