Google Classroom bisa menjadi ruang belajar baru yang lebih mudah bagi siswa dan guru. (Sumber gambar: Google)

Penting untuk Pelajar, Ini 4 Fungsi Google Classroom untuk Pembelajaran Daring

26 July 2022   |   14:01 WIB

Like
Selama masa pandemi, sistem pembelajaran di sekolah telah beralih ke ranah luring dengan berbagai macam metode. Umumnya, proses belajar dan mengajar dilakukan melalui tatap muka daring seperti penggunaan platform berbagi video seperti Zoom serta pemberian tugas melalui grup WhatsApp.

Aplikasi lain yang turut digunakan dalam proses ini adalah Google Classroom yang merupakan perangkat lunak milik Google. Dirilis sejak 2014, perangkat lunak ini dikenal sebagai platform yang digunakan untuk membuat hingga menilai tugas-tugas sekolah dan terintegrasi dengan aplikasi lain milik Google yang terkait dengan edukasi, misalnya Google Docs, Google Sheets, Google Slides, Gmail, dan Google Calendar.

Baca jugaFacebook, Instagram & WhatsApp Sudah Daftar PSE, Google & Twitter Belum

Mulai dari fungsi penyebaran penugasan sampai penilaian tugas daring, yuk kenalan dengan beberapa fungsi yang mempermudah siswa dalam mengerjakan pekerjaan dalam proses pembelajaran.

Pertama, menyebarkan tugas pembelajaran. Fungsi pembuatan kelas dan penugasan merupakan salah satu hal yang menjadi dasar dari penciptaan Google Classroom. Biasanya, fungsi ini dibuat dalam halaman Classwork yang membuat guru bisa membuat halaman tugas, kuis, pertanyaan, hingga menyebarkan materi seperti PDF, video, form, dan/atau presentasi.

Ada juga fitur yang berfungsi sebagai pengumuman, di mana guru biasanya memberikan kabar terbaru dengan fitur tersebut tanpa adanya penugasan. Pengumuman sendiri bisa berupa pengingat masa pengumpulan tugas, waktu ujian, atau hal lainnya.
 

Kedua, komunikasi dengan siswa dan orang tua. Selain distribusi penugasan dan pembuatan kelas, Google Classroom juga menjadi sarana komunikasi terkait dengan pembelajaran dan prosesnya. Umumnya, metode ini dilakukan dengan cara guru mengundang para siswa ke dalam diskusi tanya jawab dua arah secara tertulis melalui Google Docs. 

Tidak hanya diskusi, bahkan pemberian umpan balik juga bisa dilakukan kepada guru secara privat. Komunikasi ini bisa jadi cara agar diskusi di luar proses pembelajaran tidak mengganggu siswa lain atau membuang waktu.
 

Ketiga, sebagai pengingat dengan kalender yang terintegrasi Google Calendar. Melalui metode ini, guru bisa memberikan pengingat berupa jadwal kelas atau pertemuan bersama siswa dan orang tuanya. Fitur ini bisa dilakukan dengan memberikan jadwal khusus pada tanggal, jam, dan lokasi sebelumnya. Jika pertemuan ini dilakukan secara daring, integrasi ini akan dilakukan pula dengan halaman Google Meet.

Keempat, pembukaan kelas daring. Fitur Google Classroom bisa mempermudah sesi pembelajaran langsung yang disiarkan dan diikuti melalui Google Meet. Setidaknya, 250 orang bisa bergabung ke dalam sesi Hangout dan lebih dari 100.000 orang bisa mengikuti siaran langsung tersebut.

Baca juga10 Ekstensi Google Chrome yang Wajib Kalian Punya

Tidak hanya disiarkan langsung, sesi pengajaran virtual ini juga bisa direkam oleh pihak pengajar dan bisa diunggah dalam bentuk video setelahnya. Penyebarannya bisa melalui Classwork untuk mempermudah akses bagi siswa yang ingin menyaksikan kembali.

Selain empat fitur dasar tersebut, ada juga beberapa fungsi yang bermanfaat dari Google Classroom. Beberapa di antaranya adalah penyebaran email dari laman People, dan penilaian tugas dalam laman Grades.


Editor: Gita Carla
SEBELUMNYA

7 Film Indonesia yang Tayang di Bioskop Agustus 2022

BERIKUTNYA

Baim Wong Lepas Pendaftaran HAKI Citayam Fashion Week, Begini Kata DJKI

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: