Sakit Kepala Termasuk Gejala Gangguan Saraf (Sumber Foto: Freepik)

Gangguan Saraf Mengintai Millenial & Gen Z, Simak Cara Pengobatannya

09 February 2023   |   18:18 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Saat ini gangguan saraf seperti sakit kepala, nyeri tengkuk, nyeri pinggang bawah, kesemutan, kebas, hingga diagnosis stroke banyak dialami oleh masyarakat usia produktif. Tentunya kebiasan ini tak lepas dari gaya hidup dan aktivitas sehari-hari yang tidak sehat.

Sayangnya, masih banyak kaum Millenial dan Gen Z yang enggan berkonsultasi ke dokter spesialis saraf.
Pengobatan mandiri seperti mengonsumsi obat penghilang nyeri atau pijat dan urut dinilai efektif menghilangkan rasa nyeri. Namun, biasanya keluhan tersebut bisa kambuh lagi atau bertambah parah. Oleh karena itu, tak ada salahnya untuk berobat ke dokter.

Melihat fenomena ini, Klinik Pintar sebagai startup yang berfokus pada teknologi kesehatan meluncurkan kampanye Gerakan Sadar Saraf di Usia Produktif bersamaan dengan diresmikannya Neuro Care by Klinik Pintar. 

Baca juga: Celine Dion Mengidap Penyakit Saraf Langka Stiff Person Syndrome, Ini Gejala Hingga Risikonya

Dokter Speialis Saraf Zicky Yombana, selaku Captain Neuro Care by Klinik Pintar mengatakan bahwa, saat ini profil pasien dengan gangguan saraf sudah bergeser ke usia produktif mulai dari rentang 20 sampai 30 tahun ke atas. Gejala yang muncul kerap tidak disadari sebagai gangguan sara, tetapi dikaitkannya dengan penyakit dalam atau penyakit otot dan tulang. 

"Banyak pemahaman-pemahaman yang salah tentang gangguan saraf sehingga penanganannya terlambat. Padahal, gangguan saraf memiliki spektrum yang sangat luas mulai dari yang ringan seperti kesemutan, sakit kepala, hingga yang kronis seperti stroke," ujatnya dalam acara peluncuran Neuro Care by Klinik Pintar.

Menurut  Zicky, self-diagnosed justru bisa memicu salah penanganan dan membuat kondisinya tambah parah. Umumnya kita harus segera konsultasi ke dokter spesialis jika merasakan keluhan mendadak, intensitasnya semakin sering, diikuti rasa sakit yang berat dan berulang. 

“Memang pada akhirnya screening dan konsultasi itu sudah menjadi dasar yang harus dijalani. Kami para dokter bukan hanya membantu masyarakat untuk sadar risiko, namun juga memprediksi seberapa besar risiko yang mereka miliki sehingga dapat kami bantu mengidentifikasinya lebih awal sebelum menjadi gangguan yang mematikan dan menghabiskan banyak kerugian finansial," ujarnya.

Dengan kehadiran klinik spesialis saraf, masyarakat tidak perlu repot-repot ke rumah sakit. Sudah tersedia alat dan fasilitas untuk diagnosa berbagai keluhan terkait penyakit saraf.

Pada kesempatan yang sama, Chief Medical Officer Klinik Pintar Eko S. Nugroho mengatakan bahwa Neuro Care by Klinik Pintar dirancang supaya masyarakat bisa mengetahui dan mengerti dengan baik keadaan saraf dengan gejala seringan apapun. 

“Kami bekerja bersama dokter-dokter spesialis saraf, dilengkapi dengan alat diagnosa yang lengkap setara standar rumah sakit dan demi kenyamanan masyarakat kami mengadopsi konsep layanan unreasonable hospitality dengan ciri khas adanya health concierge yang secara proaktif membantu kebutuhan pasien di fase pra-klinik, saat di klinik, hingga penanganan pascaberobat, misalnya rujukan ke rumah sakit khusus untuk treatment lebih lanjut,” kata Eko.
 

Pembukaan Klinik Pintar. (Sumber gambar: Dialogue Communication)

Pembukaan Neuro Care by Klinik Pintar. (Sumber gambar: Dialogue Communication)


CEO Klinik Pintar Harya Bimo  mengatakan, saat ini Klinik Pintar terus  mengembangkan jaringan melalui klinik pratama dan klinik utama spesialis. Neuro Care akan menjadi bagian dari healthcare ecosystem Klinik Pintar dan memegang peranan penting sebagai center of excellence (CoE) yang akan memperkuat jaringan klinik lainnya dengan sistem rujukan dan delivery layanan secara online dan offline.

"Tujuannya selaras dengan misi pemerintah untuk memperkuat sektor primary care melalui digitalisasi klinik dan memudahkan masyarakat dalam mendapat kualitas pelayanan kesehatan secara merata,” terang Bimo. 

Adapun layanan medis yang tersedia di klinik Neuro Care by Klinik Pintar antara lain konsultasi dengan dokter spesialis saraf, fisioterapi, dan neuro diagnostik.

Layanan neurodiagnostik seperti transcranial doppler untuk mengecek pembuluh darah di otak, carotid duplex untuk mengecek pembuluh darah yang menuju otak, electromiografi (EMG) untuk mendeteksi fungsi saraf atau ada saraf terjepit, selain itu ada juga Transmagnetic stimulation (TMS) untuk membantu pemulihan dari fungsi saraf, misalnya pascastroke atau pascasaraf terjepit.


Editor: Indyah Sutriningrum
 

SEBELUMNYA

Nicole Kidman & Jamie Lee Curtis Siap Adu Akting di Serial Kay Scarpetta 

BERIKUTNYA

Drakor Diva of the Deserted Island yang Dibintangi Park Eun Bin, Ini Sinopsisnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: