Bahan bakar berkualitas buruk dapat memengaruhi efisiensi dan masa pakai mesin. (Sumber gambar: Pexels/Erik Mclean)

Kendaraan Boros Bensin? Ini 4 Cara Mudah Cek Konsumsi BBM

27 September 2022   |   14:30 WIB

Efisiensi bahan bakar minyak (BBM) jelas merupakan hal yang harus dimiliki dan menjadi fitur penting setiap kendaraan. Namun, ketika kendaraan menunjukkan indikasi penggunaan BBM lebih cepat atau boros bensin itu tandanya ada yang tidak beres dari segi kendaraan maupun bahan bakar.

Pertanyaan paling umum yang meresahkan sebagian besar pemilik kendaraan adalah mengapa mobil atau motor mereka tampaknya menghabiskan lebih banyak bahan bakar. Kita semua mempertimbangkan beberapa faktor saat membeli mobil baru dan efisiensi bahan bakar adalah hal paling umum yang diinginkan pemilik kendaraan.

Belum lama ini kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi Pertalite dipertanyakan oleh para pemilik kendaraan bermotor setelah harganya resmi mengalami kenaikan menjadi Rp10.000 pada 3 September lalu. Beberapa pengendara mengeluhkan Pertalite terasa semakin boros dan lebih cepat menguap dibandingkan sebelum adanya kenaikan harga.

Baca juga: Begini Cara Mengemudi Hemat BBM 

Selain dirasa lebih boros, bensin jenis ini juga dikatakan menunjukkan perubahan warna menjadi lebih keruh jika dibandingkan dengan yang lama. Sejumlah pengendara berasumsi bahan bakar subsidi Pertalite yang baru telah dicampurkan sehingga tidak memiliki kualitas yang sama dibandingkan dengan harga sebelum naik. 

Dalam menanggapi isu ini, Pertamina telah memberikan penjelasan bahwa tidak ada perubahan spek terkait BBM Pertalite, itu baik warna maupun kandungannya yang katanya membuat menjadi boros. 

Adapun standar dan mutu Pertalite yang dipasarkan melalui lembaga penyalur resmi di Indonesia sesuai dengan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) BBM RON 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.

Apabila Genhype merasa kendaraan menjadi lebih boros, kalian perlu mengetahui cara melakukan pengecekan konsumsi bahan bakar pada kendaraan. Berikut ini cara mudah mengetahui konsumsi BBM kendaraan seperti disampaikan oleh Co-Founder Lifepal, Benny Fajarai: 

Baca juga: Sepeda Motor Listrik yang Bisa Jadi Solusi Harga BBM Naik 
 

1. Menghitung dengan Metode Full to Full

Untuk mengetahui rata-rata konsumsi BBM kendaraan, cara pertama bisa dicoba dengan menggunakan metode Full to Full. Metode ini bisa digunakan untuk menghitung seberapa besar konsumsi bahan bakar pada mobil maupun motor. Mengingat ini adalah cara menghitung manual, dibutuhkan kesabaran, kehati-hatian dan juga ketelitian ekstra.
 

Untuk mengukur berapa banyak bahan bakar yang digunakan:

  • Mulai dengan mengisi tangki bahan bakar kendaraan (full tank).
  • Berkendara ke tujuan dengan mencatat jarak yang ditempuh.
  • Setelah tiba, isi tangki hingga full tank.
  • Catat jumlah liter yang terisi pada langkah (3). Kalian akan mendapatkan jumlah BBM yang digunakan dalam perjalan pada langkah (2).
  • Untuk mendapatkan angka konsumsi bahan bakar aktual, carilah perbandingan antara jarak jalan dan jumlah konsumsi bahan bakar.

Contoh:
Jarak tempuh: Jakarta-Semarang 446 kilometer
BBM yang digunakan: 29,67 liter
446 km ÷ 29,67 liter = 15,03 km per liter

 

2. Mengukur Konsumsi BBM dengan Metode MID 

Selain menggunakan metode Full to Full, cara lainnya adalah metode Multi Information Display (MID). Fungsi dari MID ini untuk mengetahui informasi mengenai konsumsi bahan bakar. Selain itu, MID juga berfungsi untuk mengetahui jarak tempuh kendaraan. Dengan fitur MID ini kamu bisa mengetahui rata-rata konsumsi BBM secara real time. 

Namun, perhitungan dengan MID memiliki kekurangan karena tidak sepenuhnya akurat akibat sering mengalami perubahan. Perubahan ini biasanya dipengaruhi oleh kecepatan kendaraan, kondisi jalan dan juga jarak tempuh. 


3. Mencatat Angka di Odometer 

Cara cek konsumsi BBM kendaraan yang berikutnya adalah mencatat angka yang ada di odometer. Odometer merupakan fitur pada kendaraan yang memperlihatkan jarak tempuh mobil sejak kendaraan pertama kali digunakan. Untuk mengukur konsumsi bahan bakar, Genhype bisa mencatat odometer saat kamu melakukan pengisian dan odometer saat bahan bakar habis.


4. Gunakan Kendaraan Secara Rutin

Dengan menggunakan kendaraan secara rutin, Genhype juga bisa memperkirakan rata-rata konsumsi BBM mobil per kilometer. Setiap harinya, saat kendaraan digunakan setelah mengisi bensin, kalian dapat memperkirakan berapa lama bensin tersebut bertahan, disesuaikan dengan jarak yang sudah ditempuh sampai bensin habis.

Dengan begitu pemilik akan tahu perkiraan ketahanan bensin kendaraan mereka dan bisa mengetahui apakah konsumsi BBM kendaraan yang dimiliki tergolong boros atau irit.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah
SEBELUMNYA

5 Tip Mengatasi Pegal-Pegal Sehabis Menonton Konser

BERIKUTNYA

Awas Jangan Gosok Rambut dengan Handuk, Begini 5 Langkah Perawatan Rambut yang Benar!

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: