Ilustrasi boneka (Dok. Silvia Trigo/Unsplash)

Ini Bedanya Tradisi Luk Thep dan Fenomena Spirit Doll yang Gunakan Boneka Manusia

04 January 2022   |   22:25 WIB

Selama beberapa hari, publik digemparkan dengan beberapa figur publik yang memiliki boneka berwujud manusia dengan rupa realistis bernama spirit doll. Beberapa artis yang dikenal memiliki boneka ini adalah desainer Ivan Gunawan, Celine Evangelista, hingga Roy Kiyoshi.

Meski di Indonesia tren ini baru-baru saja tengah naik daun, sebenarnya tren merawat boneka seperti manusia sudah ada jauh lebih lama di Thailand dengan nama Luk Thep. Tradisi ini sendiri mulai dikenal di Thailand pada 2015 dan dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keberuntungan.

Dikutip dari Culture Trip, tradisi ini sendiri juga mirip apa yang dilakukan para artis Indonesia saat ini, di mana boneka berbentuk anak kecil atau bayi dirawat seperti anak kandung: diberi makan, diberi pakaian, hingga digendong atau diajak tidur bersama.

Di Thailand, tradisi Luk Thep atau Look Thep bisa dilihat kembali dari adanya anggapan dari sejumlah ahli agama bahwa boneka diklaim memiliki kekuatan magis dan jiwa keberuntungan bisa diletakkan di dalam sebuah boneka plastik.

Tidak hanya itu, Luk Thep juga diduga merupakan bentuk baru dari tradisi Kuman Thong yang dilakukan dengan menyimpan rangka janin yang sudah meninggal dengan anggapan bahwa rangka tersebut memiliki jiwa anak yang sudah meninggal untuk didoakan.

Lantas, apa perbedaan antara Luk Thep dengan spirit doll yang belakangan terjadi di Indonesia?

Jika melihat fenomena yang kini tengah marak di kalangan artis dan dikaitkan dengan kajian dari seniman Bark Kobe melalui situs resminya, spirit doll yang digunakan untuk tradisi Luk Thep sebenarnya diisi oleh jiwa keberuntungan karena memang ditujukan untuk mendatangkan keberuntungan bagi pemiliknya.

Sedangkan spirit doll yang ada dalam fenomena di Indonesia justru tidak diisi oleh jiwa tertentu dan lebih berfungsi sebagai koleksi atau bahkan sebagai simulasi anak. Ini bisa dilihat dari bagaimana Ivan Gunawan, Celine Evangelista, Roy Kiyoshi, Soimah, Lucinta Luna, dan Nora Alexandra sebenarnya hanya mengoleksi dan merawatnya seperti anak kandung.

Tidak hanya sebagai koleksi, spirit doll juga memiliki fungsi sebagai hiburan dan pemulihan bagi sebagian orang melalui proses pembuatan boneka itu sendiri.

"Pembuatan boneka bisa membantu Anda untuk sembuh di tingkat fisik, emosi, mental, dan spiritual. Proses utama dari memulihkan diri dengan pembuatan karya seni melibatkan pembuatan perubahan sehingga Anda bisa menjadi lebih sadar dan mengembalikan koneksi dengan intuisi dan jiwa," tutur Barb Kobe dalam tulisannya pada 2017.


Editor: Gita

SEBELUMNYA

Orang Indonesia Percaya Kunci Sukses Lebih dari Prestasi Akademis

BERIKUTNYA

Meski Dikritik, HYBE Tetap Luncurkan NFT Photocard BTS Tahun Ini

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: