Startup akomodasi hotel kapsul berbasis teknologi Bobobox. (Sumber gambar : Freepik)

Intip Kebiasaan Gen Z yang Disebut Doyan Traveling

14 June 2023   |   19:49 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Generasi Z yang jumlahnya mendominasi saat ini menjadi target pasar potensial bagi kalangan dunia usaha, terutama yang bergerak di sektor gaya hidup. Mereka terbilang suka bersosialisasi, melek teknologi, dan sangat mementingkan kesehatan mental. Alhasil, kebiasaan ini dimanfaatkan para pelaku usaha.

Seperti yang dilakukan startup akomodasi hotel kapsul berbasis teknologi Bobobox. CEO dan Co Founder Bobobox Indra Gunawan menerangkan dalam 5 tahun terakhir, traveler didominasi generasi milenial. Hal ini katanya dipicu adanya megashift dari kebiasaan konsumer seperti sosial media dan gaya hidup

“Makin banyak Gen Z curious dengan wisata. 60 persen traveler Gen Z dan Milenial pada 2025. Ini market besar,” ujarnya dalam talkshow Marketeers Tech for Business di Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (14/6/2023).

Baca juga: Cek Cara Tampil Classy dengan Warna Sage Green Ala Gen Z

Bukan hanya dari market size, namun juga dari segi frekuensi traveling. Indra menyebut Gen Z berwisata jauh lebih sering dibanding generasi sebelumnya. Bisa dikatakan, Gen Z berwisata 5-7 kali sehari dalam setahun, walaupun durasinya terbilang pendek yakni kurang dari sepekan. 

Oleh karena itu, Bobobox menghadirkan penginapan yang menyesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup Gen Z. Lulusan University of Melbourne itu menilai Gen Z cenderung mencari produk terbaik namun affordable.

Melihat ciri khas generasi ini, Bobobox lantas mengusung konsep space efificiency tanpa mengompromikan hal penting seperti kebersihan, keamanan, dan lokasi strategis. Kemudian dikemas dengan dynamic pricing atau penyesuaian harga tergantung kondisi pasar.

“Gen Z sensitif karena cari best value for money dan dinamic pricing. Mereka tahu harga yang ditawarkan di lokasi tersebut. Itu jadi daya tarik Gen Z,” ulasnya.

 

Bobobox

CEO dan Co Founder Bobobox Indra Gunawan (Sumber gambar : Desyinta Nuraini)

Untuk menambah pengalaman, Bobobox pun menyediakan pengalaman tidur berbasis teknologi untuk mendapatkan kualitas istirahat. Sementara itu, Indra menyampaikan pihaknya akan terus mengoneksikan wisatawan dengan lokasi wisata. Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi pusing mencari tempat menginap ketika berlibur.

Saat ini, Bobobox pun melakan ekspansi ke wisata di luar Pulau Jawa seperti Bali, Lombok, Sulawesi, hingga Sumatra. “Sekarang sudah mulai ke destinasi prioritas. Sedang kita garap. Kita akan kolaborasi dengan pemilik properti,” imbuhnya. 

Baca juga: 5 Brand Fashion Lokal yang Jadi Acuan Milenial dan Gen Z

Begitu pula dengan akomodasi berbasis teknologi di alam bebas, Bobocabin. Indra menyebut pihaknya tengah membuat akomodasi serupa di Sumba dan Lombok. “Daerah yang punya pemandangan luar biasa kita coba di sana dengan harga lebih affordable, fasilitas yang mumpuni,” jelasnya.

Dia berpendapat banyak daerah berpotensi di Indonesia sangat terkenal dengan keindahannya tetapi kurang dari sisi akomodasi. Bobobox akan menyasar pelang tersebut. Adapun Bobobox saat ini telah hadir ada di 27 lokasi di 13 kota. Mereka juga memiliki 1 juta pengguna dan  90 persen merupakan Gen Z dan Milenial.

SEBELUMNYA

Cek Harga & Cara Beli Tiket Pekan Raya Jakarta 2023

BERIKUTNYA

5 Fakta Seru Home For Rent, Film Sekte Sesat Thailand yang Melampaui Pencapaian The Medium

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: