sudah saatnya bagi para pembuat film pendek lokal mendapatkan kesempatan masuk dalam industri perfilman di dalam negeri. (Sumber gambar ilustrasi: pexels/ Stephan Müller)

Kemenparekraf Buka Pendaftaran Festival Film Bulanan, Cek Informasinya Yuk!

05 March 2023   |   17:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Ada kabar baik bagi para sineas film pendek, khususnya yang berlokasi di Banten dan Jawa Barat. Pasalnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuka kesempatan untuk mendaftarkan karyanya di ajang Festival Film Bulanan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan sudah saatnya bagi para pembuat film pendek lokal mendapatkan kesempatan masuk dalam industri perfilman di dalam negeri.

“Menjadi penggerak ekosistem perfilman untuk membuka peluang usaha dan lapangan kerja bagi pelaku ekonomi kreatif tanah air,” katanya dalam rilis yang diterima Hypeabis.id.

Dia berharap kompetisi ini dapat mengarahkan, memfasilitasi, menyediakan akses, dan mengantarkan karya-karya terbaik anak bangsa di sub sektor kreatif perfilman menuju industri perfilman yang profesional.

Baca juga: Festival Sinema Australia Indonesia 2023 Sajikan 7 Film Pilihan Kelas Internasional
 

Pembukaan pendaftaran bagi para pembuat film pendek di Banten dan Jawa Barat dilakukan oleh pemerintah setelah wilayah Daerah Istimewa (D.I) Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Dia menuturkan Festival Film Bulanan adalah sebuah ajang festival film pendek yang akan memilih dua karya terbaik setiap bulan. Karya yang akan terpilih bisa berupa fiksi atau dokumenter dan berasal dari berbagai wilayah di dalam negeri. Pembukaan pendaftaran festival ini berdasarkan sistem zonasi. Pada Maret 2023 adalah khusus untuk wilayah Banten dan Jawa Barat.

“Masa pendaftaran dimulai 2 sampai 12 Maret [2023] mendatang,” kata Sandiaga. 

Para pembuat film lokal juga dapat mengikuti serangkaian kegiatan yang diadakan oleh penyelenggara Festival Film Bulanan, baik secara daring maupun luring, seperti workshop perfilman, sinema keliling, screening dan talkshow, serta sineas tukar pikiran.

Dengan mengikuti festival ini, para sineas dapat memperoleh banyak manfaat, seperti memiliki jejaring dengan komunitas film, pegiat festival film, dan memiliki peluang untuk mendapatkan pendanaan dalam memproduksi karya.

Tidak hanya itu, film-film yang akan terpilih dalam ajang festival ini juga akan mendapatkan promosi melalui berbagai media, baik media sosial, nasional, over the top (OTT), dan berbagai kegiatan luring yang terselenggara. Selain itu, film terpilih dalam ajang ini juga akan memiliki kesempatan ditayangkan di bioskop sebelum Malam Penganugerahan Festival Film Bulanan. 


Festival Film Bulanan 2022

Untuk diketahui, Kemenparekraf telah mengadakan serangkaian kegiatan Festival Film Bulanan sejak November 2021 sampai dengan November 2022. Festival tersebut mendapatkan respons positif dan antusiasme yang tinggi dari para pemuda pembuat film di dalam negeri. Selama 10 bulan masa seleksi, tercatat 2 film telah terpilih menjadi yang terbaik setiap bulan.

Kementerian mencatat sebanyak 1.000 komunitas film telah berpartisipasi dan jumlah film pendek terdaftar mencapai 895 karya. Adapun, 6 pemenang Festival Film Bulanan 2022 mulai dari film berjudul Gemintang, karya Gresik Movie dari Jawa Timur, yang berhasil meraih penghargaan Ide Cerita Terbaik; Memorabilia yang merupakan karya Jogja Film Academy dari DI Yogyakarta meraih penghargaan Visual Terbaik.

Kemudian, Cerita di Waktu yang Salah, karya Vanasea Films dari Jawa Barat meraih penghargaan kategori Audio Terbaik; dan Maramba, karya Etanan Films dari DI Yogyakarta berhasil memenangkan Dokumenter Terbaik. Sementara itu, pemenang penghargaan Film Terbaik Festival Film Bulanan 2022 diraih oleh Film Semayam, karya Maju Jalan Film dari DI Yogyakarta.

Kemenparekraf juga memberikan penghargaan dengan kategori Sineas Terpantang Menyerah Festival Film Bulanan 2022 kepada Iwi Marahena, sineas muda pembuat film dari Kota Masohi, Maluku Tengah.

Lewat gelaran festival ini, Sandiaga berharap sineas Indonesia, komunitas film daerah, dan seluruh pegiat film tanah air bisa saling bahu-membahu, berkarya, berkolaborasi menghasilkan karya, dan turut andil dalam membangun pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

Baca juga: Bikin Bangga! 7 Film Indonesia Tayang di Festival Film Internasional Rotterdam

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah

SEBELUMNYA

Mengintip Jajaran Laptop Gaming ASUS yang Bakal Rilis Sepanjang 2023 

BERIKUTNYA

Worldwhite Enterprise Kenalkan 9 Brand Lokal Populer dalam Satu Naungan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: