Gudang Lazada (Sumber gambar: Lazada)

E-Commerce Mulai Berpacu Membangun Sendiri Sistem Logistik

26 August 2022   |   19:00 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Logistik memiliki peranan yang sangat penting dalam pengembangan ekosistem e-commerce dan membantu percepatan pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Namun, logistik juga menjadi salah satu permasalahan terbesar yang menjadi tantangan para pelaku UMKM yang ingin go digital.

Hal ini terlihat dari hasil survei dari Lazada yang menyebutkan bahwa 65 persen UMKM yang belum terdigitalisasi mengaku bahwa logistik menjadi salah satu tantangan terbesar mereka. Sebaliknya, 92 persen dari UMKM yang telah terdigitalisasi justru merasa bahwa e-commerce sangat membantu memenuhi kebutuhan logistik mereka.

Untuk meningkatkan kualitas ekosistem logistik nasional, pemerintah sebetulnya telah meluncurkan Sistem Logistik Nasional (Sislognas) yang mendukung proses pengelolaan rantai pasok  berskala nasional guna mendorong efisiensi biaya logistik.

Baca jugaBegini Untung-Rugi dari Bisnis Waralaba Logistik

Proyek percontohan Sislognas ini diluncurkan di Batam (Batam Logistic Ecosystem/BLE) pada Maret 2021 yang ditargetkan menurunkan biaya logistik produk domestik bruto (PDB) dari 23,5 persen menjadi 17 persen.  

Adiputra Wiharja, SVP Logistik Lazada Indonesia mengatakan untuk membantu memperkuat sistem logistik yang berdampak pada pemerataan harga, pihaknya telah melakukan inovasi pada sistem pengelolaan logistiknya.

Sebab, selain menjadi penyedia platform e-commerce, Lazada juga menyediakan layanan solusi logistik berbasis teknologi yang diharapkan bisa membantu mendukung efisiensi proses transformasi digital untuk brand dan penjual.

Salah satu layanan yang disediakan Lazada Logistics adalah Fulfillment by Lazada (FBL), yaitu layanan pemenuhan menyeluruh mulai dari warehousing atau penyimpanan produk mitra brand atau penjual di gudang milik Lazada, pengemasan, hingga pengiriman produk ke pelanggan.

“Nantinya, brand dan penjual dapat mengandalkan fitur dan teknologi yang ada di layanan Fulfillment by Lazada untuk mengelola inventori produk yang ada di gudang Lazada,” ujarnya.

Melalui teknologi ini, brand dan penjual diharapkan bisa lebih fokus untuk meningkatkan performa penjualan dan mengembangkan bisnisnya tanpa harus pusing memikirkan persoalan logistik.

Lazada sendiri telah memiliki gudang yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia. Gudang tersebut dilengkapi dengan teknologi yang menjamin akurasi inventori produk, serta pengelolaan produk dari brand dan penjual sehingga proses pengiriman ke konsumen bisa tepat waktu dengan biaya pengiriman yang lebih efisien.

“Kami juga menggunakan algoritma penentuan rute secara cerdas (smart route) yang berbasis data sehingga pengiriman bisa lebih cepat dan ekonomis,” tambahnya.

Selain ditawarkan untuk brand dan penjual di Lazada, layanan pemenuhan logistik menyeluruh ini juga bisa dimanfaatkan oleh enabler e-commerce ataupun brand dan penjual yang memiliki toko di berbagai platform, melalui layanan Multi-Channel Logistics (MCL).

Dengan mekanisme ini, Lazada Logistics akan menyimpan produk-produk dari mitra dan merchant, sehingga penanganan dan pengiriman pesanan yang efisien melalui armada Lazada, mitra logistik pihak ketiga, ataupun armada yang ditunjuk lainnya dapat dilakukan dengan baik. 

Selain itu, MCL juga memungkinkan brand dan penjual untuk mengatur pengendalian inventaris, sehingga mereka tidak direpotkan dengan masalah logistik yang membutuhkan modal dan biaya operasional yang tinggi, misalnya untuk pemeliharaan infrastruktur gudang dan armada pengiriman.

“Kami berharap kehadiran layanan MCL bisa membantu brand dan penjual tetap konsisten di manapun mereka berjualan, sambil terus meningkatkan skala bisnis tanpa terganggu urusan  logistik,” jelasnya.

Baca jugaDukung Ekosistem UMKM Digital, Dua Perusahaan Ini Siapkan Program Pendukung

Di Indonesia, Lazada Logistics memiliki lebih dari 150 hub dan lebih dari 15.000 karyawan dan mitra kurir untuk mendukung operasional logistik brand dan penjual di Lazada. Perluasan jaringan dan pengembangan infrastruktur di Lazada Logistics didukung penuh oleh teknologi canggih di ekosistem Lazada, yang memungkinkan Lazada memproses jutaan paket setiap harinya.

Terutama jelang festival belanja, dimana jumlah paket yang diproses oleh Lazada Logistics selama periode ini pasti akan meningkat tajam. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

Editor : Gita Carla

SEBELUMNYA

9 Film Indonesia yang Tayang di Bioskop September 2022

BERIKUTNYA

SECRET NUMBER Tampil di KV FEST Jakarta, Tagar Dita Karang Pulang Kampung Menggema

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: