Ilustrasi ruang keluarga. (Sumber gambar: Unsplash/Sidekix Media)

4 Tips Desain Ruang Keluarga Berkonsep Terbuka

27 July 2022   |   17:14 WIB

Salah satu ruangan dalam sebuah hunian yang bisa dibuat dengan konsep terbuka adalah ruang keluarga. Tempat tersebut umumnya menjadi ruangan pusat di dalam ruang, yang menjadi titik berkumpul anggotanya dan seringkali terkoneksi ke ruang-ruang lainnya. 

Umumnya, ruangan keluarga berkonsep terbuka identik dengan beberapa ruangan yang digabung menjadi satu dengan home office atau kantor di rumah dan ruangan untuk sekadar duduk santai dengan berbagai fungsi. Tujuan konsep ini ada pada motivasi untuk menciptakan rumah yang lebih terbuka dan tinggi sosialisasi antar anggota keluarga dalam beragam aktivitasnya. 

Terkait dengan hal itu, yuk intip beberapa cara untuk menciptakan ruangan keluarga berkonsep terbuka sebagaimana dikutip Hypeabis.id dari Homes and Gardens, The Spruce, dan Southern Living.

Baca Juga : Begini Cara Mengaplikasikan Bata Ekspos dalam Desain Rumah 
 

1. Analisis Ruang & Skala Rumah

Sebelum mulai mendesain dan menata ruangan untuk ruang tamu berkonsep terbuka, Genhype harus berkenalan dengan ukuran ruang dan skala yang ada saat rumah atau hunian saat proses pembangunan. Dengan memperhatikan hal ini, kalian bisa mulai melihat struktur bangunan dan perabotan yang bisa disesuaikan, misalnya secara tata letak menghalangi sebuah ruang tertentu.

Penyesuaian ini juga bisa dilakukan menggunakan perabotan rumah yang memiliki ukuran dan furnishing sesuai dengan kapasitas ruang tamu yang telah tersedia. Hal ini juga meliputi penggunaan karpet sebagai cara untuk menciptakan efek visual beberapa ruang dalam satu area yang besar.
 

2. Tambahkan Karpet & Bahan Kain Berulang

Pemanfaatan karpet berukuran besar pada ruang tamu bisa menciptakan kesan luas pada ruang tersebut. Penggunaan ini bisa menjadi cara untuk menciptakan kesan beberapa ruang yang tergabung dalam satu area yang besar, misalnya untuk membuat ruang kecil untuk membaca, duduk santai, sampai dengan ruang makan.

Jika tak punya karpet besar, karpet kecil dengan pola dan bentuk yang sama juga bisa menjadi alternatif agar karpet besar bisa tercipta. Ada juga cara lainnya adalah dengan menggunakan kain untuk bantal kursi atau cushion sesuai dengan warna yang sama dengan warna dominan dalam ruangan untuk menciptakan keberlanjutan dan kesan yang kohesif.

Baca Juga : Cara Memilih & Menata Karpet agar Rumah Terasa Lebih Nyaman 
 

3. Gunakan Pencahayaan Alami & Buatan

Agar konsep ruang keluarga terbuka bisa lebih maksimal secara fungsi kesehatan, gunakan area dalam rumah yang memiliki jendela yang cukup besar dan memiliki pandangan ke luar rumah yang jelas. Elemen ini sejalan dengan fungsi ruangan keluarga sebagai ruang luas yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

Elemen lain yang bisa diterapkan adalah dengan membuat pencahayaan yang baik dengan lampu yang terletak cukup jauh antara langit-langit dan lantai di rumah. Kalian bisa memanfaatkan pencahayaan alami dan buatan untuk menciptakan kesan ruang yang lebih luas. 
 

4. Pembagian Zona Ruang & Tata Letak Barang 

Pembagian ruangan ke dalam beberapa ruang kecil dalam konsep terbuka bisa dilakukan dengan mengatur tata letak barang yang multifungsi. Beberapa caranya adalah dengan menggunakan furnitur seperti sofa dan beberapa perabotan dengan bentuk tertentu serta menggunakan pembagian berdasarkan desain dan warna yang tetap selaras satu dengan ruangan lainnya.

Demi mempermudah pembagian ini, Genhype bisa menggunakan ragam lantai, lampu, dan skema warna yang tetap selaras dan mirip sehingga semua ruangan tetap menyatu dan tetap terjaga.

Editor : Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Ini Deretan Artis K-pop dengan Biaya Produksi Video Klip Termahal

BERIKUTNYA

Seandainya Citayam Fashion Week Digelar di Citayam, Bojonggede & Depok

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: