Warga negara asal Prancis, yakni Jonathan R dan Stéphane B, melakukan aksi jalan kaki mengitari Pulau Dewata. (sumber gambar: rilis/Balikaki)

2 Pria Asal Prancis Jalan Kaki Keliling Bali Untuk Proyek Amal

07 October 2022   |   11:25 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Warga negara asal Prancis, yakni Jonathan R dan Stéphane B, melakukan aksi jalan kaki mengitari Pulau Dewata sekaligus menggalang dana bagi organisasi kemanusiaan yang membantu masyarakat Bali yang membutuhkan uluran tangan.

Keduanya melakukan aksi tersebut guna memperbaiki stigma buruk tentang pemberitaan negatif seputar warga negara asing (WNA) atau yang kerap disapa bule di Bali.

Baca juga: Suka Jalan Kaki setelah Makan? Ini 5 Manfaatnya untuk Kesehatan

Jonathan dan Stéphane ingin membuktikan bahwa tidak semua warga negara asing yang tinggal di Bali memiliki kelakuan minus. "Keduanya lantas menggabungkan aspek sosial dengan tantangan fisik dalam proyek BaliKaki, lewat penggalangan dana,” demikian tertulis dalam rilis yang diterima Hypeabis.id.

Proyek ini tidak meminta sumbangan apapun, dan biaya perjalanan seluruhnya ditanggung sendiri dengan menggunakan dana pribadi.

Setiap harinya, Jonathan dan Stéphane merencanakan menempuh jarak sekitar 19 kilometer hingga 37 kilometer mulai pukul 8.00 hingga sekitar pukul 14.00 WITA. Keduanya, singgah untuk beristirahat dan menginap di berbagai wisma dan penginapan lokal.

Mereka bahkan akan singgah, berkenalan, dan menginap di rumah warga setempat jika memungkinkan. Tidak hanya itu, keduanya juga memiliki tekad untuk menikmati hidangan khas Bali dan Indonesia selama perjalanan, berkenalan, dan berkomunikasi sebanyak mungkin dengan penduduk setempat untku mendalami budaya Bali.

Kedua WNA ini akan mengelilingi bagian atas Pulau Bali dengan berjalan kaki melewati rute jalur sepanjang pesisir pantai sejauh 410 kilometer dalam waktu 14 hari.

Jonathan dan Stéphane tertarik melakukan tantangan ini setelah menyelesaikan tantangan trail running Ball Breaker sejauh 32 kilometer di sekitar Gunung Agung pada awal Agustus lalu.

Untuk diketahui, BaliKaki adalah proyek yang diprakarsai dua sekawan Jonathan R dan Stéphane B, dua bule Prancis yang sudah menetap di Bali sejak lama.

Jonathan sudah tinggal di Jakarta hampir setengah dari hidupnya sebelum pindah ke Bali pada 2020. Sedangkan Stéphane pindah ke Bali pada 2018 silam. Di Bali, keduanya lantas menemukan passion terhadap olahraga, khususnya trail running, jalan sehat, dan trekking.

Keduanya tergabung dalam klub lari Bali Hash. Klub ini mengajak partisipan melakukan penjelajahan di berbagai area hijau di Bali, yakni mulai dari persawahan, pegunungan, hingga merambah masuk daerah hutan.

Sementara itu, Graines d’Amour Bali dibentuk untuk membantu masyarakat yang paling rentan di Bali, terutama selama masa pandemi Covid-19.

Véronique dan Pierrick, pasangan suami istri asal Prancis yang berada di balik Graines d’Amour, disebut telah melakukan berbagai aksi di lapangan dengan mendistribusikan bahan makanan di lebih dari 60 desa selama 2 tahun.

Baca juga: 3 Alasan Kenapa Harus Jalan Kaki Setiap Hari

Mereka membelikan kasur untuk panti asuhan dan berbagai bantuan lainnya bagi masyarakat Bali yang ekonominya terdampak pandemi.

Proyek BaliKaki resmi dimulai dengan titik keberangkatan di Pantai Nelayan pada 4 Oktober dengan garis akhir sekaligus event penyambutan di Warung Petang, di Kerobokan, pada 19 Oktober 2022.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

Motor Mati akibat Terendam Banjir? Ini Cara Kembali Menghidupkannya

BERIKUTNYA

K-Popers Siap-siap, The Rose Bakal Tampil di Jakarta lewat Heal Together World Tour

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: