Pegawai menunjukan mobil listrik Wuling Air EV di ruang pamer Arista Depok, Jawa Barat, Minggu (18/6/2023). (Sumber foto: JIBI/Bisnis/Himawan L Nugraha)

Jangan Beli Mobil Listrik, Kalau Belum Tahu 5 Hal Ini

26 July 2023   |   21:00 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Tren penggunaan kendaraan listrik terus meningkat, seiring adanya insentif pemerintah dan kehadiran infrastruktur penunjang. Selain itu, banyak masyarakat yang mulai sadar pentingnya mengurangi emisi gas rumah kaca untuk meminimalisir bencana iklim. 

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat pada periode Januari-Maret 2023, penjualan mobil istrik berbasis baterai (BEV) di pasar domestik mencapai 1.800 unit. Sementara itu, Associate Vice President of Category Development Tokopedia, Fransiscus Leo Chandra menyebut Jakarta dan Bandung menjadi beberapa daerah dengan kenaikan tertinggi transaksi mobil listrik di Tokopedia, dengan peningkatan rata-rata hampir 5,5 kali lipat selama kuartal II 2023, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Baca juga: MG Rilis Mobil Listrik MG4 EV, Cek Harga dan Spesifikasinya

Untuk sektor motor listrik, Palembang, Semarang dan Surabaya yang mengalami peningkatan rata-rata hampir 16 kali lipat selama kuartal II 2023 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pabrikan yang merambah sektor ini pun terus menghadirkan inovasi mulai dari desain hingga fitur-fitur menarik. 

Buat kamu yang tertarik dan ingin mendukung pengurangan emisi bahan bakar fosil, berikut hal-hal penting yang patut diperhatikan sebelum membeli kendaraan listrik.


1. Lihat Jarak Tempuh

Menurut Leo, hal pertama yang wajib diperhatikan sebelum membeli mobil listrik yakni jarak tempuh kendaraan listrik dalam sekali pengisian daya. Selain itu, pastikan juga kebiasaan mengemudi, mulai dari kecepatan, rute perjalanan hingga penggunaan AC, karena hal-hal tersebut berpengaruh ke tenaga serta daya tempuh kendaraan listrik.

Brand and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani menyarankan untuk mempertimbangkan jarak tempuh mobil listrik sejauh 200-300 kilometer. Jarak ini sudah sudah sesuai untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan.


2. Tingkatkan Daya Listrik di Rumah

Untuk isi ulang daya, tingkatkan daya listrik di rumah bila perlu. Agar mengakomodasi pengisian daya motor listrik, daya listrik rumah yang dibutuhkan setidaknya 900 VA. Di sisi lain, daya listrik rumah yang direkomendasikan untuk pemasangan charging point mobil listrik adalah 2.200 VA ke atas.

Masyarakat dengan daya listrik rumah sebesar 1.300 VA dan 900 VA disarankan menaikkan daya atau memasang aliran baru dari PLN khusus untuk pengisian mobil listrik. Hal ini untuk memastikan aliran listrik di rumah tidak terganggu saat mengisi daya mobil listrik.


3. Lihat Letak Stasiun Pengisian Daya

Untuk menghindari mogok, jangan lupa memastikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) atau tempat pengisian daya yang mudah dijangkau dari daerah tempat tinggal. Cari tahu pula lokasi stasiun pengisian daya listrik dekat tempat kerja, pusat perbelanjaan atau tempat lain yang sering dikunjungi.

Selain SPKLU, ada juga Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU). Secara umum, baik SPLU maupun SPKLU sama-sama merupakan stasiun pengisian daya untuk baterai kendaraan listrik. SPLU bisa digunakan untuk banyak kebutuhan mulai dari mengisi daya baterai motor hingga kebutuhan pedagang kaki lima, sedangkan SPKLU dikhususkan untuk pengisian daya baterai kendaraan listrik.


4. Pastikan Ada Garansi

Pastikan mobil atau motor listrik yang dibeli dilengkapi dengan garansi yang memadai dan layanan purna jual yang mudah diakses. Hal ini akan membuat pengguna kendaraan listrik merasa lebih tenang terkait perawatan dan perbaikan di masa mendatang.


5. Lihat Masa Garansi

Baterai adalah salah satu elemen paling penting dalam kendaraan listrik. Perhatikan masa garansinya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga di kemudian hari yang diakibatkan oleh perubahan kapasitas dan kualitas baterai seiring berjalannya waktu.

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Orang Membeli Mobil Listrik

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

10 Gaya Hidup Ramah Lingkungan untuk Cegah Perubahan Iklim, Bisa Dimulai dari Rumah

BERIKUTNYA

Cek Update Dua Fitur Baru WhatsApp Buat Proteksi Privasi Pengguna

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: