Coco Lee (smber gambar Twitter/Hit Channel)

Obituari Coco Lee, Diva Terkenal Asal Hong Kong Pelantun Just Another Way

06 July 2023   |   15:06 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Banyak orang mengasosiasikan Coco Lee dengan rasa kagum sebagai diva dunia. Saat seseorang mendengar namanya, pikiran pertama yang muncul tentu saja adalah musik. Namun, penggemarnya yang lain mungkin akan menabalkanya sebagai penyulih suara terbaik saat memerankan karakter suara Mulan.

Selama tiga dekade di industri hiburan, Coco Lee juga telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan di industri musik. Dia berhasil memikat penonton di seluruh dunia dengan suaranya yang memesona, penampilan yang menawan, dan energi yang kuat serta selalu menular.

Bermula dari Hong Kong hingga mencapai pengakuan global, musik Coco Lee bahkan melampaui batas-batas budaya dunia. Tak ayal hal inilah yang menjadikannya sebagai duta yang merepresentasikan musik China di kancah internasional.

Kiprah Coco Lee

Lahir dengan nama Farran Lee pada 17 Januari 1975, Coco memulai karier musiknya setelah mengikuti kontes menyanyi yang diselenggarakan oleh TVB Hong Kong. Dari sinilah perlahan namanya mulai dikenal oleh publik dengan suaranya yang khas saat dia masih berusia belasan tahun.

Tak hanya itu, album debutnya, Love from Now On dan Promise Me pun dirilis pada 1994 dan makin melambungkan namanya. Sony Music, bahkan meliriknya dan mulai mengontrak sang artis untuk berbagi proyek yang membuat namanya kian moncer. Bahkan, album ketiganya yang dirilis pada 1996 menjadi album terlaris di Asia.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by CoCo Lee (@cocolee)



Dunia tarik suara sepertinya tak bisa menenangkan kreativitas Coco Lee. Pasalnya pada 1998 penyanyi RnB ini mulai melebarkan sayap ke dunia sulih suara dengan memerankan karakter Mulan Disney versi Mandarin. Bahkan dia pun turut mengisi soundtrack film tersebut yang juga sukses di pasaran.

Coco Lee juga berkolaborasi dengan beberapa label musik internasional untuk film ikonik Hollywood seperti Crouching Tiger, Hidden Dragon, dan Runaway Bride. Titik balik besar lainnya tentu saja saat tampil di upacara Oscar 2001 dengan menyanyikan A Love Before Time.

Terlepas dari jadwalnya yang padat, Lee juga tidak ketinggalan aktif di dunia kemanusiaan. Salah satunya dengan menjabat sebagai duta pemuda UNICEF hingga salah satu tokoh perdamaian dunia di China. Bahkan, Lee juga memberikan kontribusi besar-besaran pada Make-a-Wish Foundation hingga duta Youth AIDS.

Melawan Depresi & Berpulang

Di balik sorotan lampu megah panggung, Coco Lee secara pribadi sebenarnya terus bergulat dengan depresi. Perjuangannya dengan kesehatan mental yang dialami selama beberapa tahun terakhir dan membuat psikisnya terganggu karena depresi akut.

Kisah hidup pelantun Before I Fall in Love itu pun berakhir tragis karena diduga mengakhiri hidup dengan bunuh diri pada Rabu, (5/7/23). Kabar kepergiannya pun diwartakan oleh Nancy Lee, saudara perempuannya melalui laman media sosial mereka. 

"Dengan rasa sedih yang mendalam, kami di sini untuk menyampaikan berita yang paling menghancurkan. Coco telah menderita depresi selama beberapa tahun terakhir tapi kondisinya semakin memburuk secara drastis di beberapa bulan terakhir," tulis Nancy.

Baca juga: Simak Cara Taylor Swift & Artis Lain Atasi Calo Tiket Konser yang Meresahkan

Hampir tiga dekade berkarya, Lee setidaknya telah membuat lebih dari 15 album, yang terjual hampir 10 juta kopi hingga saat ini. Dari menjadi orang China-Amerika pertama yang tampil di Academy Awards hingga menjadi artis pertama dari negaranya yang mewakili Chanel, Coco memiliki banyak prestasi luar biasa atas namanya meski kini dia telah tiada.

Editor: M R Purboyo

SEBELUMNYA

5 Fakta Threads, Pesaing Baru Twitter Buatan Bos Meta di Instagram

BERIKUTNYA

Begini Cara Maksimalkan TikTok Shop untuk Dongkrak Penjualan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: