Digital Marketing adalah salah satu pekerjaan yang paling banyak dicari perusahaan pada 2022 (Sumber gambar: Unsplash )

7 Strategi Buat Pemula yang Ingin Berkarier di Dunia Digital Marketing

03 January 2022   |   18:02 WIB
Image
Gita Carla Hypeabis.id

Like
Di tengah kemajuan teknologi sekarang ini, hampir semua orang sudah melek internet yang membuat profesi sebagai digital marketing semakin tinggi peminatnya. Di Indonesia sendiri, dari seluruh pengguna internet, sekitar 80% penggunanya aktif di media sosial terutama Facebook, sehingga profesi ini sangat diminati perusahaan-perusahan besar untuk menaikkan brand dan tentunya omzet.

Digital marketing tidak hanya sekedar menuliskan caption di media sosial atau mengunggah foto menarik. Dunia digital marketing terbilang kompleks. Seorang digital marketer diharapkan terampil dalam berbagai bidang, termasuk kemampuan analitis, kreatif, hingga memahami strategi penjualan produk.

Berikut adalah cara untuk mengasah kemampuan digital marketing pengguna semakin tajam:
 

1. Belajar dari website dan kursus online

Saat ini, Genhype bisa dengan mudah memperoleh ilmu tentang digital marketing di internet. Dengan satu klik, kalian bisa mendapatkan banyak pengetahuan yang ter-update mengenai digital marketing. Berikut beberapa situs yang dapat disinggahi, Marketing Profs, Unblounce Blog, Hubspot Blog dan lainnya.

Bisa juga mencoba kursus daring gratis sehingga belajar dengan lebih efektif dan menjadi seorang digital marketer yang profesional. Namun bila ingin mendapatkan sertifikasi, lebih baik mendaftar ke program berbayar.
 

2. Perluas jaringan

Tidak ada cara lain yang lebih baik untuk menjadi digital marketing, selain belajar langsung dari ahlinya. Hadiri konferensi digital marketing atau mendaftar untuk grup daring. Bukan hal yang berlebihan, bila Genhype ternyata mendapat tawaran menarik dari sesama profesi.


3. Pelajari teknologi baru

Aplikasi dan layanan perangkat lunak yang baru keluar sepanjang waktu. Sebagai digital marketer, kalian harus terus mengasah kemampuan mengoperasikan teknologi baru ini untuk mengelola pekerjaan dan meningkatkan hasil.  Beberapa tools yang sangat berguna untuk digital marketing seperti HootSuite, Buffer, Google Analytics, Quuu, HubSpot dan lainnya.

4. Asah soft skill

Perbedaan antara digital marketer yang cakap terkadang sulit untuk ditentukan. Beberapa orang, mungkin memiliki pendidikan, pelatihan bahkan sertifikasi yang terlihat menakjubkan di CV. Tak hanya membutuhkan kemampuan analisis dan teknis, seorang digital marketer juga perlu mengasah soft skill.

Lalu soft skill apa saja yang dibutuhkan? Kemampuan beradaptasi, keingintahuan, komunikasi yang baik dan jelas, keuletan, multitasking dan empati untuk kepuasan konsumen. Hal inilah yang akan membedakan Genhype dengan pelaku digital marketing lainnya.

5. Etika kerja yang kuat

Bukan hal yang rahasia bahwa dunia digital adalah dunia yang penuh rintangan. Meskipun menemukan banyak rintangan dalan bentuk apapun, kalian harus tetap mempertahankan sikap positif dan kejelian terhadap pekerjaan.

Kadang emosi diaduk-aduk oleh rekan kerja dan klien, belum lagi jam kerja yang tidak menentu bisa menjadi batu sandungan dalam profesi ini. Jangan sampai karena kelelahan dan tidak sengaja mencampuradukkan kehidupan pribadi dalam media sosial perusahaan.  Bisa berabe! 
 

6. Aktif di media sosial 

Media sosial merupakan jantung dari digital marketing. Sebagai ranah untuk berkreasi, mengumpulkan data dan mempersuasi konsumen, tentunya seorang digital marketer harus paham betul mengoperasikan berbagai macam aplikasi media sosial.

Persiapkan strategi untuk meningkatkan performa bisnis perusahaan dengan  Facebook, Line, YouTube maupun Instagram. Asah kreativitas untuk menghasilkan konten yang viral dan relevan. Pelajari waktu posting dan jumlah konten perhari yang harus ditayangkan agar pesan tersampaikan ke konsumen. Terlalu banyak unggah juga tidak baik.


7. Ciptakan proyek sendiri

Siapapun yang ingin mendalami digital marketing, tidak melulu mempelajari teori. Coba lakukan praktik langsung dengan menciptakan proyek sendiri. Misalnya, dengan membuat blog atau konten di Instagram yang menarik. Dengan praktek langsung, kalian bisa memahami cara kerja dengan meggunakan tools dan keefektivitasan hasilnya.

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

5 Alasan Wajib Nonton Film Live Action Rurouni Kenshin

BERIKUTNYA

Lakukan 5 Hal Ini Sebelum Mendesain Ruang Keluarga

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: