Google Chrome hentikan dukungan untuk sistem operasi Windows 7 (Sumber gambar: Unsplash/Natasha Reboucas)

Google Chrome Hentikan Dukungan untuk Windows 7 Mulai Tahun Depan 

25 October 2022   |   13:54 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

Para pengguna komputer personal - desktop atau laptop - yang masih menggunakan sistem operasi Windows 7 dapat kabar kurang mengenakkan nih. Pasalnya, sistem tersebut dipastikan tidak akan lagi mendapat dukungan dari layanan mesin pencari Google Chrome. 

Layanan dari raksasa teknologi Google itu merupakan peramban (browser) paling populer yang digunakan pengguna internet di dunia. Lebih dari setengah orang yang beraktivitas di dunia maya menggunakan platform tersebut. Data dari Statcounter mencatat bahwa Google Chrome punya persentase pasar global mencapai 65,52 persen. Artinya, sekitar enam dari sepuluh orang memakai layanan ini untuk berselancar di internet. 

Sementara itu, mesin peramban populer yang menempati posisi kedua adalah Safari dengan 18,78 persen. Angka yang sangat jauh dari Google Chrome. Secara berurutan, browser yang banyak dipakai lainnya adalah Edge dengan 4,29 persen, Firefox dengan 3,15 persen, Samsung Internet dengan 2,85 persen, dan Operan dengan 2,2 persen. 

Baca jugaMicrosoft Bakal Hentikan Dukungan Terhadap Windows 8.1 Awal Tahun Depan 

Sayangnya, Google telah menyatakan bahwa layanan Chrome tidak akan melanjutkan dukungannya terhadap sistem operasi Windows 7 dan Windows 8.1. Penghentian tersebut akan diterapkan mulai tahun depan.

“Dengan dirilisnya Chrome 110 (sementara dijadwalkan pada 7 Februari 2023), kami akan secara resmi mengakhiri dukungan untuk Windows 7 dan Windows 8.1,” demikian pernyataan yang tertulis di laman Google Support. 

Tidak dilanjutkannya dukungan itu sejalan dengan berakhirnya dukungan Microsoft untuk Windows 7 ESU dan perpanjangan dukungan WIndows 8.1 pada 10 Januari tahun depan. Dengan begitu, pengguna diminta untuk meningkatkan sistem operasi ke Windows 10 untuk dapat menjalankan Chrome secara aman. 

Baca jugaBegini Cara Menunda & Menonaktifkan Update Windows 11 
 

Windows 7 (Sumber gambar: Flickr)

Windows 7 (Sumber gambar: Flickr)

Laporan The Verge menyebutkan bahwa kendati sistem tersebut pertama kali dirilis pada 2009 dan telah berusia 13 tahun, tapi masih banyak orang yang memakainya. Data dari ZDNet menunjukkan bahwa setidaknya ada 100 juta perangkat di dunia yang masih menggunakan sistem Windows 7. 

Artinya, jumlah yang sama akan kehilangan dukungan keamanan ketika menjelajah dengan layanan Google Chrome. Lantas apa yang terjadi kepada para pengguna sistem itu setelah tanggal yang ditetapkan? 

Jawabannya, pengguna komputer dengan sistem operasi Windows 7 dan Windows 8.1 bukan kehilangan akses utuh terhadap layanan Chrome. Mereka masih tetap bisa menjalankan aplikasi itu, mencari ragam informasi di internet. Hanya, Google tidak akan lagi memberikan pembaruan pada masa mendatang. Perusahaan tidak lagi menjamin sistem keamanan yang ada di dalam platform. 

Layanan Chrome versi 110 menjadi rawan terhadap ragam serangan keamanan, yang pada akhirnya bisa jadi merugikan pengguna lewat berbagai upaya. Untuk itu, disarankan agar pengguna meningkatkan sistem operasi sehingga tetap akan mendapat update Chrome di masa mendatang. 

“Jika saat ini kalian menggunakan Windows 7 atau Windows 8.1, sebaiknya pindah ke versi Windows yang didukung sebelum tanggal tersebut untuk memastikan kalian terus menerima pembaruan keamanan dan fitur Chrome terbaru,” kata James, Chrome Support Manager.

Baca jugaKiat Mengelola Akun Secara Optimal di Komputer Windows

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Terbukti Ampuh Atasi Gagal Ginjal Akut, Kemenkes Sat Set Impor Ratusan Vial Fomepizole dari Beberapa Negara Ini

BERIKUTNYA

Penonton Antusias dengan Official Trailer Ant-Man and The Wasp: Quantumania

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: