Ilustrasi properti (Sumber gambar: Hypeabis/Eusebio Chrisnamurti)

Tertarik Bisnis Sewa Properti? Perhatikan 5 Hal Ini Biar Enggak Rugi

17 August 2022   |   15:00 WIB

Bisnis sewa properti merupakan instrumen invetasi yang sangat menggiurkan. Kebutuhan akan tempat tinggal ataupun usaha yang semakin meningkat membuat bisnis ini selalu banyak dilirik oleh investor. Kendati menggiurkan, bukan berarti bisnis menyewakan properti mudah dijalankan. 

Meski begitu, bisnis sewa properti tidaklah semudah yang dibayangkan. Seorang investor dituntut untuk jeli menilai apakah properti yang ia beli tersebut akan membawa keuntungan. Nah, bagi kalian yang berencana untuk memulai bisnis properti, berikut ini adalah beberapa tipnya.

Baca juga: Begini Cara Tepat Memilih Investasi Properti
 

1. Pilih Jenis Properti

Langkah pertama, pilihlah jenis properti yang ingin disewakan. Mulai dari rumah, apartemen, ruko atau tanah. Pilihlah jenis properti yang diprediksikan dapat membawa keuntungan, misalnya jika Anda ingin memulai bisnis properti yang dekat dengan area kampus, maka jenis properti yang logis untuk dilakukan adalah rumah kosan. Sementara itu, bila Anda membidik area perkantoran atau kawasan industri, maka jenis properti yang bisa disewakan adalah kontrakan. 
 

2. Cari Lokasi yang Strategis 

Pilihlah lokasi properti yang strategis dekat dengan jalan besar, pusat perbelanjaan, sekolahan ataupun rumah sakit, serta jaringan transportasi. Pemilihan lokasi ini erat kaitannya dengan efektivitas calon penyewa. Mereka tentu memilih kos-kosan atau kontrakan yang dekat dengan tempat kerja, serta berbagai fasilitas umum lainnya. 

Di samping itu, jangan lupa untuk menghindari membeli properti yang areanya rawan terhadap bencana contohnya seperti banjir. Sebelum membelinya, Anda bisa terlebih dahulu melakukan riset mengenai lokasi properti yang diincar. Apalagi sekarang, Anda bisa memanfaatkan Google Maps untuk mengetahui ulasan lokasi tersebut. 
 

3. Perhatikan Kondisi Fisik Properti 

Pastikan kondisi properti Anda tampil baik dan menarik, perhatikan juga bagian saluran air, dinding, atap, lantai, toilet, sampai dengan pintu-pintunya. Properti yang rusak tentu akan sangat menguras kantong. Anda harus mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk keperluan renovasi rumah. Oleh sebab itu, Anda perlu berhati-hati dengan iming-iming properti murah, tetapi kondisinya memprihatinkan. 
 

4. Tentukan Harga Sewa 

Agar tidak memasang harga terlalu mahal atau terlalu kurang dari harga rata-rata, Anda perlu menyurvei harga sewa properti di lokasi sekitar. Selidiki harga normal untuk properti yang ingin Anda sewakan kenali pula kelebihan dan kekurangannya. Padukan semuanya untuk merumuskan harga sewanya. Selain itu, kalian bisa juga membadingkannya di beberapa situs penyedia kos-kosan. Dengan begitu, Anda mendapatkan gambaran dalam menentukan harga sewa. 

Baca juga: Tergiur Investasi Properti, Pelajari Dahulu Data-datanya
 

5. Tentukan Media Iklan Properti 

Di era digital ini, manfaatkan kelebihan portal properti yang dapat menjangkau lebih banyak pemburu rumah. Biayanya lebih murah, caranya mengiklankannya pun lebih mudah. Foto bagian-bagian penting rumah Anda, unggah, lengkapi dengan informasi yang ingin diketahui calon konsumen. Jangan lupa, pilih juga portal properti dengan track record terpercaya. Di samping itu, kalian juga bisa memanfaatkan berbagai platform media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan Facebook utuk pemasaran. 

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Drone FPV vs Drone Konvensional, Apa Perbedaannya?

BERIKUTNYA

Anak Menjadi Saksi Perundungan, Ini Langkah yang Harus Diambil Orang Tua

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: