Biryani merupakan makanan khas Iduladha yang disajikan di beberapa negara di Timur tengah dan Asia. (Sumber gambar: Unsplash/Shourav Sheikh)

8 Makanan Khas Iduladha di Berbagai Negara, Ada Biryani & Maqluba

28 June 2023   |   12:00 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Like
Sebentar lagi, umat Muslim di Tanah Air akan merayakan Iduladha yang jatuh pada Kamis (29/6/23) meski sebagian warga Muhammadiyah telah merayakannya pada Rabu, (28/6/23). Sama seperti hari besar keagamaan lain, tak lengkap jika perayaan Iduladha tidak disantap dengan sajian tradisional yang lezat seperti gulai, satai, atau tongseng.

Namun, tak hanya Indonesia, umat muslim di berbagai negara lain juga merayakan Iduladha dengan kudapan khas atau makanan  tradisional mereka loh Genhype. Lantas, apa saja makanan khas hari raya kurban di berbagai negara di dunia? Dihimpun dari berbagai sumber berikut di antaranya.

Baca juga: 10 Makanan Khas Indonesia saat Perayaan Iduladha


1. Biryani, Pakistan

Biryani merupakan salah satu kuliner khas Timur Tengah yang terkenal kawasan Asia Tenggara. Menu olahan daging dengan nasi basmati yang dimasak bersama rempah-rempah ini selalu menjadi sajian khas saat Idualadha tiba di wilayah India, Pakistan, Iran, dan Irak.

Perpaduan rempah seperti cengkeh, kapulaga, hingga jinten tak ayal membuat makanan ini memiliki rasa yang otentik dan selalu diburu saat Iduladha tiba. Selain daging kurban, Biryani biasanya disajikan juga dengan hidangan sampingan berupa kurma, kari, terung, atau telur rebus.


2. Nalli Nihari, India

Sajian tradisional lain saat Iduladha adalah Nalli Nihari yang berasal dari Delhi atau Lucknow di India. Berbahan dasar daging kambing yang diolah dalam jangka waktu yang lama, kuliner ini seringkali dimasak dengan tulang sumsum untuk mendapatkan kuah kaldu yang lezat.

Frasa Nihari adalah istilah Urdu yang berarti pagi hari dan dalam bahasa Arab juga kata Nahar diterjemahkan menjadi istilah fajar. Sementara itu, Nalli digunakan untuk menyebut potongan daging tertentu yang disebut betis, atau daging yang diambil di bagian antara lutut dan pergelangan kaki.


3. Boulfaf, Maroko 

Boulfaf merupakan sajian khas Iduladha negara Afrika Utara, seperti Maroko dan Tunisia. secara umum makanan ini hampir mirip dengan sate, yang membedakannya hanyalah bahan dasarnya. Jika sate terbuat dari daging sapi atau kambing, tapi Boulfaf terbuat dari jeroan, khususnya hati kambing.


4. Tagine, Aljazair

Tagine adalah salah satu hidangan yang sering disajikan di negara-negara Afrika Utara seperti Maroko dan Aljazair saat Iduladha atau perayaan hari-hari besar tiba. Makanan  ini secara sepintas mirip semur daging di Indonesia dengan sayuran dan atau buah-buahan seperti plum dan aprikot.

Cara memasak Tagine juga cukup unik, yakni menggunakan mangkok yang memiliki tutup seperti tudung dan terbuat dari tanah liat. Untuk menghasilkan daging domba atau sapi yang empuk, Tagine dimasak dalam waktu lama, lalu ditambahkan bumbu seperti daun khusbur serta mukholat untuk menambah rasa otentik yang khas.


5. Tbikha, Libya

Warga Muslim di Libya memiliki kuliner khas untuk menyambut Iduladha. Salah satunya dengan memasak Tbikha yang berbahan dasar daging kambing yang diolah dengan cara disemur dengan tambahan kacang polong, labu, bumbu rempah, dan taburan kismis. Sepintas makanan ini hampir mirip dengan rica-rica, tapi tentu saja dengan bahan yang berbeda.


6. Manti, Rusia

Bagi masyarakat Indonesia, Manti mungkin mirip dengan pangsit rebus. Namun di Rusia makanan khas Iduladha dan perayaan hari besar ini biasanya diisi dengan daging domba atau sapi yang dibumbui dengan bumbu khas serta bentuknya berbeda-beda di setiap wilayah. 

Menurut beberapa penelitian, Manti diperkirakan berasal China, yang kemudian bertransformasi menjadi makanan tradisional di sana. Selain di Negara Beruang Merah Manti juga populer di Afghanistan, Armenia, Turki, Bosnia, dan Asia Tengah. 


7. Kleicha, Irak

Makanan yang menjadi ciri khas Irak dan Arab Saudi ini populer karena merupakan makanan nasional kedua negara tersebut. Makanan ini dihidangkan saat perayaan besar seperti Iduladha, Idulfitri, serta pernikahan atau acara khusus.

Kleicha memiliki variasi bentuk dan isian. Salah satu yang paling populer adalah isian kurma, kacang-kacangan seperti walnut atau pistachio, serta gula dan atau parutan kelapa. Tak hanya itu, Kleivah juga sering ditambahi kapulaga, air bunga mawar, hingga bunga saffron.


8. Maqluba, Lebanon

Maqluba merupakan hidangan tradisional Lebanon yang terbat dari daging, nasi, dan sayuran goreng. Keunikan dari hidangan ini adalah ditempatkan dalam panci yang terbalik saat disajikan, atau merujuk pada kata maqluba, yang secara harfiah jika diterjemahkan memiliki makna terbalik.

Makana tradisinal ini biasanya disajikan dengan sayur, daging ayam, kalkun atau domba yang dicampur ke dalam nasi yang berbumbu. Setelah itu semua bahan tersebut dimasak dalam satu panci besar dalam waktu yang cukup lama. Di Indonesia, Maqluba mingkin dikenal dengan nama nasi kebuli.

Baca juga: Resep Rendang khas Minang, Cocok untuk Sajian saat Iduladha

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

5 Tip Liburan Singkat Berkualitas saat Cuti Bersama

BERIKUTNYA

Bangkitkan Nostalgia Nginep Gratis di Rumah Barbie dengan Gaya Ken, Intip Fasilitas dan Cara Pesannya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: