Ilustrasi medis (Sumber gambar - Unsplash - Online Marketing)

Mengenal Genicular Nerve Block, Metode Atasi Nyeri Lutut Tanpa Operasi

22 June 2022   |   17:49 WIB

Nyeri lutut merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum ditemui di masyarakat. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari trauma saat berolahraga, kecelakaan, obesitas, atau bahkan akibat penuaan. Saat ini, nyeri lutut pun sudah menjadi salah satu persoalan kesehatan di dunia karena menimpa sekitar 25?ri total populasi manusia. 

Nyeri lutut biasanya tidak terjadi dalam jangka panjang karena setelah beberapa waktu, biasanya akan menghilang dengan sendirinya. Namun, tidak hanya menimbulkan rasa nyaman, nyeri lutut yang berlangsung lama juga dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. 

Dikutip dari Bisnis Indonesia Weekend edisi 6 November 2016, Dokter Spesialis Bedah Saraf Mahdian Nur Nasution menjelaskan, penanganan nyeri lutut kronis bukan perkara mudah. Pemberian obat-obatan terutama obat anti inflamasi non-steroid kurang efektif menangani kasus nyeri lutut jangka panjang. Selain itu, obat-obatan tersebut juga dapat menimbulkan efek samping pada saluran cerna, jantung, dan ginjal. 

Baca juga: 9 Manfaat Jogging untuk Kesehatan Tubuh yang Wajib Diketahui

“Pilihan operasi dan penggantian sendi juga berisiko meningkatan morbiditas dan mortalitas. Bahkan pada pasien usia muda seringkali diperlukan operasi ulang sehingga kurang disukai,” ujarnya. 
 

Mengenal Genicular Nerve Block

Nah, bagi mereka yang berusia lanjut, terobosan terbaru di bidang kedokteran telah menemukan metode baru penanganan nyeri lutut. Terapi ini disebut genicular nerve block and ablation dengan memanfaatkan radiofrekuensi untuk menghilangkan rasa sakit. 

Dia menjamin terapi genicular tersebut efektif menghilangkan rasa sakit. Mahdian menjelaskan, prinsip kerja metode genicular nerve block and ablation sebenarnya sederhana. Sendi lutut memiliki berbagai cabang saraf yang dikenal dengan nama genicularis. Sarafsaraf inilah yang bertugas mengantarkan rasa nyeri sehingga penderita mengalami rasa sakit pada lututnya. 

Terapi genicular dilakukan dengan membaalkan tiga saraf utama yaitu cabang medialis superior, medialis inferior, dan lateralis superior. Adapun prosesnya dilakukan dengan menggunakan radiofrekuensi konvensional. 

Mahdian menjelaskan terapi ini memang bukan bersifat menyembuhkan tetapi lebih menghilangkan rasa sakit. Setelah menjalani terapi tersebut rasa sakit akan menghilang selama beberapa waktu mulai dari 3 bulan -2 tahun bergantung pada kondisi pasien. 

Kendati hanya menghilangkan rasa sakit, terapi ini lebih menguntungkan dibandingkan dengan penanganan nyeri lutut lainnya seperti pemberian obatobatan atau operasi penggantian sendi. 
 

Lebih Efektif

Jika dibandingkan dengan operasi, terapi genicular nerve block and ablation memang lebih efektif. Dalam pelaksanaannya, pasien juga diharuskan rawat inap dengan pembiusan total saat menjalani operasi. Adapun terapi genicular nerve block and ablation bisa dilakukan di poliklinik rawat jalan dengan waktu sekitar 30 menit. 

“Operasi juga mengharuskan pemeriksaan macam-macam sehingga merepotkan. Selain itu pasien juga tidak bisa langsung beraktivitas pascaoperasi, sedangkan dengan terapi ini bisa langsung beraktivitas,” tuturnya. 

Mahdian menambahkan, terapi ini cocok bagi para lansia karena kemungkinan penyembuhan nyeri lututnya sangat kecil. Menghilangkan rasa sakit pada lansia adalah upaya paling realistis yang bisa dilakukan. Kelebihan lain dari terapi ini juga bisa dilakukan penyuntikan berulang-ulang tanpa adanya efek samping. 

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

Poster Teater Touching the Void Dirilis, Kim Seon Ho Jadi Pendaki Gunung

BERIKUTNYA

Yuk Usir Penyakit Kronis dengan Rajin Bergerak!

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: