Ilustrasi mendengarkan lagu dengan headphone. (Dok. bruce mars dari Unsplash)

Ketahui Risiko Kesehatan saat Memakai Earphone & Cara Mengatasinya

21 June 2021   |   16:29 WIB

Genhype, pemakaian headphone maupun earphone sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari mendengarkan musik atau siniar saat dalam perjalanan,saat bekerja maupun belajar. Namun, ternyata menggunakan alat-alat tersebut sebenarnya kurang baik bagi kesehatan pendengaran.

Berdasarkan analisis dari Acoustical Society of America, tingginya suara bisa berdampak jangka panjang pada berkurangnya pendengaran pada masa depan terutama bagi kalangan anak-anak, remaja, dan dewasa.

Mereka yang sering mendengarkan lagu dengan alat tersebut dengan waktu yang lama dan volume lebih dari 70 desibel sebagaimana disarankan oleh para ahli kesehatan.

 

Ilustrasi (Dok Burst/Pexels)

Ilustrasi (Dok Burst/Pexels)

Ini juga diperkuat dengan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang memperkirakan setidaknya sekitar 50 persen masyarakat berusia 12 tahun hingga 35 tahun memiliki risiko kehilangan pendengaran sebagai akibat dari paparan terhadap lagu dengan volume kencang seperti melalui perangkat audio pribadi.
"Terutama pada orang muda... sistem audio pribadi digunakan sebagai sumber utama dari paparan suara di waktu santai. [Ketika] mereka mencapai usia menengah, mungkin di awal sampai pertengahan usia 40-an, mereka akan kesulitan mendengar seperti orang lanjut usia di usia 70-an dan 80-an," jelas ketua organisasi The Quiet Coalition, Daniel Fink, sebagaimana dikutip dari Healthline.

Kehilangan pedengaran bahkan bisa berdampak pada kelemahan dalam komunikasi serta punya keterkaitan dengan penurunan kognitif. 

Satu studi pada 2011 menunjukkan bahwa mereka yang kehilangan pendengaran berisiko mengidap demensia setidaknya dua hingga lima kali lebih tinggi berdasarkan tingkat keparahan dari kehilangan pendengaran yang dialami pasien. Ini bisa lebih tinggi terutama pada pasien kehilangan pendengaran yang tidak segera ditangani.

Nah, karena risikonya yang tinggi, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko kehilangan sekaligus menjaga kesehatan pendengaran. Simak yuk!
 
SEBELUMNYA

Vaksin AstraZeneca Sebabkan Pembekuan Darah? Begini Penjelasannya

BERIKUTNYA

Lionsgate Play Hadir di Indonesia, Tayangkan Serial Power

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: