Konferensi pers Borobudur Marathon 2021 (tangkapan layar)

Ini Inovasi Baru dalam Borobudur Marathon 2021

26 November 2021   |   17:11 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

Salah satu ajang lari terbesar di Indonesia, Borobudur Marathon 2021 segera digelar. Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan sejumlah inovasi baru yang bakal menambah keseruan pengalaman berlari bagi para penggemar lari jarak jauh ini.

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo - sebagai penyelenggara acara - mengatakan bahwa Borobudur Marathon tiap tahunnya selalu hadir dengan inovasi dan pembaruan untuk para penggila lari di seluruh penjuru Tanah Air.

"Tidak ada tahun tanpa pembaruan, begitu juga dengan Borobudur Marathon yang kita terus lakukan inovasi untuk memberikan experience terbaik," katanya dalam konferensi pers virtual, Jumat (26/11).

Acara Borobudur Marathon kali ini diadakan pada Sabtu-Minggu (27-28 November).  Budiman menjabarkan ada tiga race utama yang digelar yakni Elite Race dan Virtual Challange yang sudah diadakan sejak tahun lalu, serta satu acara tambahan bertajuk Bank Jateng Tilik Candi.

Dia menjelaskan, balapan pertama adalah Elite Race yang pada tahun ini diikuti oleh 42 pelari profesional/elit Indonesia. Nantinya, mereka akan melakukan lari di track looping di kawasan Taman Lumbini Candi Borobudur.

Balapan kedua adalah Virtual Challange, yang merupakan adaptasi penyelenggaraan acara lari maraton akibat dampak pandemi dan telah diadakan sejak tahun lalu. Balapan ini akan diikuti oleh lebih dari 8.000 orang di seluruh Indonesia.

Adapun inovasi yang baru dihadirkan pada tahun ini adalah Bank Jateng Tilik Candi 2021. Pada balapan ini, penyelenggara ingin membagikan pengalaman berlari yang dirasakan oleh pelari profesional kepada masyarakat.

Jadi, peserta Tilik Candi nantinya akan merasakan treatment yang sama dengan para profesional mulai dari pelayanan, makanan, hingga trek lari yang digunakan. Budiman menyebut peserta yang mendaftar acara ini mencapai lebih dari 1.300 orang, tetapi karena pandemi hanya bisa mengakomodasi 140 peserta.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan bahwa Tilik Candi merupakan inovasi penting yang dihadirkan tidak sebatas ajang lari, tapi juga menggerakkan ekosistem ekonomi di wilayah sekitar Borobudur.

Dia menyebut nantinya, akan ada booth khusus di area center setelah garis finis yang menyuguhkan berbagai kuliner khas. Selain itu, akan ada arena edukasi yang sifatnya menyentuh langsung kegiatan ekonomi masyarakat.

"Ini [Borobudur Marathon] adalah event yang punya narasi cukup bagus dan bisa dimanfaatkan untuk kami mendorong pelaku UMKM bisa naik ke taraf nasional dan menggerakkan ekonomi," ujarnya.

Adapun, Ketua Yayasan Borobudur Marathon Lim Chi An menegaskan bahwa Borobudur Marathon menjadi bukti kepada dunia bahwa Indonesia bisa mengadakan gelaran bertaraf internasional di masa pandemi.

Dia bercerita, kegiatan lari tahunan ini terus diadakan kendati dalam kondisi pandemi untuk menunjukkan hal tersebut. "Kalau kita lolos dari sini [pandemi Covid-19] kemungkinan besar ke depannya akan jadi. Tiap tantangan itu melahirkan ketangguhan," katanya.

Editor : Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Update One UI 4 Samsung, Apa Saja yang Baru?

BERIKUTNYA

Pencinta Kopi Speciality Merapat! Ada Jakarta Coffee Week 2021 di Mall of Indonesia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: