Penetapan dan perayaah Iduladha di Indonesia berpotensi berbeda antara 9 dan 10 Juli 2022 (Sumber gambar: Unsplash/Mostafa Meraji)

Perayaan Iduladha Tahun Ini Berpotensi Beda Tanggal, Ini Alasan BRIN

08 June 2022   |   14:55 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

 Selain Idulfitri, salah satu hari besar bagi umat muslim seluruh dunia adalah Iduladha. Nah terkait dengan hal ini, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan bahwa hari raya Iduladha 1443 Hijriah atau 2022 Masehi berpotensi dirayakan pada dua hari yang berbeda oleh umat Islam di Indonesia. 

Profesor Riset Astronomi-Astrofisika BRIN Thomas Djamaluddin menyatakan potensi perbedaan ini disebabkan ada dua kriteria utama yang dipakai Indonesia, yakni kriteria Wujudul Hilal dan kriteria Baru MABIMS. 


Hilal 

Kriteria Wujudul Hilal digunakan oleh kelompok masyarakat Muhammadiyah untuk menentukan awal bulan penanggalan Hijriah berdasarkan kondisi bulan lebih lambat terbenamnya daripada matahari. 

Baca jugaPeneliti BRIN Ungkap Penyebab Suhu Panas di Sejumlah Wilayah Indonesia

Berdasarkan catatan BRIN, pada waktu Maghrib 29 Juni 2022, posisi bulan di wilayah Indonesia sudah di atas ufuk. Artinya kriteria Wujudul Hilal telah terpenuhi sehingga 1 Zulhijah 1443 H jatuh pada 30 Juni 2022 dan Iduladha jatuh pada 9 Juli 2022. 

Hal ini juga telah disampaikan oleh Pimpinan  Pusat Muhammadiyah yang menetapkan 10 Dzulhijjah 1443 H atau hari raya Iduladha jatuh pada tanggal tersebut. Ini tertuang dalam Maklumat Nomor 1/MLM/I.o/E/2022. 


MABIMS 

Sementara itu, kriteria MABIMS didasarkan pada batasan minimal untuk terlihatnya hilal, yaitu fisik hilal yang dinyatakan dengan parameter elongasi minimum 6,4 derajat dan dosis gangguan cahaya syafak yang dinyatakan dengan parameter ketinggian minimum 3 derajat. 

Baca jugaIntip 5 Tradisi Unik Perayaan Iduladha di Berbagai Negara

Thomas menjelaskan bahwa jika mengacu pada garis tanggal kriteria baru MABIMS, data yang ada menunjukkan bahwa pada saat Magrib 29 Juni 2022, tinggi bulan umumnya kurang dari 3 derajat dan elongasinya kurang dari 6,4 derajat. 

Hal ini berarti hilal terlalu tipis untuk mengalahkan cahaya syafak yang masih cukup kuat. Dengan begitu, hilal mungkin tidak dapat dirukyat dan secara hisab imkan rukyat menunjukkan 1 Zulhijah 1443 H akan jatuh pada 1 Juli dan Iduladha bertepatan dengan 10 Juli 2022.  

Kendati begitu, Thomas menyatakan bahwa konfirmasi rukyat akan dilakukan pada 29 Juni dan diputuskan pada sidang isbat awal Dzulhijjah 1443 H. Sementara itu, waktu tersebut akan diinformasikan lebih lanjut oleh pemerintah melalui Kementerian Agama. 


Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Pasang Wallpaper pada Area Ini, Rumah Kalian Bakal Tampil Lebih Hype

BERIKUTNYA

Army Siap-siap! Karakter TinyTAN BTS Kini Ada dalam Bentuk Perhiasan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: