Ilustrasi olahraga. (Dok. Dylan Gillis dari Unsplash)

Kiat Merawat Kulit Sesuai Siklus Menstruasi

13 July 2022   |   17:49 WIB

Pernahkah kalian merasakan kulit wajah tiba-tiba terasa lebih berminyak atau timbul lebih banyak masalah, padahal sebelumnya biasa-biasa saja? Bagi seorang perempuan, perubahan yang terjadi pada kulit bukanlah kebetulan saja karena ternyata hormon dan siklus menstruasi sangat berpengaruh terhadap kulit. 

Kulit yang tiba-tiba terasa lebih berminyak atau lebih kering menjadi penanda fase baru di setiap bulannya. Mengutip Bisnis Indonesia Weekend edisi 18 Desember 2016, Direktur Kesehatan Neal’s Yard Remedies Susan Curtis mengatakan, rata-rata kulit perempuan berubah mengikuti tahapan sesuai siklus menstruasi di hari ke-28. 
 

Kulit tampak kering

Pada fase pertama yakni di hari ke-5 hingga ke-10, kulit terlihat lebih kering dari biasanya. Untuk menyiasatinya, minum lebih banyak air dan lemak baik agar kulit terhidrasi dari dalam. 

Baca juga: Mengenal Berbagai Metode Skin Rejuvenation, Apa Itu?
 

Kulit tampak bercahaya

Kemudian, pada hari ke-11 hingga ke-21, kulit berada pada keadaan normal dan bercahaya. Saat inilah, kulit berada di titik paling sehat. “Kulit berada di titik paling sehat di antara hari ke-11 hingga hari ke-21,” kata Susan. 
 

Perawatan kulit berminyak

Namun, bagi Anda yang mengalami sindrom pramenstruasi atau premenstrual syndrome (PMS), harus mulai berhati-hati karena kulit mulai memproduksi banyak minyak karena adanya aktivitas hormon stres. Untuk mengatasinya, tutur Susan, lakukan olahraga seperti Yoga untuk menghilangkan stres dan menjaga kulit tetap bersih. 
 

Usir jerawat

Selanjutnya, pada hari ke-22 sampai hari ke-4, kulit berada dalam kondisi terburuk dengan beberapa masalah yang muncul seperti kulit lebih berminyak, jerawat, pembengkakan di beberapa titik juga munculnya lingkaran hitam di bagian bawah mata. Pada waktu ini pula, kulit lebih reaktif terhadap alergi. 

Oleh karena itu, Susan menyarankan agar tetap berolahraga guna menghilangkan noda dan pori-pori yang tersumbat. Rutinlah menggunakan toner agar wajah terhindar dari keringat dan minyak. Kulit lebih berminyak dan itu memicu timbulnya jerawat dan lingkaran hitam di bawah mata. Kulit Anda juga lebih reaktif terhadap alergi di waktu ini. 
 

Siklus harian

Selain siklus bulanan, keadaan kulit juga memiliki siklus harian. Pada pagi hari, kulit cenderung lebih reaktif terhadap alergi. Sementara itu, di siang hari, produksi sel kulit baru menurun dan menyebabkan keadaan memburuk. 

Keadaan kulit di siang hari merupakan saat suhu kulit mencapai titik tertinggi, pori-pori terbuka dan produksi keringat meningkat. 

Selanjutnya, pada sore hari kulit akan lebih baik. Khususnya, pada pukul 16.00 menjadi waktu terbaik bagi kulit mendapat asupan nutrisi melalui penggunaan masker dan serum. 

Baca juga: Terapi Kulit dengan Combination Rejuvenation Treatment

Pada saat ini pula lebih baik bila Anda mandi dengan air hangat atau sauna untuk mendetoksifikasi kulit. Sementara itu, pada pukul 21.00 hingga tengah malam, kulit menjadi lebih sensitif tetapi beberapa jam setelahnya keadaan kulit menjadi lebih baik. 

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

Terapi Kulit dengan Combination Rejuvenation Treatment

BERIKUTNYA

Desain Kantor Pusat AirAsia: Industrial, Open Office, & Kekinian

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: