Display produk Dusdukduk (sumber gambar: Instagram/Dusdukduk)

Kreatif! Pria Ini Olah Limbah Kardus Jadi Perabot dan Dekorasi Rumah

07 November 2022   |   16:00 WIB
Image
Dewi Andriani Hypeabis.id

Bagi sebagian orang, kardus yang sudah tidak terpakai sering kali dibuang begitu saja. Namun di tangan seorang yang kreatif, kardus justru bisa diolah menjadi berbagai bentuk dengan nilai tambah mulai dari dekorasi sederhana hingga perabot rumah tangga.

Muhammad Arif Susanto mengolah sampah kardus menjadi produk perabot dan dekorasi unik serta memiliki nilai tambah melalui brand yang didirikannya, Dusdukduk. Pria lulusan Desain Produk Industri dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember ini memulai bisnisnya sejak 2013.

Arif mengatakan bahwa produknya ini bermula dari tugas kuliah, ketika itu dia melihat banyak orang yang membuat perabot dari bahan kayu dan plastik. Namun belum ada yang mengkreasikannya dari kardus. Padahal, kardus juga dapat diolah menjadi berbagai produk dan dengan teknik tertentu kardus pun memiliki kekuatan yang tidak kalah dibandingkan dengan kayu atau plastik.

Baca juga: Profil Adrie Basuki, Desainer Pakaian Daur Ulang yang Menarik Perhatian di JFW 2023

“Kalau furniture dari kayu atau plastik itu sudah biasa, lalu saya coba keluar jalur dengan menggunakan material alternatif dari kardus. Apalagi selama ini kardus yang sudah terpakai banyak terbuang begitu saja,” ujarnya.

Dengan ilmu yang dia miliki, Arif mencoba membuat set kursi dan meja yang 100 persen materialnya dari kardus dan dibuat langsung dari tangan atau produk handmade. Kursi yang dibuatnya bukan hanya sekadar pajangan tetapi bisa diduduki dengan kekuatan menahan beban hingga ratusan kilogram. Dari sinilah nama Dusdukduk terbentuk yaitu kardus yang bisa dijadikan tempat duduk.
 

Produk tersebut kemudian dipamerkan dalam tugas kampus. Rupanya banyak pihak yang mengapresiasi hingga memesan produk tersebut. Meskipun bermula dari tugas kampus dan bertujuan untuk menjaga lingkungan, Arif juga ingin Dusdukduk menjadi produk yang memiliki nilai jual.

Dia lantas mengikuti berbagai lomba kewirausahaan untuk lebih mengembangkan brand Dusdukduk. Tidak sia-sia, Arif berhasil memenangkan berbagai kejuaraan mulai dari finalis Wirausaha Muda Mandiri meraih Best Booth pada pameran CASA Indonesia, hingga dinobatkan sebagai salah satu tokoh Forbes 30 Under 30.

Menurutnya, produk perabot yang dikreasikan Dusdukduk ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tetapi juga banyak di pesan untuk dekorasi oleh sejumlah kafe dan restoran, hotel, butik, pameran hingga photobooth. Kliennya pun juga berasal dari berbagai brand ternama.

“Untuk furniture range harga mulai Rp400ribuan tergantung permintaan. Kalau kafe biasanya per set sekitar Rp2 juta hingga Rp3 jutaan,” jelasnya.

Bukan hanya untuk pasar Indonesia, Dusdukduk juga sudah mengekspor produknya ke berbagai negara seperti Taiwan, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, bahkan hingga ke Milan dan Las Vegas.

Konsep serupa juga diterapkan pada lini bisnis lainnya. Dalam menjalankan bisnisnya, Arif terus melakukan inovasi bahkan hingga kini bisnis yang berada di bawah bendera PT Kreasi Karya Raya itu sudah memiliki dua anak perusahaan di luar perabot dan dekorasi yaitu totoys.id yang memproduksi mainan anak dan Packimpact yang berfokus pada kemasan produk yang keseluruhannya berbahan dasar kardus bekas.

Untuk mendapatkan bahan baku kardus kemasan tersebut, pihaknya menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan besar sehingga kardus atau kemasan yang sudah tidak terpakai, tidak terbuang begitu saja tetapi bisa diolah dan memiliki nilai tambah lebih.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda
SEBELUMNYA

4 Kiat Menghindari Pertengkaran Soal Uang di Keluarga

BERIKUTNYA

Aplikasi Ini Bisa Kalian Coba Buat Bikin Konten Bercuan Tanpa Khawatir Algoritma

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: