Film Before, Now & Then (Sumber gambar: Fourcolours Film)

Before, Now & Then (Nana) Menang Kategori Global Feature Competition di Jakarta Film Week 2022

17 October 2022   |   22:31 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Ajang Jakarta Film Week 2022 telah rampung digelar. Pada kegiatan tersebut, film karya anak bangsa Before, Now & Then (Nana) besutan sutradara Kamila Andini berhasil memenangkan kategori Global Feature Competition atau penghargaan film panjang internasional terbaik. 

Ellen YD Kim, wakil tim juri kategori Global Feature Award, mengatakan bawha film Before, Now & Then adalah karya sinema yang bergulat dengan makna kebebasan bagi perempuan, dan secara indah memotret perjalanan kelompok tersebut meniti eksistensi di antara budaya patriarki dan otonomi diri.

“Dengan latar kekacauan politik yang acapkali memosisikan perempuan dalam situasi yang sulit,” katanya. 

Baca juga: Film Before, Now & Then Karya Kamila Andini Tayang Perdana di Berlinale
 


Lewat karakter dan seni peran yang kuat, film ini secara unik menganyam antara pencarian identitas yang sejati dan konstruksi sosial tentang keibuan hingga hak reproduksi perempuan yang dibalut dengan genre thriller.

Menanggapi kemenangan film Before, Now, and Then (Nana), Kamila mengucapkan terima kasih mendalam atas seluruh dukungan terharap karya sinema besutannya itu. 

“Terima kasih tak terhingga untuk @jakartafilmweek dan para Juri yang sudah mencatat Before, Now and Then untuk Global Feature Award Winner 2022. Selamat sekali lagi untuk semua yang sudah berpartisipasi menyelenggarakan festival ini,” tulis di media sosial Instagram.  

Sebagai informasi, Before, Now, and Then adalah film tentang kisah hidup seorang wanita bernama Raden Nana Sunani atau yang kerap disebut Nana, dan diperankan oleh aktris Happy Salma. Nana disebut tidak bisa lepas dari trauma masa lalu. Dia kehilangan keluarga yang dicintai pada masa perang di Jawa Barat karena harus melarikan diri dari kawanan orang yang memburu mereka.

Setelah perang usai, Nana pun menetap di Bandung. Lantas, dia menikah dengan seorang pria yang lebih tua. Keluarga sang suami yang sangat kaya membuat Nana kerap mendapatkan pandangan rendah. Keadaan itu pun membuat sang wanita sadar akan perannya.

Dia dituntut selalu bersikap lembut dan patuh kepada suami, baik sebagai istri maupun ibu. Suatu saat, Nana bertemu dengan perempuan lain dari suaminya. Wanita itu bernama Ino. Merasa satu nasib, Nana dan Ino memutuskan untuk saling mendukung antara satu dengan yang lain sebagai sesama perempuan. 

Baca juga: Cek 3 Film & Serial yang Wakili Indonesia di Busan International Film Festival 2022

Film ini adalah adaptasi dari novel biografis Raden Nana Suryani karya penulis Ahda Imran dengan judul buku Jais Darga Namaku. Film berdurasi 103 menit dan menggunakan bahasa Sunda itu juga telah berhasil meraih sejumlah penghargaan selain pada ajang Jakarta Film Week 2022.

Penghargaan itu antara lain dari Berlin International Film Festival 2022 untuk kategori Best Supporting Performance dan Brussels International Film Festival 2022 untuk kategori International Competition. Before, Now & Then (Nana) rencananya akan tayang di bioskop Amerika Utara pada awal 2023.

Selain Happy Salma, pemeran dalam film ini antara lain Ibnu Jamil sebagai Raden Icang, Arawinda Kirana yang memerankan tokoh Dais, Rieke Diah Pitaloka bermasin sebagai Ningsih, Laura Basuki menjadi Ino, Arswendy Bening Swara berperan sebagai Pak Darga, dan Chempa Puteri melakoni tokoh Dais kecil.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Startup Ini Kenalkan Tren Gamifikasi dalam Proses Belajar

BERIKUTNYA

Meski Catatkan Perkiraan Pendapatan US$41,3 Juta, Film Halloween Ends Mendapat Kritik Tajam

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: