Ilustrasi aki mobil (Sumber gambar: Unsplash/Towfiqu barbhuiya)

Tips Merawat Aki Mobil yang Benar Agar Lebih Awet

28 December 2021   |   17:26 WIB
Image
Rezha Hadyan Hypeabis.id

Baterai sebagai sumber listrik pada mobil atau yang biasa disebut aki adalah komponen vital lantaran fungsinya sebagai sumber kelistrikan utama. Untuk itu, aki wajib dilakukan perawatan berkala, termasuk menjaga voltase atau tegangannya agar tetap stabil.

Aki yang tidak dirawat bisa mengalami beberapa masalah, seerti lebih cepat soak, penyimpanan listrik tidak optimal, lebih cepat aus, hingga akhirnya mati total. Kalau salah satu masalah itu muncul, sudah pasti kinerja sistem kelistrikan mobil tidak stabil, hingga pada akhirnya mobil tidak dapat dihidupkan. 

Nah biar aki mobil lebih awet, ada baiknya kalian melakukan perawatan berkala untuk menjaga voltase aki mobil tetap stabil dan normal.  

Baca jugaPengisian Aki Mobil Tidak Berjalan Lancar? Simak Dulu Penjelasan Ini

Pada dasarnya, voltase atau tegangan aki mobil harus berada di atas 12 volt. Standar ini sudah disetujui dan dilakukan oleh semua pabrikan mobil. Tentunya ini untuk menjaga kinerja sistem kelistrikan tetap stabil.

Bagaimana kalau tegangan aki di bawah 12 volt? Sudah pasti ada dampak negatif yang dirasakan. Tidak hanya kinerja sistem kelistrikan mobil menjadi tidak maksimal.

Bahkan, mobil bisa mogok karena motor starter tidak mau bekerja. Inilah mengapa kalian harus melakukan pengecekan kondisi aki mobil secara berkala. Semua demi mendapatkan performa aki yang maksimal sepanjang penggunaan mobil.

Untuk bisa menjaga voltase aki mobil agar tetap stabil, berikut ini tips merawat aki mobil yang bisa kalian lakukan menurut Toyota Auto2000.


1. Perhatikan kondisi air aki

Jika menggunakan aki basah, cara pertama untuk menjaga voltase aki tetap stabil adalah dengan memerhatikan kondisi air aki. Air aki memiliki batas jumlah di dalam wadahnya. Jika memang aki Anda masih menggunakan air, jangan sampai jumlahnya berada di batas lower. Tambahkan air aki segera kalau sudah mendekati batas lower atau bahkan di bawahnya. Cara ini bisa membuat performa aki tetap maksimal.


2. Melakukan pengisian ulang

Jika Anda menggunakan jenis aki kering atau maintenance free, maka cara menjaga voltase adalah dengan melakukan pengisian ulang (charging) kalau tegangannya sudah di bawah 12 volt. Umumnya aki kering memang bisa diisi ulang. Namun, pada praktiknya, terkadang perlu melakukan pergantian aki secara keseluruhan jika memang sudah tidak bisa menyimpan daya.
 

3. Menghindari pemakaian aksesori tambahan

Seperti diketahui, aki merupakan sumber daya listrik untuk komponen mobil yang membutuhkannya. Dimulai dari penggunaan lampu hingga perangkat hiburan yang dipasang di mobil.

Namun, ketika kalian menggunakan berbagai aksesori tambahan yang membutuhkan daya listrik lebih besar, maka spesifikasi aki juga perlu diperhatikan. Jangan sampai aki yang digunakan tidak sesuai dengan kebutuhan daya listrik komponen mobil.

Baca jugaJangan Sampai Soak, Begini Cara Merawat Aki Mobil agar Tetap Awet

Alih-alih membuat mobil lebih nyaman dan keren, pemakaian aksesoris tambahan membuat aki mengalami kerusakan karena dipaksa kerja keras. Inilah mengapa kalian diharapkan untuk menghindari pemakaian aksesoris tambahan tanpa adanya penyesuaian sumber daya aki.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Jadi Alat Deteksi Dini Omicron, Apa Itu SGTF?

BERIKUTNYA

Mau Liburan Tahun Baru? Ada Skenario Anyar Pencegahan Omicron Nih!

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: