Suasana ruang pameran seni (Sumber: Hypeabis.id/ Prasetyo Agung Ginanjar)

4 Seniman Kontemporer Dunia yang Perlu Kalian Ketahui, Salah Satunya dari Indonesia

12 September 2022   |   13:57 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Kesenian sebagai sebuah wacana yang terus bergerak dan berubah, juga selalu berubah mengikuti perkembangan zaman. Salah satu cabang seni yang terpengaruh dampak modernitas adalah seni kontemporer. Adapun, para pelaku yang bergelut di dalamnya biasa disebut seniman kontemporer. 

Penulis Martin Suryajaya dalam bukunya Sejarah Estetika (2010) mencatat bahwa terdapat kedekatan makna antara istilah modern dan kontemporer. Apabila modern bermakna baru saja (modo), maka istilah kontemporer memiliki makna sezaman, atau mengacu pada sesuatu yang tengah berlangsung. 

Baca juga: Terjual dengan Harga Fantastis, Inilah 5 Lukisan Termahal para Old Master Indonesia

Dilihat dari sejarahnya, seni kontemporer merupakan produk dari modernisasi dan berkembang di Barat setelah Perang Dunia II. Situasi tak menentu kala itu di dunia, melahirkan generasi-generasi seniman yang memiliki ragam cara untuk mengekspresikan kegelisahan mereka.

Dengan teknik dan keunikannya masing-masing, karya-karya yang tidak terikat konvensi itu, selain memberikan perspektif baru dalam lanskap estetika juga memiliki ceruk penikmat sendiri dalam ekosistem kesenian. Karya-karya mereka yang unik seringkali menggoda perhatian kita untuk menikmatinya. Padahal, kita bisa jadi belum tahu siapa sosok di balik karya tersebut. 

Nah, untuk lebih jelasnya Hypeabis.id telah merangkum daftar sejumlah seniman kontemporer dunia. Siapa saja mereka? Yuk simak informasi berikut ini. 
 

1. Yayoi Kusama


Yayoi merupakan seniman asal Jepang yang terkenal dengan penggunaan motif polkadot, atau lingkaran berukuran pada karyanya. Kita mungkin lebih mengenalnya dengan istilah totol-totol. Yayoi konsisten menerapkan polkadot pada setiap karyanya, mulai dari patung, instalasi hingga pop art. 

Karya-karya Kusama lahir dari obsesinya terhadap bentuk alami bintik-bintik polkadot. Motif-motif tersebut sering dia temui dalam halusinasi, serta mimpinya saat tertidur. BBC menuliskan dari pengalaman itulah yang kemudian memberinya inspirasi untuk terus berkarya hingga sekarang. 

Beberapa karya dia pernah mencuri perhatian dunia. Misalnya, Narcisscus Garden (1976) yang dia pajang di Bienale Venesia, Italia. Padahal saat itu dia tidak diundang. Kemudian, ada Pumpkin (1994), patung labu kuning dengan polkadot hitam. Selanjutnya, ada Infinity Mirrored Room - The Souls of Millions of Lighty Years Away (2016), yang menggunakan media lampu LED dan cermin, sehingga memberikan pemandangan seolah berada di luar angkasa. 

 

2. Takashi Murakami


Masih dari Negeri Matahari Terbit, ada seniman kontemporer Takashi Murakami. Dia dikenal karena karya-karyanya yang banyak menggabungkan spirit anime di Jepang dengan kesenian di Barat. Hal itu dia tujukan lewat goresan-goresan kuasnya yang penuh warna. 

Sebagai seniman, pria lulusan Universitas Tokyo ini juga memiliki tangan ajaib. Sebab, karya-karyanya tidak hanya menggunakan medium kanvas, tetapi juga video musik, film, patung, sampai berkolaborasi dengan jenama dunia seperti Vuitton dan Adidas.

Beberapa karyanya yang terkenal a.l,  Mr. Dob, sebuah karya patung yang terinspirasi dari lukisan tradisional Jepang, Flowers (2002) lukisan dengan tema bunga, hingga Army of Mushrooms (2003) dengan bentuk dan warnanya yang unik.
 

3. Marina Abramovic


Dia adalah seorang seniman perfomance asal Serbia. Dalam berkarya dia tidak menggunakan medium kanvas, melainkan mengeksplorasi pikiran, batas-batas ketahanan tubuh, psikologis, hingga hubungan timbal balik antara penampil dan penonton. Dia juga mendapat julukan 'Neneknya  Seni Pertunjukan', lewat aksi-aksinya yang konsisten di bidang tersebut lebih dari tiga dekade.

Beberapa karya seniman berusia 76 tahun ini a.l, The Seven Deaths of Maria Callas (2022), yang mencoba memainkan ulang adegan-adegan penyanyi opera Maria Callas. Kemudian The Artist Is Present, (2010) yang berhasil menarik ratusan ribu penonton Museum of Modern Art, untuk mengikuti performance tersebut, hingga Relation in Time (1997) di mana dia mengikat rambut dengan Ulay, pasangan performanya selama lebih dari 16 jam.
 

4. Heri Dono


Tak hanya seniman mancanegara, Indonesia juga memiliki seniman kontemporer yang karyanya terkenal di dunia. Salah satunya adalah Heri Dono. Pria asal Yogyakarta tercatat menjadi seniman Tanah Air pertama yang sukses menembus art scene skala global pada dekade 90-an.


Dalam karya-karyanya, seniman jebolan Institut Seni Indonesia, Yogyakarta ini banyak memasukkan kritik sosial dengan dibalut cerita kartun hingga wayang. Di mana materi tersebut merupakan objek kegemarannya sejak kecil yang lalu ditumpahkan di berbagai elemen media untuk menampung gagasan-gagasannya.

Beberapa karya terkenal dari Heri Dono a.l, Born and Freedom (2004), sebuah instalasi figur hibrid berbentuk manusia burung dengan mesin yang tertempel di dadanya, yang digandengkan dengan rantai pada binatang di sebuah lantai. Figur ini mencoba menggabungkan mitologi dengan teknologi  masa depan dalam sebuah karya.

Baca juga: Karya Lukisan Medium Bulat Heri Dono Gambarkan tentang Kehidupan

Ada juga UNIDENTIFIED UNFLYING OBJECTS (2021), sebuah karya seni yang tercipta berdasarkan perubahan sosial politik di Indonesia pascareformasi, yang menampilkan sosok-sosok astronot yang baru saja mendarat di bulan, tapi mereka mengenakan peci, blangkon , hingga ada yang berwajah binatang.

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

5 Tanaman Hias Wangi Ini Kembali Tren, Bisa Jadi Pengharum Rumah Alami

BERIKUTNYA

Fosil 31.000 Tahun di Kalimantan Ungkap Prosedur Amputasi Pertama di Dunia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: