Contoh bayi sehat (dok. Pexels)

Angka Stunting Masih Tinggi, Intervensi Akan Dimulai sejak Pranikah

26 January 2022   |   05:08 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Stunting atau kurang gizi kronis masih menjadi masalah yang dihadapi generasi penerus bangsa. Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2021 menunjukkan bahwa prevalensi stunting mencapai 24,4 persen.

Menurut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, angka tersebut masih melewati batas yang ditolerir Kementerian Kesehatan sebesar 20 persen. Tingginya angka stunting juga berpengaruh terhadap cara pandang negara luar.

Oleh karena itu, untuk mempercepat penurunan stunting, BKKBN melakukan rencana aksi nasional di seluruh provinsi dengan menyasar 4 kelompok usia.

Pertama, usia remaja subur yang merupakan calon pengantin. Hasto menyampaikan bahwa untuk mencegah kelahiran stunting, para calon ibu maupun ayah akan diperiksa kesehatannya 3 bulan sebelum menikah. Terutama ibu yang harus dihindari dari risiko anemia.

“Ibu dengan anemia berpotensi melahirkan bayi stunting. Pernikahan usia dini juga berpotensi stunting,” tegas Hasto dalam diskusi virtual yang digelar Royco, Selasa (25/1/2022).

Kedua, kelompok ibu hamil. BKKBN akan memastikan ibu hamil mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rajin mengonsumsi tablet penambah darah. Ibu wajib merawat diri selama proses kehamilan, karena masa ini amat penting bagi tumbuh kembang calon bayi yang akan dilahirkan.

Ketiga, ibu menyusui. Hasto mengatakan pihaknya akan mengedukasi agar ibu menyusui bayinya dengan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehamilan. Sesudah 6 bulan, bias didampingi dengan makanan pendamping asi (MPASI), dan tetap menyusui sampai 2 tahun. 

Keempat, untuk bayi itu sendiri dengan prioritas 1 hari sampai 2 tahun. Hasto menjelaskan proses stunting dimulai sejak terdinya pembuahan sel telur. Jika dalam periode tersebut janin mengalami kekurangan gizi, risiko gangguan pertumbuhan dan perkembangan pun meningkat. 

“Proses ini akan berlangsung selama 2 tahun atau 1000 hari kehidupan. 38 minggu atau 280 hari di dalam rahim, 720 sejak lahir sampai berusia 2 tahun. Jika sudah lewat 2 tahun, jika ada gangguan pertumbuhan ini relatif sulit untuk mengatasinya,” jelas Hasto.

(Baca juga: 5 Pangan Lokal NTT Kaya Manfaat, Salah Satunya Digunakan untuk Mengatasi Stunting)

Spesialis Gizi Klinik dr. Diana F. Suganda menyampaikan kebutuhan mikronutrien seperti iodium patut dipertimbangkan selama kehamilan. Pasalnya mineral ini memiliki peran penting. Misal, iodium berpengaruh terhadap hormon tumbuh kembang, terutama tiroid. 

“Kalau anak yang dikandung kurang asupan iodium, tumbuhnya berkurang. Bisa terjadi stunting. Kepada calon ibu, orang tua, ibu hamil, pastikan anda mengonsumsi gizi seimbang, makro dan mikronutrien terutama iodiumm,”saran Diana. 

Selain itu, kurangnya nutrisi seperti iodium akan berpengaruh terhadap saraf  sensorik, motorik, atau otak. “Ini akan mempengaruhi kecerdasan anak. Jika ingin anaknya cerdas selain memenuhi gizi seimbang, mikronutrien iodium tidak boleh lupa,” jelasnya,

Head of Foods & Beverages PT Unilever Indonesia Ari Astuti menyampaikan melihat adanya masalah triple burden malnutrition yang masih dihadapi masyarakat Indonesia, Royco terus menggencarkan edukasi melalui program ‘Royco Nutrimenu’. 

Setelah berhasil mengonversi 80 juta piring keluarga Indonesia menjadi lebih lezat bernutrisi pada 2021, tahun ini, dengan pesan #KebaikanIsiPiringku, program akan memperkuat dampaknya melalui berbagai aksi dan kolaborasi untuk mengatasi salah satu isu malnutrisi yang diprioritaskan oleh pemerintah, yaitu stunting.

Berkolaborasi dengan BKKBN, Royco lantas meluncurkan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) dengan program Nutrimenu di tingkat desa/kelurahan sebagai upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting.

Nantinya, kader DAHSAT akan dibekali inspirasi resep Nutrimenu dan edukasi mengenai pentingnya memasak serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang sesuai panduan “Isi Piringku”.


Editor: Avicenna

SEBELUMNYA

Tayang 4 Februari, Arini by Love Inc Diharapkan Dapat Tempat di Hati Penonton

BERIKUTNYA

Garuda Indonesia Berikan Diskon hingga 50 Persen, Rute Mana Saja?

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: