Bawang putih punya segudang manfaat untuk kesehatan (Sumber gambar: Ji Jiali/Unsplash)

9 Khasiat Bawang Putih untuk Kesehatan yang Telah Terbukti

02 March 2022   |   14:00 WIB

Bawang putih kerap digunakan sebagai bumbu penyedap rasa. Bagi banyak orang, mungkin tak lengkap rasanya jika tidak ada bawang putih dalam suatu hidangan. Siapa sangka, selain bisa menyedapkan masakan, bawang putih juga ampuh untuk menjaga kesehatan dengan sederet manfaatnya.

Mengutip dari Medical News Today, Rabu (2/3/2022), bawang putih telah digunakan di seluruh dunia selama ribuan tahun. Richard S. Rivlin menulis dalam Journal of Nutrition bahwa dokter Yunani Kuno yang dikenal sebagai ‘bapak pengobatan Barat’, Hippocrates, meresepkan bawang putih untuk berbagai kondisi dan penyakit.

Dia mengandalkan penggunaan bawang putih untuk mengobati berbagai masalah kesehatan seperti pernapasan, parasit, pencernaan yang buruk dan kelelahan.

Berikut ini adalah beberapa manfaat bawang putih untuk kesehatan yang telah teruji dalam studi ilmiah.
 

1. Cegah kanker paru-paru

Orang yang makan bawang putih mentah setidaknya dua kali seminggu dalam satu penelitian selama 7 tahun memiliki risiko 44 persen lebih rendah terkena kanker paru-paru, menurut sebuah studi yang dilakukan di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Jiangsu di China.

Para peneliti, yang mempublikasikan studi mereka di jurnal Cancer Prevention Research, melakukan wawancara tatap muka dengan 1.424 pasien kanker paru-paru dan 4.543 orang sehat. Mereka ditanya tentang diet dan gaya hidup mereka, termasuk pertanyaan tentang merokok dan seberapa sering mereka makan bawang putih.

Penulis penelitian menulis mengatakan hubungan pelindung antara asupan bawang putih mentah dan kanker paru-paru telah diamati dengan pola respons dosis, menunjukkan bahwa bawang putih berpotensi berfungsi sebagai agen kemopreventif untuk kanker paru-paru.
 

2. Cegah kanker otak

Senyawa organo-sulfur yang ditemukan dalam bawang putih telah diidentifikasi efektif dalam menghancurkan sel-sel di glioblastoma, sejenis tumor otak yang mematikan. Para ilmuwan di Medical University of South Carolina melaporkan dalam jurnal Cancer bahwa tiga senyawa organo-sulfur murni dari bawang putih yakni DAS, DADS, dan DATS, menunjukkan kemanjuran dalam memberantas sel kanker otak, tetapi DATS terbukti paling efektif.

Salah satu penulis, Ray Swapan, Ph.D., mengatakan penelitian ini menyoroti khasiat besar senyawa yang berasal dari tumbuhan sebagai obat alami untuk mengendalikan pertumbuhan ganas sel tumor otak manusia. “Diperlukan lebih banyak penelitian pada model hewan tumor otak sebelum penerapan strategi terapeutik ini pada pasien tumor otak,” tulis Swapan.
 

3. Kurangi risiko osteoarthritis pinggul

Wanita yang dietnya kaya akan sayuran allium memiliki tingkat osteoartritis yang lebih rendah, menurut studi dalam jurnal BMC Musculoskeletal Disorders. Contoh sayuran allium termasuk bawang putih, daun bawang, bawang merah, bawang bombai, dan rakkyo.

Penulis penelitian mengatakan temuan mereka tidak hanya menyoroti kemungkinan dampak diet pada hasil osteoarthritis tetapi juga menunjukkan potensi untuk menggunakan senyawa yang ada dalam bawang putih untuk mengembangkan pengobatan pada kondisi tersebut.

Studi jangka panjang, yang melibatkan lebih dari 1.000 wanita kembar yang sehat, menemukan bahwa mereka yang kebiasaan makannya termasuk banyak buah dan sayuran, terutama allium seperti bawang putih, memiliki lebih sedikit tanda-tanda osteoarthritis dini pada sendi pinggul.
 

4. Bisa menjadi antibiotik yang kuat

Diallyl sulfide, senyawa dalam bawang putih, 100 kali lebih efektif daripada dua antibiotik populer dalam memerangi bakteri Campylobacter, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Antimicrobial Chemotherapy. Bakteri Campylobacter adalah salah satu penyebab paling umum dari infeksi usus.

Penulis senior, Dr. Xiaonan Lu, dari Washington State University, mengatakan, hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa ini berpotensi mengurangi bakteri penyebab penyakit baik di lingkungan maupun dalam suplai makanan.
 

Ilustrasi (Dok. Cats Coming/Pexels)

Ilustrasi (Dok. Cats Coming/Pexels)


5. Melindungi jantung

Diallyl trisulfide, komponen minyak dari bawang putih, dapat membantu melindungi jantung selama operasi jantung dan setelah serangan jantung menurut para peneliti di Emory University School of Medicine. Mereka juga percaya dialil trisulfida dapat digunakan sebagai pengobatan untuk gagal jantung. Sebab, gas hidrogen sulfida telah terbukti melindungi jantung dari kerusakan.

 
1
2


SEBELUMNYA

7 Game yang Rilis di Nintendo Switch Maret 2022

BERIKUTNYA

Begini Cara Menyampaikan Isu Konflik & Peperangan pada Anak

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: