Nilai mata uang Argentina telah merosot dalam beberapa tahun terakhir akibat inflasi yang kemungkinan mendekati 100 persen. (Sumber gambar: Freepik)

Unik, Respon Inflasi Argentina Seniman Ini Gunakan Uang Kertas sebagai Medium Lukisan

04 January 2023   |   12:24 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Like
Karya seni memang bisa menjadi sarana ekspresi untuk menyampaikan pendapat hingga kritik terhadap kondisi sosial yang berlaku di masyarakat. Media yang digunakan oleh sang seniman pun beragam, mulai dari musik, teater, patung, dan tentu saja karya seni lukis.

Terbaru, seorang seniman di Argentina bernama Sergio Guillermo Diaz juga menciptakan karya unik, yakni dengan membuat lukisan di atas uang kertas. Penggunaan uang kertas sebagai medium karya seninya  itu merupakan respon perupa terhadap inflasi di negara tersebut.  

Nilai mata uang Argentina telah merosot dalam beberapa tahun terakhir akibat inflasi yang kemungkinan mendekati 100 persen. Kondisi tersebut merupakan denominasi terbesar mata uang di Argentina, dengan uang kertas 1.000 peso hanya bernilai sekitar 5,60 dolar, atau secara resmi atau hanya 3 dolar di pasar paralel. 

Baca jugaWajib Tahu, Ini 5 Karya Seni Era Renaisans Paling Terkenal

"Saat ini masuk akal bagi saya untuk melukis di atas uang kertas yang mengalami denominasi terbesar di sini di Argentina. Begitu saya melukis di atasnya, saya dapat menjualnya lebih dari harga uang kertas itu," kata Diaz dikutip dari Reuters.

Selain itu, Diaz juga menjelaskan bahwa dia memang sengaja mengangkat tema inflasi dan depresiasi peso ke dalam karya-karyanya. Tetapi, dia mengungkap tak hanya mata uang peso yang digunakan sebagai medium gambar, pasalnya Diaz juga membuat lukisan di atas uang kertas satu dolar AS. 
 
 

Saat dilakukan pengecekan ke laman media sosialnya, seniman berusia 39 tahun itu memang melukis berbagai gambar tokoh-tokoh populer. Mulai dari bintang sepak bola Lionel Messi yang tengah mengangkat Piala Dunia, gambar-gambar superhero Superman, dan Saint Seiya, hingga maestro seni rupa dunia Rembrandt van Rijn.

Dihimpun dari media lokal Lanacion, seniman yang saat ini bekerja di Museum seni Kontemporer di Salta, Argentina itu memang sering mengekspresikan berbagai keresahannya melalui karya seni. Pada awalnya jalur artistik yang ditempuh adalah terkait alam dan hewan, tetapi kemudian melebar tema sosial dan protes lewat money art.

Depresiasi sendiri menurut Diaz telah menyeret sekitar 40 persen penduduk Argentina  ke dalam kemiskinan. Dia mengatakan karyanya juga menjadi simbol dan cermin mengenai bagaimana inflasi terjadi dan tumbuh yang pada akhirnya mempengaruhi banyak orang, termasuk mempengaruhi gaya hidup dan daya beli masyarakat.

Dia sendiri pada awalnya mengakui tidak pernah berencana untuk menjual karyanya, tetapi dengan berbagai permintaan yang mendesak sehingga dia akhirnya setuju. Selain itu, dia juga tak pernah mengulangi gambar-gambar yang sama, sebab setiap karya memiliki keunikannya masing-masing.

“Uang kertas [yang saya lukis] saat ini masih beredar tetapi hanya cukup untuk [membeli] dua permen. Saya merasa ada nilai artistik dalam menilai kembali kertas itu dan membuatnya lebih berharga daripada mata uang," kata Diaz.

Baca jugaYuk Cari Tahu Seputar Crypto Art, Karya Seni Digital yang Masih Trending!

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla
 

SEBELUMNYA

Harga & Cara Beli Tiket Nonton M4 World Championship di Jakarta

BERIKUTNYA

Begini Proses Jasad Manusia Bisa Jadi Kompos, Lebih Ramah Lingkungan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: