Gerai Planet Ban mulai berdiri sejak 2011 dan baru saja meresmikan gerai ke-1.000. (Sumber gambar: Planet Ban)

Planet Ban Buka Kesempatan Franchise, Segini Nilai Investasinya

26 August 2022   |   14:12 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Semua kendaraan membutuhkan ban berkualitas. Tetapi bagian-bagian penting ini akhirnya aus dan perlu diperbaiki atau diganti. Tak heran jika layanan perbaikan dan penggantian ban selalu ramai dikunjungi pelanggan. Jika Genhype sedang mencari peluang bisnis baru yang stabil dan cukup tahan resesi, bisnis ban bisa jadi cocok untuk kalian. 

Ada banyak nama besar di industri layanan perbaikan dan penggantian ban yang perlu dipertimbangkan. Bahkan, beberapa juga menawarkan berbagai layanan perbaikan dan perawatan otomotif. Salah satunya adalah Planet Ban.

Baca juga: Begini Strategi Peritel Offline Gaet Konsumen Pada Era Digital

Gerai ban dan suku cadang otomotif roda dua ini menjadi salah satu pilihan pengendara motor yang ingin mengganti ban atau menservis kendaraannya. Sejak mulai berdiri pada 2011, kini Planet Ban sudah memiliki 1.000 gerai untuk memberikan layanan penggantian ban dan perbaikan khusus kendaraan roda dua.

Chief Operations Officer Planet Ban Deden Hendra Sakti mengatakan Planet Ban melakukan pendekatan yang berbeda sehingga konsumen mereka nyaman. Misalnya dengan selalu menanyakan pada konsumen bagaimana cara mereka berkendara.

“Lalu kami pilihkan ban yang cocok untuk jenis motor dan tipe berkendara. Ban-nya juga di-display sehingga konsumen nyaman memilihnya,” ujar Deden.

Deden menambahkan sejak Planet Ban berinovasi dengan menambah lini usahanya, bisnisnya pun terus berkembang secara cepat. Setidaknya dalam lima tahun terakhir ini, rata-rata pertumbuhan pendapatan mencapai 28,2persen.

Selain itu, di tengah mobilitas masyarakat akibat pandemi, Planet Ban berhasil mencatatakan pertumbuhan 86,7 persen secara year on year dengan jumlah lebih dari 1,5 juta unit motor yang telah diservis di gerai Planet Ban pada  2021.

“Rata-rata pelanggan yang datang ke gerai kami menghabiskan sekitar Rp225.000 per sekali datang untuk berbelanja ban, melakukan servis, ganti oli dan sparepart,” ujarnya. 

Sementara itu, Chief Executive Officer Planet Ban Andi Haryoko mengatakan dengan perkembangan bisnisnya tersebut, perseroan optimistis Planet Ban akan terus bertumbuh dan menambah sebaran jumlah gerai yang saat ini masih didominasi di Pulau Jawa.

Andi mengatakan setidaknya perusahaan akan menambah sekitar 200 gerai baru setiap tahunnya. Dalam proses ekspansinya tersebut, sebagian besar atau sekitar 95 persen diantaranya masih dioperasikan oleh perusahaan. 

Di sisi lain, pihaknya juga membuka peluang bagi investor yang ingin ikut membuka jaringan bisnis Planet Ban melalui skema waralaba.

“Kami terbuka untuk franchise dan kami ingin franchisee ini bisa untung sehingga kami benar-benar selektif dalam memilih mitra dan kami juga sangat concern terhadap standardisasi operasional dan hasil layanan,” ungkapnya.

Modal yang dibutuhkan untuk investasi awal bisa bervariasi, tergantung pada biaya sewa toko, renovasi, dan inventory. Namun di luar itu, maka biaya franchise yang harus dikeluarkan oleh calon mitra adalah sekitar Rp200 juta, termasuk di dalamnya franchise fee dengan break even point (BEP) sekitar 3,5 tahun.

Jika dibandingkan dengan bengkel lain, Planet Ban menggunakan mesin pengganti ban agar proses penggantian ban lebih akurat serta menambahkan gas nitrogen secara cuma-cuma. Seiring berjalannya waktu jumlah konsumen pun terus bertambah hingga Planet Ban kembali melakukan inovasi dengan melakukan diversifikasi lini usaha dengan menambah jasa servis, oli dan sparepart motor pada 2018.

“Servis yang kami berikan berbeda dibandingkan dengan bengkel pada umumnya. Kami juga menggunakan Oli Xten yang dikembangkan menggunakan teknologi Ester buatan anak bangsa sehingga membuat performa mesin terasa seperti baru,” kata Deden.

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Tayang Sepekan, Serigala Terakhir 2 Ditonton 2,5 Juta Kali

BERIKUTNYA

Art Jakarta 2022 Resmi Dibuka, Ekosistem Seni Makin Menggeliat

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: